Daily Archives: February 14, 2020

Iklan Banner Bawaslu Minsel

Kuhu, Lepas PK/PKLT Mahasiswa STIKES Muhamadiya Manado, Tuju Kecamatan di Minut

Minut, SuaraKawanua-Sekretaris daerah (Sekda) kabupaten Minahasa Utara ( Minut) Ir Jemmy Kuhu MM , melepas mahasiswa, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES), Muhamadiya Manado, turun lapangan di tuju kecamatan dalam rangka
Pelaksanaan Praktek Komunitas/Praktek Kerja Lapangan Terpadu (PK/PKLT), jumat (14/2/2020)

Stikes Muhamadiya Manado setiap tahun melaksanakan
Pelaksabaan Praktek Komunitas/Praktek Kerja Lapangan Terpadu (PK/PKLT).

Ketua Stikes Muhammadiyah
Manado Agust Arthur Laya, SKM., M.Kes menjelaskan, setiap tahun program ini kami lakukan, kali ini di Tuju Kecamata di Minut yaitu,  Likbar, Liktim Kalawat, Talawan, Airmadidi, kauditan dan Dumembe.


“Mereka berjumlah 229 orang dan akan ditempatkan di tuju kecamatan. Mereka melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, namun mereka lebih diarahkan bidang kesehatan  di desa desa,” kata Arthur

Lanjut Arthur menuturkan, jadi kami berharapkan pemerintah  daerah dapat mendukung  kegiatan mereka  dalam hal ini, dinas kesehatan dibawahnya puskesmas puskesmas agar dapat membimbing anak anak kami dalam kegiatan ini.


“Mereka akan mengaplikasikan ilmu mereka yaitu dari keperawatan, kebidanan dan formasi. Mereka dilapangan dengan lama 21 hari terhitung mulai hari ini, perincian kebidanan ada 83 orang, keperawatan 99 orang, formasi 47 orang dan mereka lebih fokus tempatkan  di desa desa agar dekat dengan masyarakat, ” tutur ketua Stikes manado ini.

Sementara ditempat yang sama bupati minut yang di wakili sekda, Ir Jemmy Kuhu MM
Menyatakan, pemerintah lewat dinas kesehatan sangat membantu dan sangat di butukan ilmu dari masiswa Stikes Muhammadiyah Manado
 untuk di terapkan di masyarakat.

“Kami bersyukur menerima
Adik-adik mahasiswa yabg nantinya akan menyumbangkan ilmu kepada masyarakat yang ada tuju kecamatan di minut, Dan saya harap dapat menyesuaikan budaya ditenga-tenga masyarakat nanti, dan saya harap pemerintah desa dan kecamatan bahkan puskesmas yang ada, dapat menerima mereka dengan baik, ” kata Kuhu sambil menyatakan permohonan maaf dari bupati VAP atas tidak sempatnya hadir dalam acara ini karena ada tugas luar daerah. (Innor)

MEP Tampilkan Sikap Merakyat Dan Sapa Pemuda Disabilitas

Minsel,SuaraKawanua– Kasih menembus batas dan tanpa memandang perbedaan. Itu nampak jelas yang terpatrih di dalam jiwa anak sulung dari tiga bersaudara ini, dialah sosok dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS (MEP) yang kesehariannya sebagai insan kesehatan yang erat bergaul dengan masyarakat tanpa ragu untuk berbaur dan menyapa warga masyarakat pada kunjungannya di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga, bertepatan pada sebuah acara kedukaan, Senin (10/2/2020).

Adapun seorang anak disabilitas dengan kategori keterbelakangan mental bernama Bily, tanpa ragu disapa oleh Micha dengan berjabat tangan dan dilanjutkan berswafoto bersama sesuai permintaan anak tersebut.

Bily mengaku sangat senang ketika disapa seorang Micha Paruntu, dan mendoakan kiranya sukses kedepan dalam cita-citanya. 

Ketua PMI Minahasa Selatan ini pun ketika dimintai tanggapan mengaku bahwa hal seperti ini lumrah dilakukan setiap kali menghadiri undangan masyarakat entah acara suka maupun duka, banyak yang berjabat tangan dilanjutkan dengan berswafoto dan tanpa ragu dilayaninya tanpa membeda-bedakan.

Bagi beberapa kalangan masyarakat, figur MEP yang baik dan murah hati merupakan panutan sebagai seorang Pelayan dan Pemimpin masa depan yang tanpa ragu berbaur bersama masyarakat tanpa memandang perbedaan, sangat cocok melanjutkan kepemimpinan kakak beliau, ujar seorang Ibu yang tak mau menyebutkan identitas dirinya.(bs/hape)