Daily Archives: October 15, 2020

Mintalangi: Saya Akan Tetap Jalankan Tugas Sesuai Kepercayaan Bupati Divinitif

Minsel,SuaraKawanua– Meski Pejabat Bupati Minsel Drs Mecki M Onibala MM sudah melakukan mutasi pejabat terhadap 27 Hukumtua, Plt Kadis PU, Plt Sekertaris PU, Plt Camat Motoling Timur, dan Dirut PD CWE, tapi sangat disayangkan mutasi jabatan ini tidak didasari dengan aturan dan tidak nelalui mekanisme yang ada.

Parahnya lagi, aksi mutasi jabatan tersebut diduga tabrak aturan atau diduga cacat hukum.

Salah satu Plt Hukuntua dalam menanggapi pelantikan Hukumtua oleh Pjs Bupati Mecky Onibala yang mengundang banyak kontrafersi.

Menurut Plt Hukumtua Desa Tumpaan satu Hansye Mintalangipun kalau dirinya tidak diberi surat teguran ataupun surat pemberhentian sebagai Hukumtua. Apalagi selama ini tidak tau apa kesalahan saya sehingga langsung dimutasikan. Makanya selaku Hukuntua yang dilantik oleh Bupati Divinitif Chritiany Eugenia Paruntu SE saya akan tatap menjalankan tugas seperti biasa. Itupun saya berpegang pada surat keputusan Bupati Definitif yakni Christiany Eugenia Tetty Paruntu sampai pada pemilihan Hukumtua yang baru.

Meski saat ini sudah ada Plt hukuntua yang baru, tapi sebagai hukumtua yang dilantik dan nengantongi SK Plt dari bupati Divinitif, saya tetap menghormati proses tersebut tapi dalam mekanisme pengusulan harus sesuai dengan aturan yang berlaku karena setahu saya, prosedur pelantikan pejabat hukumtua harus melalui mekanisme pengusulan lewat kecamatan lalu ke pihak dinas PMD.” kata Mintalangi.

Ditempat terpisah Dinas PMD Minsel Melalui Kepala bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Grace Sangian SE mengatakan tidak mengetahui pelantikan hukumtua oleh Pjs Bupati Mecky Onibala.” Saya tidak tahu mengenai mutasi di kalangan Plt Hukuntua ,”Singat Sangian.(hape)

Tumiwa : Saya Akan Tetap Jalankan Tugas Sesuai SK Plt Dari Bupati Divinitif

Minsel,SuaraKawanua –Buntut mutasi jabatan yang dilakukan oleh Pjs Bupati Minsel Drs Mecki M Onibala MM, hal ini membuat situasi sejumlah perangkat daerah dan 27 desa yang ada di kabupaten Minsel terjadi Dualisme kepemimpinan. Parahnya lagi, aksi peegantian tidak melalui mekanisme yang ada. Buntut dari mutasi jabatan ini Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum(PU) Kabupaten Minahasa Selatan Rudy F.Tumiwa S.T MM kepada media ini mengatakan tetap pada posisinya sebagai Plt.Kepala Dinas PU, karen menurut dia mutasi yang dilakukan oleh Pjs Bupati Mecky Onibala adalah inprosedural dan tidak berdasar.

Kamis (15/10/2020) Tumiwa mengaku kalau dirinya hanya akan angkat kaki sebagai kepala dinas PU apabilah pejabat yang baru menunjukkan Surat Keputusan Pjs Onibala dan terlampir surat rekomendasi tertulis dari Kemendagri.

“Kami sebagai pejabat itu paham aturan, saya menjabat di tugaskan oleh Bupati definitif Christiany Eugenia Tetty Paruntu yang masih bertugas hanya menjalankan cuti kampanye saja.Jikapun ada perggantian pejabat oleh PJS haruslah sesuai aturan jangan main se enaknya,di negeri ini ada aturannya.” kata putra kelahiran Tumpaan ini.

“Saya akan tetapkan menjalankan tugas sebagai Plt kadis PU sampai pejabat baru mengantongi SK dari Pejabat Sementara Bupati Minsel yang dilengkapi dengan Rekomendasi tertulis dari mendagri.” Tutup Tumiwa.(hape)

Pengurus PKH Arahkan Penerima PKH Untuk Gunakan Kostum Dan Masker Merah

Minsel,SuaraKawanua– Meski bantuan beras dan bantuan jenis lainnya merupakan program dari pemerintah pusat yakni Kementerian Sosial, tapi sayangnya, oknum Pengurus atau pendamping PKH di Kecamatan Tareran diduga mulai memprovokasi warga yang adalah penerima PKH, untuk mengarah ke satu warna.

Parahnya lagi, aksi provokasi dari oknum pengurus PKH tersebut dilakukan melalui media Group Pengurus PKH.

Buntut aksi penekanan atau warning yang dilakukan oleh oknun pengurus PKH kecamatan Tareran tersebut membuat penerima PKH harus mengikuti warning yang disampaikan oleh pendamping PKH.

Bayangkan saja pengurus PKH Kecamatan Tareran di media group pengurus menyampaikan begini ” Selamat malam mo kase info ke pengurus besok penyaluran, kase tau pe anggota hadir di penyaluran, kostum pake merah dan masker merah, kalau ada yang mo baterek dengan masker kuning salah sandiri.”

Pengurus PKH kecamatan Tareran Priska Mandey yang dikonfirmasi media ini membenarkan, bahwa percakapan di gruop media tersebut adalah dirinya, itu dikarenakan dirinya kecewa karena ada oknum yang mengatakan jika tidak pilih salah warna kuning, akan dikeluarkan dari data PKH, mengacu dari pernyataan tersebut, maka saya berkomunikasi di WA Group supaya penerima harus mengunakan masker merah dan Kostum nerah,” iya itu memang ide saya dan tidak ada hubungan dengan keluarga saya dan lainnya.” Kata Mandey.(Hanny)