Daily Archives: November 11, 2020

12 November Jadwal Debat Publick Perdana Tiga Paslon Bupati Dan Wabup Kabupaten Minsel

Minsel,SuaraKawanua–Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara, akan mulai menggelar debat publik pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pilkada 2020 pada Kamis (12/11/2020), yang akan disiarkan langsung oleh Kompas TV

Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga mengatakan, sesuai agenda debat dimulai pukul 14.00-16.00 WITA dengan menghadirkan tiga pasangan calon yakni nomor urut 1 dr Michaela Elsiana Paruntu – Ventje Tuela (MEP-VT), nomor urut 2 Royke Sondakh SE – Ir Harits Andre Umboh MSi (ROSO-HARUM) dan nomor urut 3 Franky Donny Wongkar SH – Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR).

“Besok putaran perdana debat dan harapan kami dapat berjalan baik. Semua persiapan juga sudah matang,” kata Suami dari Rinny Sondakh ini.

Dia menjelaskan, debat pertama ini mengangkat tema menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah Kabupaten/Kota Provinsi dengan Nasional, Memperkokoh Kesatuan Negara Republik Indonesia dan Kebangsaan, Kebijakan Penanganan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Jadi besok ada enam segmen, mulai dari sesi pembuka, penyampaian visi misi sampai debat dan penutup,” katanya.

Sedangkan pemandu acara atau moderatornya adalah Liviana Cherlisa.

“Kami mengimbau agar masyarakat Minsel dapat menyaksikan debat kandidat pertama sehingga bisa menambah keyakinanan terhadap masing-masing pasangan calon, profil dan programnya,” ujarnya.

Dirinya berharap semua pasangan calon bupati/wakil bupati harus hadir dalam kegiatan debat tersebut sebab ada sanksi bagi pasangan calon yang menolak mengikuti debat publik.

Untuk tim kampanye kata dia, pasangan calon yang akan hadir mendampingi hanya dibatasi dari masing-masing pasangan calon.

Pembatasan kehadiran itu sesuai peraturan PKPU nomor 13 tahun 2020 tentang pemilihan Gubernur Wakil Gubernur Bupati dan Wakil Bupati dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada masa bencana non alam Covid-19.(*/tim/advet)

Banggar DPRD Minut Kunker, Kadis PU Minsel Of

Amurang,SuaraKawanua – Dalam rangka menindaklanjuti pembahasan RAPBD Tahun Anggaran (TA) 2021 Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Minahasa Utara melakukan kunjungan kerja di sejumlah SKPD kabupaten lain di Provinsi Sulawesi Utara. Diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Minahasa Selatan.

Demikian disampaikan Sekretaris DPRD Kabupaten Minahasa Utara Jossy Kawengian disela-sela makan siang di salah satu café di Jln Boulevard Amurang, Senin (9/11/2020). Dikatakan Kawengian, bahwa hingga saat ini TAPD Minut dan Banggar DPRD Minsel belum melakukan pembahasan RAPBD TA 2021. ‘’Mengingat, bahwa pembahasan tahap 1 RAPBD Induk tahun 2021 masih mencari format dibeberapa SKPD kabupaten di Sulut. Walau diakuinya, pembahasan KUA-PPAS sudah dilaksanakan dan berjalan dengan baik,’’ujar Kawengian.

Lanjut dikatakan putra Minsel, hanya saja belum pernah tinggal di Minsel. Karena sekarang harus diinput APBD, maka mengalami hambatan dan memang pembahasannya terkebelakang. Dipastikan juga, DPRD Minsel dalam hal ini Banggar dan TAPD Minsel belum juga melakukan pembahasan yang sama.

‘’Karena, musti input APBD sebelumnya. Baru kemudian, peralihan dari Permendagri  13 ke Permendagri 90 mengenai nomenklatur perencanaan pembangunan keuangan daerah. sebab itu sekarang, diawali dengan sosialisasi mengenai SIPD ke Permendagri 90. Selanjutnya, melakukan penginputan RKA induk 2021,’’jelasnya.

Memang terlihat, rata-rata kabupaten/kota agak terlambat dalam pembahasan RAPBD 2021. Semuanya terjadi ‘kebelakang’ karena soal semuanya harus menujuh kesatu titik. Bahwa, tanggal 30 November 2020 adalah batas waktu pembicaraan tahap II.

‘’Jadi, soal perbedaan antara Minut dan Minsel dikatakannya menurutnya semua daerah memiliki masing-masing cara. Pada dasarnya, DPRD Minut melaksanakan kunjungan kerja di Minsel dengan pertimbangan semuanya memiliki keunggulan masing-masing,’’tegas Kawengian juga salut dengan keberhasilan Kabupaten Minsel.

Kawengian juga menjelaskan, bahwa kungker DPRD Minut untuk membagi informasi satu sama lainnya. Termasuk antara Pemkab Minsel dan DPRD Minut pada umumnya. ‘’Jadi, kungker DPRD Minut mendatangi SKPD terkait di Minsel guna belajar bagaimana cara dan tindaklanjuti pembahasan RAPBD induk tahun 2021 kedepan. Misalnya mendapatkan masukan-masukan dari instansi terkait lainnya,’’ungkapnya.

Olehnya, tahun 2020 ini, kita lihat dari alokasi-alokasi dana di Minsel belum semuanya mendapatkan anggaran. Sementara di Minut, semua bidang dialokasikan anggaran. ‘’Sekali lagi, tahun 2021 melalui APBD induk dipastikan akan ada anggaran tambahan bagi semua bidang di SKPD. Kan sudah dapat dilihat dalam rancangan APBD 2021. Yaitu, dana DID, DAU, DAK baik fisik maupun dana bagi hasil, semuanya jelas tertata,’’pungkas Kawengian.(**/tim)