Daily Archives: June 10, 2020

Bupati VAP Hadir Peresmian Lapangan Tembak Rekonfu 87 Polres Minut Diresmikan Kapolda Sulut

Minut, SK- Bupati Minahasa Utara, DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan, S.Th di dampingi Kapolres Minut AKBP Grace Krisna D Rahakbau S.Ik M.si  bersama jajaran mengunjungi lapangan tembak di Polres Minut. Rabu (10/6/2020)

Prasarana Kepolisian di Polres Minahasa Utara (Minut) diresmikan Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, MM, yaitu Lapangan Tembak yang diberi nama Rekonfu 87 Polres Minahasa Utara.

Lapangan Tembak tersebut dibangun atas prakarsa bersama Kapolres Minahasa Utara AKBP Grace K.D Rahakbau SIK. M.Si dengan para Pejabat Polres dan para Kapolsek, sebagaimana nama-nama yang tertulis di dinding-dinding pagar lapangan tembak.

Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Kapolda Sulut.
Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, MM memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan Kapolres dan jajaran.

“Ini salah satu implementasi Kapolres yaitu menyiapkan lapangan tembak untuk menyiapkan semua anggotanya yang bersenjata untuk bisa mahir menembak,” ujar Lumowa

Lanjut Lumowa, berharap lapangan tembak ini menjadi abadi dan menjadi bagian dari peningkatan mutu kepolisian dalam memberikan pelayanan.

“Tentunya harus dirawat dengan baik, jangan ganti pimpinan terus jadi tidak terawat. Harus dimanfaatkan, mahir menembak dalam rangka pelayanan dan penegakan hukum,” pungkas Lumowa

Sementara ditempat yang sama, Bupati Minahasa Utara DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan, S.Th diselah peresmian lapangan tembak menyatakan, ” Dengan adanya lapangan tembak ini, personil Polres Minut dapat melati dengan baik hingga bisa melahirkan bakat dan prestasi yang baik dibidang menembak, ” ujar VAP

Kegiatan peresmian ini juga dihadiri oleh beberapa Pejabat Utama Polda Sulut, Bupati Minahasa Utara Vonnie Aneke Panambunan. Kapolres Minut AKBP Grace K.D Rahakbau SIK, M.Si bersama seluruh PJU Polres Minut.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan latihan menembak bersama Kapolda, PJU Polda dan personil Polres Minahasa Utara. (Innor/***)

KAJATI SULUT PIMPIN RAPAT MEMBAHAS KEBIJAKAN YANG AKAN DIAMBIL TERKAIT COVID-19

SUARA KAWANUA.WEB.ID-Dalam masa Pendemi Virus Corona (COVID-19) ini, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Raimel Jesaja, SH.MH memimpin Rapat Staf A membahas Kebijakan yang akan diambil sehubungan dengan merebaknya Covid-19 di Sulawesi Utara, Rabu (10/6/2020) sekitar pukul 10.00 WITA.

Rapat staf yang dilaksanakan di Aula Sam Ratulangi Lt.4 Kejaksaan Tinggi Sulut tersebut di hadiri Kajati Sulut, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut, Para Asisten, Kabag TU, Para Koordinator dan para Kasi di Bidang Teknis.
Dalam Rapat Staf A tersebut, semua yang hadir diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat, saran, masukan dan tanggapan yang berkaitan dengan bidang tugasnya masing-masing, yaitu Bidang Pembinaan, Bidang Intelijen, Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum), Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Bidang Pengawasan, Bagian Tata Usaha dan Kesimpulan terakhir oleh Pimpinan yaitu Kajati Sulut dan Wakajati Sulut.


Permasalahan yang dibahas, penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Kejaksaan yang sebelumnya pegawai dapat menjalankan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal (work from home) dengan adanya Surat Edaran tentang Sistem Kerja Pegawai di Lingkungan Kejaksaan RI dalam Tatanan Normal Baru maka Pegawai Kejaksaan wajib masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja termasuk mentaati ketentuan di bidang kepegawaian, maka disimpulkan Pegawai Kejati Sulut melakukan penyesuaian sistem kerja secara fleksibel seperti yang selama ini dilaksanakan yaitu bekerja di kantor (work from office) dan bekerja dari rumah  (work from home) menginggat keadaan di Sulut yang meningkat Covid-19 dan belum diterapkannya PSBB.

Untuk penanganan perkara Tindak Pidana Umum dan Tindak Pidana Khusus tetap menerapkan system Virtual dengan instansi terkait, seperti Kepolisian, Pengadilan,  Rutan/Lapas dan lain-lain.
Sementara Bidang Intelijen dan Datun tetap mendampingi dan memantau proses refocusing dan realokasi anggaran dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) sesuai Instruksi Jaksa Agung RI
Selain itu, upaya pencapaian Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)  dan Wilayah Birokrasi Bersih dan melayani (WBBM) tetap disempurnakan khususnya 4 (empat) Kejaksaan Negeri (Kejari) yang telah di usulkan oleh Kejati Sulut untuk WBK, yaitu Kejari Manado, Kejari Minahasa Utara, Kejari Minahasa Selatan dan Kejari Kepulauan Talaud sedangkan untuk WBBM adalah Kejari Tomohon dan Kejari Kepulauan Sangihe. Dalam waktu dekat akan memaparkan hasil penyempurnaannya ke Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI dan Kemenpan RB.
Pembahasan terakhir, yaitu berkaitan dengan Pilkada yang rencananya akan  dilakukan dalam tahun 2020 ini, maka Kejaksaan Tinggi Sulut tetap mempedomani aturan yang berlaku, yang sampai saat ini masih dalam bentuk Uji Publik Rancangan Peraturan KPU Tentang perubahan Ketiga atas peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan wakil gubernur bupati dan wakil bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020 yang akan dimulai dengan masa kerja badan penyelenggara Ad Hoc pemilihan tanggal 6 Juni 2020 – 31 Januari 2021. (Adved/INNOR)

Bupati Tetty Paruntu Setujui Penambahan Penerima BLT-Dandes Ongkaw Tiga


Suarakawanua.web.id- Berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 06 tahun 2020 dikatakan Desa dapat menganggarkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-Dandes) melebihi kuota setelah mendapatkan persetujuan Pemerintah Kabupaten.

Terkait hal tersebut Bupati Christiany Eugenia Paruntu yang juga ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) pada hari Rabu (10/6/2020) datang ke Kantor Hukum Tua Desa Ongkaw Tiga Kecamatan Sinonsayang yang menerima Dandes 718 juta rupiah dan diterima langsung oleh Hukum Tua Evan Tumanken, Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Refli Lepa dan sejumlah perangkat dan relawan desa.

Selanjutnya Bupati kebanggaan masyarakat Minsel ini, melakukan peninjauan ke rumah-rumah warga masyarakat dan mendapati beberapa keluarga yang layak untuk mendapatkan bantuan.

“Tadi sudah kami laporkan kepada Bupati, bahwa akan ada penambahan penerima BLT-Dandes berdasarkan data dari relawan, dan kemungkinan akan melebihi dari kuota 25%, Bupati Tetty Paruntu menyetujui penambahan kuota tersebut. Sehingga masyarakat yang sudah terdata akan secepatnya kami realisasikan BLT-Dandesnya,” ungkap Pj. Hukum Tua Desa Ongkaw Tiga yang juga Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sinonsayang.

Bupati Minsel yang juga akrab disapa CEP juga berpesan agar Pemerintah Desa dan BPD agar lebih peka dalam melakukan musyawarah Desa (Musdes) khususnya terhadap masyarakat yang layak menerima bantuan.

Dari pantauan media ini, Bupati CEP didampingi Camat Sinonsayang Jhon Laoh, SIP M.Si dan Kabag Humpro Ysis Mangindaan, SSTP menelusuri gang-gang diantara rumah warga untuk meninjau warga masyarakat yang belum terdata sebagai penerima dan menyerahkan BLT-Dandes.(Ted/Han)