KAJATI SULUT SAMPAIKAN PENDAPAT DALAM RAPAT   DENGAN FORKOPIMDA TERKAIT PENANGANAN COVID-19

KAJATI SULUT SAMPAIKAN PENDAPAT DALAM RAPAT DENGAN FORKOPIMDA TERKAIT PENANGANAN COVID-19

Suara Kawanua.web.id-Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH. MH menyampaikan pendapatnya dalam pelaksanaan Video Conference (Vicon) dengan Gubernur Sulut dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut Baca Lebih Lanjut

Tiga Oknum ODP Diisolasi Di Rumah Sakit Kalooran Amurang

Tiga Oknum ODP Diisolasi Di Rumah Sakit Kalooran Amurang

Minsel,SuaraKawanua- Ketua Satgas Covid-19, harus kerja proaktive dalam membrantas pandemi virus Corona yang kini sudah semakin membuming. Pasalnya selain sufah ada 8 di provinsi Sulut yang sudah dinyatakan terverifikasi atau positif covid-19. Baca Lebih Lanjut

Kapolres Bersama Jajaran Membagi Masker, Kerja Keras Memerangi Corona Covid-19

Kapolres Bersama Jajaran Membagi Masker, Kerja Keras Memerangi Corona Covid-19

Minut,SuaraKawanua-Kapolres Minut bersama jajaran bagi-bagi masker di perampatan jalan SBY. Hal ini menunjukan kepedulian dan keseriusan Polres Minut, untuk mencega Covid-19. Rabu (8/4/2020). Pembagian masker ini adalah bertujuan untuk membantu masyarakat agar Baca Lebih Lanjut

Laporan Satgas Covid-19, RSUP Prof Kandou Kini Rawat 5 Pasien

Laporan Satgas Covid-19, RSUP Prof Kandou Kini Rawat 5 Pasien

Manado,SuaraKawanua-Berdasarkan perkembangan terupdate dari Satgas Pengendalian Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyebutkan, saat ini ada 5 pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUP Prof RD Kandou. Juru bicara Satgas Pengendalian Covid-19 Provinsi Baca Lebih Lanjut

Mewaspadai Menyebar Pandemi Virus Corona, ASN Minsel Wajib Tinggal Minsel

Mewaspadai Menyebar Pandemi Virus Corona, ASN Minsel Wajib Tinggal Minsel

Minsel,SuaraKawanua- Guna mewaspadai menyebarnya pandemi Virus Corona di Kabupaten Minsel sangat diharapkan para Aparatur Sipil Negara (ASN), yang bertugas di Kabupaten Minsel harus tinggal didalam daerah mengingat jangan sampai ASN yang tinggal Baca Lebih Lanjut

 

KAJATI SULUT SAMPAIKAN PENDAPAT DALAM RAPAT DENGAN FORKOPIMDA TERKAIT PENANGANAN COVID-19

Suara Kawanua.web.id-Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH. MH menyampaikan pendapatnya dalam pelaksanaan Video Conference (Vicon) dengan Gubernur Sulut dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut terkait penanganan Covid 19 di Provinsi Sulawesi Utara, bertempat di Ruang Kerja Kajati Sulut, Rabu (8/4/2020).

Rapat yang dilakukan menggunakan Vicon dengan aplikasi Zoom Meeting tersebut dipimpin oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE dan diikuti oleh seluruh Anggota Forkopimda Sulut dari masing-masing tempat yang telah disiapkan instansinya. Dalam rapat tersebut membahas upaya pencegahan serta penanganan penyebaran virus corona (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Utara dan pelaksanaan Satuan Tugas  penanganan Covid-19 di Provinsi Sulut.

Pada kesempatan tersebut Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH. MH menyampaikan bahwa mencermati apa yang telah disampaikan oleh pak Gubernur Sulut, Ketua DPRD Sulut, Pangdam XIII Merdeka dan Kapolda Sulut tentu itu sudah kita ketahui bersama dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19, untuk itu pada kesempatan ini saya masuk kepada hal-hal lain, yaitu:

  • Penerapan penegakan hukum dimana penerapan Ultimum Remidium terhadap masyarakat yang tidak jujur terhadap kondisi kesehatannya dan juga terhadap masyarakat yang masih berkumpul, sesuai aturan yang ada ancaman pidana yaitu 4 bulan, tentu kita berharap apa yang dilakukan Kapolda dan jajaran di lapangan kita sangat mendukung dengan melakukan sidang dengan Acara Pemeriksaan Cepat (APC) sehingga memberikan efek jera terhadap pelakunya. Selain itu, terhadap pelanggar atau pelaku tindak pidana dapat disidangkan secara online seperti yang telah kita lakukan dibeberapa Kejaksaan Negeri.
  • Terkait Pengadaan barang dan jasa yang telah dilakukan oleh Satgas Covid-19 dalam hal ini Dinas Kesehatan, Kajati Sulut dan Gubernur Sulut telah sepakat agar Kejaksaan Tinggi Sulut akan mendampingi terkait dengan pengadaan barang dan jasa tersebut, termasuk pekerjaan rehabilitasi fisik gedung di RSUD Noongan, Rehabilitasi RSUD Manembo-nembo, Rehabilitasi Bangunan Rumah Singgah di Bapelkes dan Rehabilitasi Bangunan Rumah Singgah Pusat Krisis Mapanget. Sebagaimana kita ketahui bahwa anggaran yang digunakan jumlahnya tidak sedikit, untuk itu sesuai dengan Permenkes Nomor 62 Tahun 2017, Gubernur Sulut selaku Ketua Satgas Covid-19 diberikan kewenangan terhadap penggadaan barang dan jasa tersebut sehingga dikemudian hari kita tidak melanggar  aturan-aturan atau rambu-rambu hukum yang telah ditetapkan.
    Bahwa pihak Kejati Sulut akan tetap melakukan Pendampingan Hukum dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pada Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, guna percepatan pencegahan dan penanggulangan penyebaran Virus Corona (COVID-19) yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga terwujudnya asas tepat biaya, tepat mutu dan tepat sasaran.

Bahwa pendapat Kajati Sulut tersebut, langsung ditanggapi oleh Gubernur Sulut dengan mengatakan tentunya hal-hal ini akan menjadi catatan kita dalam rangka persiapan kita dengan melibatkan Satgas termasuk perencanaan pengadaan alat-alat dan ini harus kita awasi dengan baik.

Pada Kesempatan rapat koordinasi tersebut, Gubernur Sulut selaku pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada anggota Forkopimda secara berturut-turut Ketua DPRD Sulut, Pangdam XIII Merdeka, Kapolda Sulut, Kajati Sulut, Kabinda Sulut, Danlantamal VIII Manado, Danlanud Sam Ratulangi, Wakil Gubernur Sulut, Ketua Pengadilan Tinggi Manado dan Sekretaris Provinsi Sulut.

Dalam penyampaian di ruang kerjanya, Kajati Sulut didampingi oleh Asisten Pembinaan (Asbin) A. Syahrir Harahap, SH. MH, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Jurist Precisely, SH.MH, Kabag TU Reinhard Tololiu, SH.MH dan Kasi Penkum Yoni E. Mallaka, SH. (Inmor)

Tiga Oknum ODP Diisolasi Di Rumah Sakit Kalooran Amurang

Petugas Covid Di Rumah Sakit Kalooran

Minsel,SuaraKawanua- Ketua Satgas Covid-19, harus kerja proaktive dalam membrantas pandemi virus Corona yang kini sudah semakin membuming.

Pasalnya selain sufah ada 8 di provinsi Sulut yang sudah dinyatakan terverifikasi atau positif covid-19. Ternyata di Kabupaten Minsel diduga sudah ada 3 pasien yang di rawat atau diisolasi di Rumah Sakit Kalooran Amurang tapi masih ODP.

Bocoran yang diperoleh media ini diduga ada 3 pasien yang kini dirawat diruang isolasi Rumah sakit Kalooran yang terletak di Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang,” Tiga warga tersebut saat ini diisolasi atau dirawat di Rumah sakit Kalooran tapi masih berstatus ODP.”Ujar salah satu Sumber yang dapat dipercaya.

Kepala Dinkes Minsel dr Erwin Scouthen melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yunike Panambunan ketika Dihubungi melalui telpon Seluler mengatakan benar ada 3 Orang Dalam Pemantauan yang kini diisolasi di Rumah Sakit Kalooran.” Tiga orang yang kini diisolasi di Rumah Sakit Kalooran masih status ODP, belum dikatakan PDP. “Kata Panambunan.

Ketika ditanya tiga oknum yang dinyatkaan ODP tersebut, baik inisial maupun alamatnya, Panambunan mengatakan dirinya tidak mengenal dan tidak mengetahuinya,” baik inisial maupun Identitas saya kurang tahu ,”tutup Panambunan.(hanny)

Kapolres Bersama Jajaran Membagi Masker, Kerja Keras Memerangi Corona Covid-19

Minut,SuaraKawanua-Kapolres Minut bersama jajaran bagi-bagi masker di perampatan jalan SBY. Hal ini menunjukan kepedulian dan keseriusan Polres Minut, untuk mencega Covid-19. Rabu (8/4/2020).

Pembagian masker ini adalah bertujuan untuk membantu masyarakat agar dapat mengunakan masker di rumah dan ketika sangat penting untuk keluar rumah.

” Tidak bosan-bosan saya menghimbau kepada masyarakat yang ada di minahasa utara maupun disekitarnya agar patuh terhadap himbauan pemerintah dan kami juga dari kepolisian dalam hal ini Polres Minahasa Utara agar semua tetap di diam di rumah, rajin cuci tangan tiap jam, hindari dari keramaian, pastikab lingkungan anda bersi, dalam berkendaraan, selain masker pastikan anda membawah Sanitizer dan jangan lupa jaga jarak minimal satu meter,” himbau Kapolres

Kapolres bersama jajaranya berkerja keras tiap hari memerangi Corona Covid-19, bahkan sudah turun lapangan di kecamatan serta di desa-desa. (Innor)