Pasangan CEP-FDW Kunjungi Korban Banjir Di Matani

Pasangan CEP-FDW Kunjungi Korban Banjir Di Matani

Minsel,Suarakawanua– Bencana gelombang air pasang yang menghancurkan puluhan rumah di Kecamatan Tumpaan mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel. Hal itu terlihat saat Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan Wakil Baca Lebih Lanjut

Umpel Minta Lokasi Bencana Pantai Boulevard Harus Di Rehabliter

Umpel Minta Lokasi Bencana Pantai Boulevard Harus Di Rehabliter

Minsel, SuaraKawanua– Bencana Alam yang menerpa Pantai Boulevard Amurang, hal ini membuat tokoh pejuang Minsel, dan juga merupakan peduli pembangunan Minsel angkat bicara. Menurut Youl Umpel lokasi bencana pantai Boulevard Amurang harus Baca Lebih Lanjut

Puluhan Café dan Rumah Makan didatangi  Polres Dan  Gabungan Gugus Tugas Covid-19

Puluhan Café dan Rumah Makan didatangi Polres Dan Gabungan Gugus Tugas Covid-19

Minsel,SuaraKawanua–Polres Minahasa Selatan dan TNI Koramil/Kodim 1302 Minahasa bersama tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan Operasi Yustisi, Senin malam (18/01/2021), dalam rangka pendisiplinan Protokol Kesehatan. Operasi Yustisi dipimpin langsung Kapolres Baca Lebih Lanjut

Peduli Bencana Alam di Tumpaan, Polres Minsel Serahkan Bantuan

Peduli Bencana Alam di Tumpaan, Polres Minsel Serahkan Bantuan

Minsel,SuaraKawanua– Kapolres Minahasa Selatan AKBP S. Norman Sitindaon, SIK; bersama sejumlah pejabat utama, perwira dan personel jajaran meninjau langsung lokasi bencana alam di pemukiman penduduk wilayah pesisir Pantai Tumpaan, Kecamatan Tumpaan, Senin Baca Lebih Lanjut

Akibat Terjangan Badai Dan Ombak  Pemecah Ombak Bitung Amurang,Porak Poranda

Akibat Terjangan Badai Dan Ombak Pemecah Ombak Bitung Amurang,Porak Poranda

Jalan Boulevard Amurang rusak akibat diterjang ombang ganas Buntut cuaca extrim mengoncang Minsel, Akibatnya, sejumlah sarana dan prasarana baik gedung perkantoran, rumah warga hingga sejumlah fasilitas umum dilaporkan rusak. Seperti jalan Boulevard Baca Lebih Lanjut

 

Pasangan CEP-FDW Kunjungi Korban Banjir Di Matani

Minsel,Suarakawanua– Bencana gelombang air pasang yang menghancurkan puluhan rumah di Kecamatan Tumpaan mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel.

Hal itu terlihat saat Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar (FDW) meninjau langsung lokasi kejadian, Selasa (19/01/2021).

Duet Paruntu-Wongkar (Pakar) itu pertama kali mengunjungi Desa Tumpaan dan melihat langsung keadaan posko pengungsian yang disediakan pemerintah desa.

Nampak Duet Pakar makin kompak di akhir masa jabatan itu melakukan komunikasi perihal penanganan dan langsung menyerahkan sejumlah bantuan bahan makanan dan matras untuk tempat tidur warga.

Selanjutnya, rombongan menuju ke Tempat Pelelangan Ikan di Desa Tumpaan Satu yang juga terdampak hantaman gelombang pasang.

Hal serupa juga dilakukan keduanya sembari menyampaikan kepada warga akan ada bantuan lain dari BPBD Minsel yang akan segera diberikan.

Saat diwawancarai, Bupati CEP mengatakan Pemkab Minsel sementara melakukan pendataan jumlah keluarga yang terdampak untuk disalurkan bantuan.

“Pertama kita sementara melakukan pendataan baik dari Dinsos dan BPBD. Rencana kita akan bawa bantuan juga bangun rumah susun atau sebagainya untuk yang terdampak. Karena kebanyakan warga yang terdampak itu bangunan tidak bersurat dan bangunan liar. Jadi kita akan kaji benar-benar ditertibkan untuk ada tempat layak untuk mereka. Saya juga minta ke Pemdes untuk segera antisipasi kebutuhan masyarakat yang emergency bisa ditangani segera,” kata CEP.

CEP juga memerintahkan pemerintah kecamatan untuk melarang pembangunan rumah di bibir pantai.

“Saya juga perintahkan Camat untuk imbau warga untuk jangan bangun bangunan di bibir pantai. Karena mengingat hampir setiap tahun ada gelombang pasang seperti ini, jadi untuk antisipasi juga karena pembangunan seperti itu dilarang. Saya harapkan nantinya bupati terpilih pak FDW bisa melanjutkan pembangunan yang lebih baik,” tukasnya.

“Begitu juga akan selalu ada koordinasi dan komunikasi tetap terus jalan, apalagi di masa akhir periode ini,” tambah FDW.(***/red)

Umpel Minta Lokasi Bencana Pantai Boulevard Harus Di Rehabliter

Minsel, SuaraKawanua– Bencana Alam yang menerpa Pantai Boulevard Amurang, hal ini membuat tokoh pejuang Minsel, dan juga merupakan peduli pembangunan Minsel angkat bicara.

Menurut Youl Umpel lokasi bencana pantai Boulevard Amurang harus segera direhabliter supaya tidak akan semakin memburuk. Menginggat pada bulan februari Angin barat yang lebih parah dari bulan sebelumnya bakal menghamtam wilayah Minsel dan jika hal ini terjadi, dan lokasi bencana belum di rehap, maka kerusakannya akan semakin parah dan sebagai dampak, warga yang berdomisili dilokasi bencana akan semakin terancam.

Lagi Umpel mengatakan, pemerintah kabupaten harus segera melakukan langkah antisipasi, dengan cara mengunakan dana bencana yang tertata di APBD dan dana tak terduka, setahu saya setiap pemerintah kabupaten menyiapkan dana tersebut pada pos APBD.” Hal ini perlu dilakukan supaya ketika badai terjadi menghantam lokasi bencana maka, Lokasi tersebut sudah diperbaiki.” Kata Tokoh Pejuang Minsel ini.

Umpel menambahkan, sambil menunggu pengusulan dari pemerintah Kabupaten, ke pemerintah pusat lokasi bencana sudah tertanggani meski baru bersifat temporer.” Meski baru temporer namun masalah ini sudah dapat mengantisipasi sejumlah lokasi bencana yang dapat mengancam keselamatan penduduk.” Tambah Umpel yangvdi kenal Tokoh Petani Sukses ini.(hanny)

Puluhan Café dan Rumah Makan didatangi Polres Dan Gabungan Gugus Tugas Covid-19

Minsel,SuaraKawanua–Polres Minahasa Selatan dan TNI Koramil/Kodim 1302 Minahasa bersama tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan Operasi Yustisi, Senin malam (18/01/2021), dalam rangka pendisiplinan Protokol Kesehatan.

Operasi Yustisi dipimpin langsung Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK; dilaksanakan dengan mendatangi seluruh Café, Rumah Makan serta lokasi keramaian yang ada di seputaran wilayah Pusat Kota Amurang dan Tumpaan.

“Sasaran Operasi Yustisi kali ini yaitu para pelaku usaha rumah makan dan cafe yang tidak menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan Covid-19,” ungkap Kapolres Minsel.

Adapun maksud digelarnya Ops Yustisi untuk menindak-lanjuti serta menegakkan Surat Edaran Bupati Minsel Nomor 240 Tahun 2020 tanggal 23 Desember 2020 tentang Intensitas pelaksanaan Protokol Kesehatan, yang berisikan penegasan diantaranya : setiap orang, organisasi, lembaga, badan usaha, dan instansi wajib melaksanakan Protokol Kesehatan; Tempat-tempat usaha baik toko, rumah makan, cafe harus tetap mengacu pada ketentuan di masa Pandemi Covid-19 dengan memberlakukan Protokol Kesehatan yang memperhatikan kapasitas dan daya tampung serta dibatasi jam operasi sampai pukul 18.00 wita.

“Tujuannya yaitu untuk meningkatkan kesadaran dan pendisiplinan dari para pelaku usaha dan warga masyarakat atas penerapan Protokol Kesehatan di masa AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dalam upaya pencegahan serta menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kab. Minahasa Selatan,” tegas Kapolres.

Dalam kegiatan operasi ini terpantau sebanyak 10 (sepuluh) Café dan Rumah Makan di wilayah Amurang dan Tumpaan diberikan teguran dan edukasi oleh petugas gabungan Gugus Tugas Minsel.(hms plrs/hape)