Daily Archives: June 6, 2020

1 PDP Asal Manado Positif Covid-19, Sudah Meninggal 1 Juni Lalu

Manado,SuaraKawanua–Hari ini (6/6), pasien positif terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Sulawesi Utara (Sulut) bertambah 79 orang.

Dari jumlah itu, disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sulut dr Steaven Dandel MPH, ada 2 pasien yang meninggal dunia.

Berikut rincian 2 pasien yang meninggal tersebut:

  1. Kasus 397. Laki-laki 80 tahun asal Minahasa KERT kasus 151. Meninggal tanggal 25 Mei 2020
  2. Kasus 469. Laki-laki 52 tahun asal Manado. PDP di RS Manado. Meninggal Dunia tanggal 1 Juni 2020.

Sementara itu, jumlah akumulasi pasien terkonfirmasi positif di Sulut saat ini sebanyak 470 orang.

“Dengan perincian, sementara dirawat 361 pasien. Meninggal 45 orang dan pasien sembuh 64,” tukas Dandel.(MP/**/TIM)

Bupati Tetty Paruntu Terdorong Kembangkan Lokasi Wisata Tani Minsel

Minahasa Selatan,SuaraKawanua–Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Dr Christiany Eugenia Paruntu SE, Kamis,(4/6/2020) menerima Kepala Balai Penelitian Tanaman Palma Badan Litbang Pertanian, Kantor Wilayah Kementerian Pertanian Provinsi Sulawesi Utara (SULUT) DR Ir. Ismail Maskromo M.Si, di rumah dinas Bupati Minsel.

Kunjungan ini membahas berbagai hal khususnya bidang pertanian dimana Bupati Tetty Paruntu senantiasa memiliki pemikiran dan ide kreatif yang dikolaborasikan dengan teknologi terbaru dunia pertanian. 

Bupati dua periode Minsel ini juga  terdorong untuk mengembangkan dunia pertanian Minahasa Selatan dengan ide pengembangan pertanian plus lokasi wisata tani dengan berbagai tanaman unggulan disamping tanaman-tanaman eksotik ada juga kelapa pandan wangi dan kopyor.

Bupati Tetty Paruntu didampingi kepala dinas Pertanian Frangky Pasla,SE selanjutnya langsung mengajak kepala balai melakukan peninjauan ke Lokasi lahan pertanian guna melihat keadaan dilapangan.(**)

Lebih Tinggi Dari Corona, Infeksi DBD di Minut Tembus Mencapai 108 Kasus


Minut, SuaraKawanua-Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) semakin meningkat di Indonesia. Tercatat sebanyak 52.945 kasus per Selasa 5 Mei 2020, semetara di Minahasa Utara terdapat 108 kasus
per Sabtu 6 Juni 2020 sesuai data Dinas Kesehatan Minahasa Utara, sementara kasus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus di Minut terdapat 18 kasus, DBD sudah tebus mencapai 108 kasus

Kadis Kesehatan dr Harley Sompotan,
menyebut ada lima Kecamatan dengan kasus terbanyak saat ini. Pertama, yakni Kecamatan Aurmadidi 31 kasus, Kecamatan Kalawat 19 kasus, Kecamatan Kauditan 16 kasus, Kecamatan Dimembe 13 kasus dan Kecamatan Talawaan 13

“Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegyptidan Aedes albopictus. Kedua nyamuk dapat menggigit di pagi hari sampai sore menjelang petang. Penularan terjadi saat nyamuk menggigit dan menghisap darah seseorang yang sudah terinfeksi virus dengue, ketika nyamuk tersebut mengigit orang lain, maka virus akan tersebar. Hal tersebut terjadi karena nyamuk berperan sebagai medium pembawa (carrier) virus dengue tersebut,”ujar Sompotan

Jumlah ini jauh lebih banyak dari kasus positif virus corona (Covid-19) di Minahasa Utara yang berjumlah 108 kasus DBD namun dengan kasus kematian sampai sekarang belum ada

Musim hujan sering terjadidi di beberapa bulan ini, Demam Berdarah Dengue (DBD) jadi momok masyarakat. DBD bisa mengancam nyawa seseorang, namun Anda bisa mencegahnya dengan cara berikut.

 – Menguras

Anda sebaiknya menguras dan membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, vas bunga, kolam, dan lainnya. Usahakan Anda membersihkan tempat-tempat tersebut minimal satu kali seminggu.

  • Menutup

Selanjutnya, Anda tutup rapat-rapat semua tempat penampungan air seperti gentong air dan lainnya. Opsi lainnya, Anda bisa memposisikan ember terbalik agar tidak ada genangan air di dalamnya.

  • Mendaur ulang atau mengubur barang bekas.

Anda bisa memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas seperti kaleng dan botol bekas. Anda bisa memanfaatkan barang bekas tersebut sebagai pot bunga atau lainnya.

Selain mengurangi tempat-tempat yang berpotensi menjadi wadah air, daur ulang tersebut bisa mengurangi jumlah sampah plastik.

Opsi lainnya, Anda bisa mengubur barang bekas yang tidak bisa didaur ulang. Anda pastikan mengubur barang-barang tidak terpakai tersebut cukup dalam. (INNOR)