Category Archives: Manado

Wow, Masuk Manado Suhu 37,5 Akan Di Rapid Test

Manado,SuaraKawanua–Menyusul terus bertambahnya jumlah penderita Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), maka Pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 (GTPPC) Manado, menyimpulkan jika Hasil Test Temp warga telah mencapai 37,5 derajat, maka akan langsungbdi Rapid. Demikian dikatakan Jubir GTPPC Kota Manado dr Sanil Marentek, dalam siaran Persnya Kamis (28/05/2020) baru baru ini.

“Protokol kesehatan akan diterapkan oleh petugas di setiap pos.“Suhu badan 37,5 sampai 38 akan dilakukan Rapid Test,”  ujarnya.

Lanjut dia mengimbau jika warga yang dari luar Manado, merasa diri kurang Fit, atau tidak enak badan, lebih baik tunda niatnya ke Manado. “Lebih baik di Rumah saja,” kata dia.

Khusus untuk pemeriksaan, diharapkan tidak ada batas waktu.”  lamanya pemeriksaan tidak ada batas waktu jam,” kuncinya.(*/tim)

Peletakan Batu Pertama Tempat Ibadah Persekutuan Doa Imanuel oleh Kejati Sulut dan Memberi Sumbangan Pribadi

SUARA KAWANUA.WEB.ID-Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH bersama Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut A.   Dita Prawitaningsih,SH.MH, di dampinggi oleh Para Asisten, Kabag Tata Usaha, Para Koodinator dan Ketua beserta Pengurus Persekutuan Doa Imanuel Kejati Sulut meletakkan batu pertama pembangunan tempat ibadah Persekutuan Doa Imanuel Kejati Sulut.  Kamis (28/5/2020) pukul 10.50 Wita.

Lokasi pembangunan tempat ibadah ini berada di lantai dasar  kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara yang letaknya kobersebelahan dengan Mushola AT-Taubah yang sudah di bangun sebelumnya.

Acara diawali dengan Ibadah yang di pimpin oleh Pendeta Ny. Deysi Sumombo-Saranaung, STh yang sehari-hari bertugas sebagai Pendeta  GMIM di Jemaat Pniel Tuna Wawonasa, kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama setelah itu sambutan dari Wakajati dan Kajati Sulut.

Dalam sambutannya  Wakajati Sulut menyampaikan bahwa oleh karena kasih Tuhan melalui Kajati Sulut, akhirnya tempat beribadah untuk umat Kristiani ada di Kejaksaan Tinggi Sulut.

“Saya minta agar gedung yang sudah ada ini dipelihara dan digunakan dengan baik  sebagai tempat beribadah dan berdoa  untuk kita dan semua semua pemimpin-pemimpin kita. 
Sudah di bangun Mushola  yang letaknya berdampingan dengan tempat Ibadah umat Kristiani  ini.  Ini adalah lambang dimana kita akan hidup secara berdampingan, karena kita adalah sama-sama umat Tuhan yang di beri kasih untuk saling mencintai dan mengasihi satu dengan yang lain,” ucap Wakejati sambil mengucap terima kasih kepada Bapak Kajati  semoga kasih Tuhan selalu menyinari hati Bapak Kajati dan keluarga

Sementara itu di tempat yang sama dalam sambutannya, Kajati Sulut mengatakan bahwa sebetulnya dalam rancangan untuk kantor ini, sebelumnya tidak ada untuk rumah ibadah. Namun, kita ketahui bersama bahwa rekan-rekan umat Kristiani tidak ada tempat untuk berdoa dan beribadah sehingga beberapa waktu yang lalu kita berinisiasi untuk membuat tempat ibadah untuk teman-teman yang beragama Kristiani.

“Tempat yang akan dibangun tempat ibadah ini,  tadinya juga adalah tempat ibadah sehingga  memang sudah jalan Tuhan sehingga tempat ini menjadi itempat ibadah umat Kristiani.  Saya berharap tempat ibadah ini nanti di manfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh teman-teman umat Kristiani. Saya juga berharap bangunan ini tentunya dapat terselesaikan dengan cepat sesuai dengan rencana kita,” kata Kejati

Lanjut Kejati saya tahu kita masih kekurangan anggaran, untuk itu pada kesempatan ini saya atas nama pribadi menyumbangkan  biaya untuk pembuatan lantai untuk seluruh bangunan rumah ibadah ini.
“Kiranya teman-teman semua juga dapat berpartisipasi dalam terselesainya rumah Ibadah ini. Semoga apa yang  kita rintis ini mendapat berkah dari Tuhan dan rumah ibadah ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, pungkas  Kajati Sulut,” ujar  Kejati Sulut (INNOR)

Bukan 26 Tapi 25 Kasus Baru Covid Di Sulut

Sulut,SuaraKawanua–Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sulut kembali mengupdate kondisi epidemologi virus Corona di bumi Nyiur Melambai.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sulut dr Steaven Dandel, hari ini (26/5) Sulut ketambahan 25 kasus, bukan 26. “Terjadi double register data satu pasien di Tim Gugus Tugas Pusat. Jadi ketambahan hari ini 25, bukan 26,” beber Dandel, Selasa malam.

Dandel mengumumkan, sampai hari ini total positif Covid-19 di bumi Nyiur Melambai sebanyak 264 kasus. Dari jumlah itu, 199 pasien sementara dirawat. 36 pasien dinyatakan sembuh, dan meninggal 29 orang.(tan)

Berikut rincian 25 kasus yang bertambah hari ini:

Pasien 240

Perempuan

Umur 48

Asal Manado

PDP di RS

Pasien 241

Perempuan

Umur 60

Asal Manado

Sudah meninggal 25 Mei 2020, dengan penyakit penyerta TB Paru

Pasien 242

Laki-laki

Umur 75

Asal Manado

Sudah meninggal 18 Mei 2020 di RSUP Prof Kandou, dengan penyakit penyerta Diabetes Melitus

Pasien 243

Laki-laki

Umur 80

Asal Manado

Pasien 244

Perempuan

Umur 46

Asal Manado

Sudah meninggal 15 Mei 2020, setelah ditelusuri merupakan bagian dari Klaster Pasar Pinasungkulan


Pasien 245

Perempuan

Umur 62

Asal Manado

Sudah meninggal 15 Mei 2020


Pasien 246

Laki-laki

Umur 63

Asal Manado

Setelah ditelusuri, berkaitan dengan Klaster Pasar Pinasungkulan

Pasien 247

Laki-laki

Umur 62

Asal Manado

PDP

Pasien 248

Perempuan

Umur 36

Asal Bolmong

Pelaku perjalanan dari daerah luar Sulut

Pasien 249

Laki-laki

Umur 50

Asal Manado

KERT kasus 60

Pasien 250

Laki-laki

Umur 21

Asal Manado

PDP

Pasien 251

Laki-laki

Umur 42

Asal Minahasa

PDP

Pasien 252

Laki-laki

Umur 34

Asal Manado

ODP

Pasien 253

Laki-laki

Umur 2

Asal Manado

Pasien 254

Laki-laki

Umur 71

Asal Manado

Pasien 255

Laki-laki

Umur 37

Asal Minahasa

Pasien 256

Laki-laki

Umur 56

Asal Manado

Sudah meninggal 14 Mei 2020

Pasien 257

Perempuan

Umur 63

Asal Tomohon

Pasien 258

Laki-laki

Umur 40

Asal Tomohon

Sudah meninggal 24 Mei 2020

Pasien 259

Perempuan

Umur 53

Asal Manado

Pasien 260

Laki-laki

Umur 35

Domisili sedang diverifikasi, tapi berdasarkan KTP adalah warga Minahasa Utara

Pasien 261

Laki-laki

Umur 53

Asal Manado

Pasien 262

Laki-laki

Umur 70

Asal Minahasa Selatan

Pasien 263

Laki-laki

Umur 53

Asal Manado

Pasien 264

Laki-laki

Umur 56

Asal Sulsel, diperiksa sebagai PDP di RS dan hasilnya positif(MP/*)