Daily Archives: June 18, 2020

Empat Kejari Paparkan Pencapaian Hasil WBK dan WBBM di Hadapan Kejati Sulut

Suara Kawanua.web.id-Empat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yakni Kajari Minahasa Selatan (Minsel), Kajari Manado, Kajari Kepulauan Talaud dan Kajari Minahasa Utara (Minut) melaksanakan presentase tentang progres Pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di hadapan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut)  Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH selaku Pimpinan Satuan Kerja (Satker) bersama jajaran, yaitu Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Raimel Jesaja, SH.MH, Para Asisten, Kabag TU, para Koordinator dan pejabat struktural Eselon IV yang membidangi WBK dan WBBM di Kejati Sulut beserta para Kasi dari Kejari masing-masing yang melakukan paparan, Selasa (16/6/2020) sekitar pukul 13.00 WITA – Selesai, bertempat di Aula Sam Ratulangi Lt.4 Kejati Sulut.


Empat Kejaksaan Negeri tersebut merupakan Kejaksaan Negeri yang disiapkan dan diusulkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut untuk mengikuti penilaian Satuan Kerja Pembangunan Zona Integritas menujuk WBK/WBBM oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan selaku Tim Penilai Internal (TPI) pada tanggal 24 Juni 2020 sebelum diajukan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Pemaparan oleh empat Kajari secara berturut-turut dilakukan oleh Kajari Minsel I Wayan Eka Miatra, SH.MH, Kajari Manado Maryono, SH.MH, Kajari Kepulauan Talaud Agustiawan Umar, SH.MH dan Kajari Minut Fanny Widyastuti, SH.MH masing-masing selam 30 menit yang dibagi menjadi 10 menit pertama pemaparan, 10 menit kedua pemutaran Video Pencapaian Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM dan 10 menit ketiga evaluasi.
Pemaparan empat Kajari tersebut pada pokoknya para Kajari dan jajarannya telah berupaya mewujudkan WBK dan WBBM di Lingkungan Kejarinya masing-masing yang berorientasi kepada 6 (enam) area perubahan, yaitu : Manajemen perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan System, Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja dan peningkatan kualitas Pelayanan Publik dengan tujuan bagaimana dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya Aparatur Sipil Negara (ASN) di kejaksaan Negeri yang bersangkutan dapat meningkatkan pelayanan publik dan kepuasan publik.
Dari hasil pemaparan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH dan peserta yang hadir menilai pencapaian Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM di empat Kejari tersebut secara umum sudah baik dan memberikan saran/masukan tentang hal-hal yang perlu dibenahi dan ditingkatkan terutama dalam pembuatan Standar Operasional Prosedure (SOP) pelayanan dan lain-lain.


Hasil penilaian tersebut, keempat Kajari berkomitmen untuk melaksanakan saran dan masukan dari Kajati Sulut dan peserta yang hadir untuk mencapai WBK dan WBBM di Kejari masing-masing.
Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH berharap keempat Kejari yang diusulkan dapat berhasil masuk menjadi WBK/WBBM, bukan hanya dorongan kita di Kejati Sulut tapi keinginan dari Satker yang bersangkutan dan didukung jajarannya sehingga ada kebersamaan dan kekompakan yang sangat diperlukan. Mudah-mudahan pemaparan tanggal 24 Juni 2020 dihadapan Tim Penilai Internal (TPI) dapat semaksimal mungkin dari apa yang sudah kita persiapkan ini.
Selain itu tujuan dari pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM agar instansi Kejari yang bersangkutan menjadi instansi yang benar bebas dari korupsi dan membuat kinerja dalam penegakan hukum menjadi lebih baik, tutup Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH. (INNOR)

VAP: Terkait SK, Kepada Tuhan Aku Serakan Semuanya

Minut, SuaraKawanua-Informasi terkait adanya Surat Keputusan (SK) Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh sebagai calon Gubernur dari Partai NasDem, membuat warga terus bertanya-tanya memastikan informasi tersebut.


Menanggapi pemberitan dan postingan warga, VAP sapaan akrab Panambunan mengaku hingga saat ini dirinya belum memegang SK. “Tetapi berdasarkan iman dan keyakinan, SK Partai NasDem pasti akan diberikan kepada orang yang sudah berjuang. Semuanya saya serahkan kepada Tuhan. Karena jika Tuhan sudah membuka jalan, tidak ada seorangpun yang bisa menutupnya,” ujar VAP.


Ia pun yakin, bahwa apa yang dikerjakannya, akan diperhitungkan oleh Tuhan, asal yakin dan percaya kepada – Nya. “Saya yakin, apa yang sudah saya lakukan untuk Partai NasDem dan masyarakat Sulut pasti akan membuahkan hasil yang baik. Dengan berusaha dan kerja keras, serta bersandar kepada Tuhan, pasti cita-cita saya menjadi Gubernur akan tercapai,” jelas Ketua KBPP Polri Sulut ini. Sembari menambahkan, keyakinan VAP juga berdasarkan 1 Korintus 1 : 27 – 29.(***)

Bawaslu Minut, Lakukan Rakor Verifikasi Faktual Calon Perseorangan secara online

Minut, SK-Pilkada saat ini mulai berjalan kembali. Tahapan pelaksanaan satu persatu mulai berjalan, khususnya bagi Bawaslu Minut dalam melakukan pengawasan dengan tetap mengedepankan protap penanganan Covid-19.

Terpantau, Rabu 17 Juni 2020, bertempat di kantor Bawaslu Minut, mengadakan Rapat koordinasi (Rakor) Verifikasi Faktual Calon Perseorangan secara online bersama dengan Panwascam dan staf Bawaslu melalui zoom meeting.

Ketua Bawaslu Simon Awuy SH saat membuka kegiatan mengatakan, Rakor ini sekaligus melanjutkan kembali pengawasan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut serta Bupati dan Wakil Bupati Minut.

“Rapat seperti ini kemungkinan akan terus kita lakukan melalui online, guna memutus mata rantai Covid-19. Jadi saya berharap walau melalui zoom meeting ini, kita bisa tetap semangat dalam menjalankan tugas dan fungsi kita melakukan pengawasan di Pilkada ini,” tutur Awuy.

Senada dikatakan Kordiv Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Rocky Ambar SH LLM MKn, dimulainya tahapan Pilkada ditandai dengan diaktifkannya badan Ad Hoc.

“Rakor ini sangat bermanfaat demi menyatukan berbagai pemahaman yang belum kita ketahui sesuai dengan aturan yang ada. Jadi ini resmi sehingga saya berharap kedepan Rakor online seperti ini dilakukan absen, jadi yang tidak mengaktifkan online dianggap tidak ikut,” tandas Ambar.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Rahman Ismail SH menjelaskan, ini Rakor perdana pascapengaktifan kembali anggota Panwascam, sehingga diharapkan Panwascam sudah bisa bekerja kembali dari masa libur.

“Tidak lagi ada kata santai dan larut dalam liburan, karena kedepan kita punya waktu dua minggu untuk melakukan verifikasi faktual bagi syarat dukungan calon. Rakor ini akan terus dilakukan disisa tahun ini di kondisi Covid-19 dan usul dari pimpinan Rocky untuk melakukan absen akan diberlakukan,” tegas Ismail.
(innor/**)