Daily Archives: February 21, 2020

Apresiasi Kejati Sulut Dapat Predikat WBK, Jamintel dan Tim Reformasi Birokrasi Sembangi Kejati Sulut

SULUT, SuaraKawanua-Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI Dr. Jan S. Maringka, SH.MH dan Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan (Sesjambin) Sartono, SH beserta Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (20/2/2020).


Kunjungan Jamintel bersama rombongan ke Kejati Sulut dalam rangka Sosialisasi Internalisasi dan Monitoring Evaluasi Program Reformasi Birokrasi Pembangunan Satuan Kerja Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH dan Sesjambin Sartono, SH, Jamintel memberikan arahan kepada seluruh jajaran Kejati Sulut dan Kejari/Cabjari se-Sulut. Dalam arahannya Jamintel  mengatakan Reformasih birokrasi harus diawali dari perubahan mainset dalam melaksanakan tugas yang berorientasi pada terpenuhinya pelayanan public  di bidang penegakan hukum. Namun demikian perlu dipahami persepsi penegakan hukum yang berbeda dengan aspek pelayanan public dalam administrasi pemerintah pada umumnya.
Hal ini mengingat penegakan hukum bukanlah sebuah industri yang dikatakan berhasil dari banyaknya perkara yang ditangani. Penegakan hukum justru dikatakan berhasil apabila mampu menekan tingkat kejahatan dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.


Pada kesempatan ini, Jamintel mengapresiasi Kejati Sulut yang berhasil meraih predikat WBK bersama Kejari Tomohon dan Kejari Kepulauan Sangihe. Jamintel berharap keberhasilan ini akan menjadi contoh untuk Kejari-Kejari Se-Sulut untuk dapat meraih WBK dan WBBM.

Bahwa sebelumnya Kajati Sulut Andi Muh. Iqbal Arief dalam sambutannya mengatakan
Kita patut bersyukur karena dari Kejati Sulut menjadi salah satu dari 55 Satker di Kejaksaan RI dan menjadi salah satu dari 14 Kejati yang menerima apresiasi dan penganugerahan Zona integritas WBK/WBBM dari Kemenpan RB yang diberikan langsung oleh Wakil Presiden dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasih Birokrasi pada tanggal 10 Desember 2019. Untuk itu Kajati mendorong untuk Kejari-Kejari bersama untuk masuk Zona Integritas menuju WBK sedangkan Kejati Sulut pada tanggal 3 Pebruari 2020, telah melakukan penandatanganan kembali Komitmen bersama pembaharuan perjanjian kinerja, penandatanganan prasasti dan penyematan Pin WBK. Hal tersebut dilakukan untuk menyegarkan kembali komitmen seluruh pegawai Kejati Sulut, bersatu dan bergerak maju dalam mempertahankan WBK.

Selesai pengarahan dari Jamintel dilanjutkan dengan Sosialisasi Internalisasi dan Monitoring Evaluasi Program Reformasi Birokrasi Pembangunan Satuan Kerja Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM oleh Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI yang dipimpin oleh Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan (Sesjambin) Sartono.SH.

Pada kegiatan tersebut diisi dengan penyerahan buku Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM di Lingkungan Kejaksaan Agung R.I. oleh Jamintel kepada Kajati Sulut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara  Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH, Wakajati Sulut A. Dita Prawitaningsih, SH.MH, Para Asisten, Kabag TU, Para Koordinator, para Kajari/Kacabjari se-Sulut, para eselon IV pada Kejati dan Kejari se-Sulut serta pegawai pada Kejati Sulut. (INNOR)

Bakal Calon Indenpenden ROSO-HARUM Resmi Mendaftar Di KPU Minsel

Minsel, SuaraKawanua- 20/2-2020 Bakal calon bupati dan wakil bupati pasangan Indenpenden (Perseorangan) Royke Sondakh-Andry Harits Umboh atau dikenal dengan sebutan ROSO-HARUM resmi mendaftar di KPU Minsel.

Ketika mendatangi Kantor KPU Minsel Tim ROSO-HARUM diterima Ketua KPU Minsel bersama komisioner serta didampingi komisioner Bawaslu Minsel. Menariknya, ketika pasangan ROSO-HARUM tiba di KPU Minsel.

Bakal Calon bupati Royke Sondakh dalam wawancara mengatakan, saat mendaftar di KPU Minsel, katanya bahwa hal diatas pasangan ROSO-HARUM telah masuk dalam tahapan resmi sebagai calon.

‘Meski demikian, semua berkas yang masuk di KPU Minsel, tergantung akan diterima atau tidak. Namun demikian, Sondakh mengakui optimis semua berkas diterimanya atau dikembalikan. Kalau pun tidak diterima, maka kami akan datang kembali melengkapi, bila waktunya masih ada,’’katanya.

Ditambahkannya, bahwa berkas-berkas factual yang ada, secara garis besar akan diverifikasi oleh tim KPU untuk dilengakpinya juga. Jadi, kata Sondakh jumlah KTP El yang dimasukan berkisar 50.000 ribu sesuai petunjuk KPU.

‘’Namun, karena ada keterbatasan, maka hal efiseinsi diatas dikurangi jumlah KTP El sekitar 20-000 –an yang diantar. Tetapi, dengan demikian, setelah pihaknya memasukan 2.500 lebih foto kopi KTP El, maka pihak KPU langsung menyatakan diblock. Artinya, telah selesai dan lengkap jumlahnya,’’ ROSO yang di dampingi Harum.

Sondakh.

Lagi ROSO mengatakan pasangan kami tidak pilih-pilih orang ini untuk mendapatkan foto kopi KTP El. Semua KTP El diacak.

Selanjutnya ditanya apakah tim pemenangan ROSO-HARUM sudah masuk di 177 desa/kelurahan di Minsel? ROSO-sapa Royke Sondakh mengaku kalau hal diatas sebagian besar sudah. ‘’Bahkan, pada saat berada di desa/kelurahan di Minsel, tim kami disambut dengan baik oleh masyarakat. Pun demikian, sewaktu melaksanakan ibadah di gereja dedominasi juga disambut oleh anggota jemaat dan para hamba Tuhan,’’kata Sondakh. (Hanny Pantow)

Uwuran Dua dan Ranoketang Tua Resmi Lokasi LATSITARDA ke-40

MINSEL, SuaraKawanua-Setelah survey ketiga Tim Latsitarda (Latihan Integrasi Taruna Wreda) Nusantara ke-40 oleh komandan rayon Letkol Pnb. Anton ‘Sioux’ Pallaguna, SE, M.MOAS di Kelurahan Uwuran Dua dan Desa Ranoketang Tua Kecamatan Amurang. Maka, secara resmi Uwuran Dua dan Ranoletang Tua menjadi lokasi Latsitarda Nusantara ke-40 tahun 2020.

Camat Amurang Rommy Rumagit. SSos saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2020) membenarkan hal diatas. ‘’Ya, Tim Latsitarda Nusantara ke-40 telah selesai melakukan survey di Kelurahan Uwuran Dua dan Desa Ranoketang Tua. Maka dari itu, setelah selesai melaksanakan survey, maka diharapkan masyarakat secara khusus di Uwuran Dua dan Ranoketang Tua bisa menerima tim yang akan turun nanti,’’ujar Rumagit.Lanjut Rumagit, akomodasi peserta Latsitarda Nusantara ke-40 masing-masing terdiri dari Taruna dan Taruni AKPOL, AKABRI (Akmil TNI AD, TNI AU, TNI AL) serta IPDN. Dengan harapan, saat tim Latsitarda Nusantara ke-40 masuk di Amurang harapannya, masyarakat Amurang juga menerima dengan baik.

Menurutnya, menjadi tuan dan nyonya haruslah tunjukkan dengan baik. Karena memang, saat mereka berada sekitar satu bulan lebih di desa/kelurahan, mereka juga datang untuk belajar bersama masyarakat.

‘’Sekali lagi, Rumagit menjelaskan, atas nama masyarakat Uwuran Dua dan Ranoketang Tua menyatakan kesiapannya menyambut tim Latsitarda Nusantara ke-40 di Amurang secara khusus. Ditanya soal kapan rencana Tim Latsitarda Nusantara ke-40 dilaksanakan. Mantan Kabag TUP Pemkab Minsel ini mengatakan, awal April 2020 resmi dilaksanakan,’’tegasnya.

Uwuran Dua dan Ranoketang Tua Resmi Lokasi LATSITARDA ke-40

Uwuran Dua dan Ranoketang Tua Resmi Lokasi LATSITARDA ke-40– Setelah survey ketiga Tim Latsitarda (Latihan Integrasi Taruna Wreda) Nusantara ke-40 oleh komandan rayon Letkol Pnb. Anton ‘Sioux’ Pallaguna, SE, M.MOAS di Kelurahan Uwuran Dua dan Desa Ranoketang Tua Kecamatan Amurang. Maka, secara resmi Uwuran Dua dan Ranoletang Tua menjadi lokasi Latsitarda Nusantara ke-40 tahun 2020.

Camat Amurang Rommy Rumagit. SSos saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2020) membenarkan hal diatas. ‘’Ya, Tim Latsitarda Nusantara ke-40 telah selesai melakukan survey di Kelurahan Uwuran Dua dan Desa Ranoketang Tua. Maka dari itu, setelah selesai melaksanakan survey, maka diharapkan masyarakat secara khusus di Uwuran Dua dan Ranoketang Tua bisa menerima tim yang akan turun nanti,’’ujar Rumagit.

Lanjut Rumagit, akomodasi peserta Latsitarda Nusantara ke-40 masing-masing terdiri dari Taruna dan Taruni AKPOL, AKABRI (Akmil TNI AD, TNI AU, TNI AL) serta IPDN. Dengan harapan, saat tim Latsitarda Nusantara ke-40 masuk di Amurang harapannya, masyarakat Amurang juga menerima dengan baik.

Menurutnya, menjadi tuan rumah haruslah tunjukkan dengan baik. Karena memang, saat mereka berada sekitar satu bulan lebih di desa/kelurahan, mereka juga datang untuk belajar bersama masyarakat.

‘’Sekali lagi, Rumagit menjelaskan, atas nama masyarakat Uwuran Dua dan Ranoketang Tua menyatakan kesiapannya menyambut tim Latsitarda Nusantara ke-40 di Amurang secara khusus. Ditanya soal kapan rencana Tim Latsitarda Nusantara ke-40 dilaksanakan. Mantan Kabag TUP Pemkab Minsel ini mengatakan, awal April 2020 resmi dilaksanakan,’’tegasnya.

Ditempat terpisah, Pjs Hukum Tua Desa Ranoketang Tua Alvi Ulaan mengaku siap menerima sekitar 60-an taruna dan taruni TNI AD, AU, AL dan IPDN. ‘’Jadi, khusus warga Ranoketang Tua setelah mengetahui desanya bakal masuk taruna dan taruni TNI AD, AU, AL dan IPDN, maka wargapun langsung mempersiapkannya. Dengan demikian, sejak awal pihak pemerintah desa bersama masyarakat langsung mempersiapkan semuanya demi suksesnya Latsitarda Nusantara ke-40,’’sebut Ulaan. yang turun melakukan survey ketiga di Uwuran Dua dan Ranoketang Tua yaitu Komandan Rayon Latihan Integrasi Taruna Wreda (LADSITARDA) Nusantara ke XXXX Letkol Pnb. Anton “Sioux” Pallaguna, S.E., M MOAS Komandan Skadron Taruna Tingkat 1 Wing Taruna AAU, Kapolres Minsel AKBP Bangun Widi Septo, Dandim Minahasa Letkol (Inf) Slamet Raharjo, bersama rombongan didampingi Assiten I Setda Kab Minsel Frangky Tangkere SP.MM.

Selain itu, Kepala Bapepitbang Minsel Tertius V. Y. Ulaan, ST, MT, Wakapolres Kompol Achmad Sutrisno, Camat Amurang Romy F Rumagit S.Sos, Danramil Amurang Kapten Inf Ferdinand Tedampat.

‘’Kedatangan tim dalam rangka survey lokasi pelaksanaan program Taruna Akmil AU, Akmil AD, Akmil AL, Akpol, IPDN di Desa Ranoketang Tua dan Uwuran Dua Kecamatan Amurang. Semoga Ranoketang Tua bisa menjadi tempat pelaksanaan Latsitarda Nusantara ke-40 Tahun 2020. Pemerintah dan masyarakat menyatakan siap karena kami bisa,’’pungkas Ulaan yang mantan Lurah Lewet. (hape)