Daily Archives: February 5, 2020

Josephus: Peningkatan Mutu Pendidikan Harus Diawali Dengan Pembetukan Karakter Murid

Minsel,SuaraKawanua–  SMP N 1 Amuramg yang dipimpin oleh Wellem Hendrik Josephus SPd. M.M terus melakukan pembenahan  berhubungan dengan  Pengembangan mutu pendidikan yang ada  sekolah lebih khusus mengembangkan mutu dan kwalitas Guru dan  anak sekolah. Menurut Josephus sangat penting untuk melakukan perubahan guna meningkatkan kwalitas guru dalam menerapkan pelajaran kepada murid sekolah. Guru harus memiliki Sklil atau Keahlian dan hal itu,  wajib ditingkatkan sesuai dengan program pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah pusat didalamnya Kemendikbud RI. 
Menurut Josephus, Skill atau Keahlian Guru  itu akan menjadi Modal dalam memberikan pelajaran kepada anak-anak didik, karena dengan Keahlian yang ada pada guru, hal ini akan memberikan pelajaran ketrampilan bermakna bagi anak didik.”Yang jelas jika guru memiliki Skill atau keahlian, sudah pasti keterampilan tersebut akan di wariskan kepada anak didik.” Kata Josephus.

Karena , melalui peningkatan dan pengembangan potensi guru itu akan menjadi agen perubahan. Serta menjadi patokan terhadap pendidikan anak-anak. jadi guru harus memiliki kompetensi saat berada dalam kelas.

Lagi Josephus menuturkan, SMP N I Amurang Memiliki 30 Guru ASN, 6 tenaga honor yang melakukan kegiatan belajar mengajar bagi 741 Siswa untuk kelas 7-9. Meski Demikian pada guru yang mengajar dipastikan sudah memiliki Skill yang dapat memberikan perubahan bagi perkembangan Sekolah, ” Anak didik langsung mendapat pengetahuan ketrampilan ketika, Guru yang mengajar memiliki Skill yang sesuai dengan pekembangan  mutu pendidikan.” Ungkap Josephus.
pengembagan mutu pendidikan sudah tentu mengacu pada  progran kabupaten Minsel dan pemerintah pusat melalui peningkatan dan pengembangan potensi guru sebagai agen perubahan, Karena seorang anak memiliki Ijasah itu tidak menjamin, tapi yang diutamakan bagaimana seorang anak didik akan mendaptkan pendidikan ketrampilan.” Apalagi kata Josephus, dimana tidak menjamin seorang guru mengajar kompotensi lalu anak didik akan mendapkan pelajaran Ketrampilan. namun, Guru yang memiliki Keahlian pasti akan bertanggung jawab dalam menerapkan ketrampikan kepada anak didiknya.”  Sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar harus dilakukan pembentukan Karakter bagi para suswa karena dengan demikian, maka setiap Ilmu yang akan diajarkan langsung tersimpan .dan itu akan diterapkan oleh para anak didik.” Jelas Kepsek yang dikenal sangat dekat dengan Pers ini.
741 siswa/siswi kelas 7 hingga 9 semuanya memiliki ketrampilan dan skill yang berbeda-beda. Artinya, merdeka belajar baik dalam kelas maupun diluar jam belajar.

Menariknya lagi, guru di SMPN 1 Amurang wajib memiliki ketrampilan dan skil belajar.Untuk mengantarkan anak cerdas. Maka para staf guru yang jumlahnya 30 ASN dalam setiap kesempatan disampaikan banyak hal. Salah satu filosofi atau pesan Alm Prof Dr Ir Jopie Paruntu mengatakan, buatlah perubahan setiap saat disekolah. Artinya, apa yang dipesankan ayahanda bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, SE telah memberikan motivasi cerdas untuk anak didiknya,’’ungkap kepala sekolah yang telah menjabat delapan tahun lebih.

Ditambahkannya lagi, anak-anak (siswa/siswi) SMPN 1 Amurang dilatih belajar sesuai kemampuan mereka. Diakuinya, selama 8 tahun lebih di SMPN 1 Amurang banyak menemukan siswa dengan karakter ‘kurang perhatian’ dari orang tua. Bahkan, ada lagi justru orang tua membiarkan menjadi mental salah. Dengan demikian, kedepan pihaknya akan memberikan yang terbaik untuk sekolah ini,’’  banyak siswa didik yang membutuhkan sentuhan langsung dari para guru dengan penerapan belajar yang langsung memiliki makna dan mampu untuk berkarya.” tutup Josephus  yang pernah mendapat penghargaan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan Sewaktu  bulan Februari dan Oktober 2019 lalu.(Hanny)

PN Airmadidi Putuskan Pengedar Ganja Hampir 2 Kg, Vonis 16 Tahun Denda 10 Milliard

MINUT, SuaraKawanua – Gelar sidang di Pengadilan Negeri Airmadidi,  Aliman Lamaju
alias Iman, akhirnya pasrah saat melangkah duduk di kursi pesakitan PN Airmadidi. Pria yang sebelumnya pernah dihukum alias residivis kambuhan itu divonis 16 tahun penjara dalam sidang putusan yang digelar Rabu, (29/1) 2020 lalu dengan majelis hakim yang diketuai Adhyaksa David Pradipta SH, MH, anggota Haryanto Mamonto SH, dan Steven Walukow SH dengan Panitera Nancy Koraag, pada.
 
Dalam keterangan persnya kepada awak media, Humas PN Airmadidi, menjelaskan dalam amar putusan terdakwa Iman terbukti bersalah memiliki barang bukti (Babuk), Narkoba golongan satu, berupa ganja dengan berat hampir 2 kilo gram, barang haram tersebut dibawah dari Pekan Baru Sumatra ke Minut.

Perbuatan tersebut, terdakwa ini  dikenai sesuai dengan Pasal 114 ayat (2), Jungto 132 ayat (1) Undang-undang RI Tahun 2009.
 
“Atas perbuatan terdakwa Iman, Pengadilan Negeri Airmadidi telah menjatuhkan vonis 16 tahun penjara subsider enam bulan dengan dengan denda uang sebesar 10 Milliard rupiah. Putusan majelis ini tergolong berat karena terdakwa merupakan residivis dalam kasus yang sama,” ujar Humas PN Airmadidi Adhyaksa David Pradipta SH.
 
Lebih lanjut, David mengatakan, meski tergolong berat namun vonis majelis hakim ini ternyata lebih ringan dibandingkan dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa selama 18 tahun penjara subsider enam bulan dengan dengan denda uang sebesar 10 Milliard rupiah.
 
“Meski yang bersangkutan residivis majelis hakim punya kesimpulan kemanusiaan sendiri saat memvonis terdakwa dengan ganjaran 16 tahun penjara,” tambah David, seraya menambahkan bahwa kurun 2019 lalu kasus Narkoba jenis ganja ini menjadi yang terbesar dengan Babuk Narkoba terbesar.    
 
Diketahui, terdakwa Iman diciduk aparat kepolisian Polres Minut saat akan melakukan transaksi tanggal 28 Mei 2019, sekira Pukul 13.00 Wita, di lokasi jalan Trans Manado-Bitung tepatnya di kompleks taman SBY, menggunakan salah satu jasa pengiriman saat akan mengambil Babuk. Modusnya terdakwa menelpon salah satu daftar pencarian orang (DPO) untuk kemudian mengambil Babuk yang dikirim dari PekanBaru Sumatra itu dan dijemput di salah satu jasa pengiriman.
 
“Jadi untuk saat ini, dalam kasus narkoba jenis ganja ini baru satu terdakwa ini yang telah divonis, yang lainnya masih DPO dan dalam tahap pengembangan,” jelas humas PN Airmadidi ini (Innor)

Bantah Berita Hoax, Yamin Minta Masyarakat Minut Tetap Aman dan Kondusif di Tanah Tonsea

Yamin Makahengkeng

Minut, SuaraKawanua- Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Minut Yamin Makahengkeng, meminta agar masyarakat di luar Minut tak menyebarkan berita hoax pengrusakan BPU Al-hidayah Perum Griya Agape, Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan. Pasalnya, setelah beredar vidio itu, banyak hoax dalam caption vidio dan berita yang ada dimedia sosial, dengan narasi-narasi yang mengadung ujaran kebencian dan provokatif.

“Kami minta agar aparat penegak hukum, segera menindak para pegiat medsos yang membangun narasi ujaran kebencian terkait kausu di Agape. Karena Minut sudah aman dan kondusif, setelah pertemuan antara tokoh agama, ormas, LMS, pemerintah kabupaten dan TNI-Polri serta jamaah Al-hidayah. Jadi sekali lagi, kami minta penegak hukum untuk menindak akun-akun itu,” tegasnya.

Selain itu, Mantan Sekretaris KNPI Minut ini juga menuturkan, hasil pertemuan beberapa kali itu, telah  disepakati untuk menjaga keamanan antar umat beragama.

“Situasi aman, kondusif dan terkendali. Mediasi antara pemerintah provinsi, pemkab Minut, BKAUB Minut  dan Kemenag Minut, melahirkan kesepakatan untuk membangun kembali BPU Al-Hidayah yang disurusak,” tukasnya.

Dirinya juga mengapresiasi langkah cepat Polres Minut dalam mengamankan oknum-oknum perusak BPU tersebut.

“Kami minta pihak kepolisian bertindak tegas kepada oknum-oknum perusak BPU Al-Hidayah itu sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Walaupun informasi disejumlah media sudah beberapa oknum yang sudah dijadikan tersangaka, ini patut kita apresiasi kepada pihak kepolisian,” tukasnya.

Aktivis Muslim Minut ini juga mengapresiasi sikap yang diambil oleh Kemenag Minut terkait status BPU Al-Hidayah yang dirusak itu.

“Point-point yang tertuang dalam rekomendasi Kemenag Minut ini, patut kita apresiasi dan syukuri. Rekomendasi tersebut sudah tepat, apa lagi Ibu Bupati Vonnie Panambunan juga sudah memberikan statement  bahwa BPU itu akan dialihkan status menjadi Masjid. Namun, surat-surat juga harus deperlengkapkan sebagai syarat untuk dikeluarkan izinnya sebagai manah diamanahkan dalan undang-udang dan SK 2 Mentri.” terang mantan Komisioner Bawaslu Minut ini.

Dai pun mengajak, seleruh elemen masyarakat yang ada di Minut untuk sama-sama menggaungkan ‘Minut Aman dan Kondusif di Tanah Tonsea, Stop membagikan berita hoax yang mengandung unsur provokatif dan ujaran kebencian dimediasosial.

“Kami juga meminta pemerintah pusat melalui Menkominfo untuk memboikot akun-akun penyebar berita hoax dan menutup vidio yang telah beredar luas, agar tidak menghadirkan stigma negatif yang berkepanjangan. Kami cinta Minut, kami cinta tanah Tonsea, kami cinta damai. Ini bagian dari membatah hoax yang beradar luas dimedsos,” kunci mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulut periode 2011-2013 ini. (Innor)