Category Archives: Manado

Ditangan Kepemimpinan Porayow, Desa Karimbow Talikuran Terima Eward 2021 dari IHRDP Fondation

Minsel,SuaraKawanua–Prestasi dibidang Pembangunan ditorehkan oleh hukumtua desa Karimbow Talikuran yang ditindaklanjuti dengan penyerahan penghargaan oleh salah satu lembaga Internasional Human Resources Development Program (IHRDP Fondation),  Penghargaan ini, diberikan Gubernur Sulut, yang diwakili staf Ahli bidang pembangunan.

Bedasarkan  penilaian oleh lembaga internasional terhadap pembangunan di desa karimbow Talikuran semasa jabatan Djoni Porajow ini merupakan Dedikasi pengabdian serta kerjas keras dalam memajukan pembangunan di desa Karimbow Talikuran,Penghargaan Award 2021 ini, yang diberikan kepada desa Karimbouw Talikuran, karena dinilai desa ini sukses dibidang pembangunan.
Penghargaan Pembangunan Award 2021 ini di terima Kumtua Djony Porayow, selaku penanggung jawab pembangunan di daerah yang berdedikasi dan berprestasi dalam memajukan desa Karimbow Talikuran, berdasarkan kajian dan seleksi yang di lakukan oleh panitia IHRDP Fondation.

Atas penghargaan yang di terima, Kumtua Djony Porayow menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat, BPD, LPM, PKK, Tokoh Agama/masyarakat, Linmas Desa Karimbow Talikuran, yang terus menopang/membantu jalannya pembangunan serta pemerintahan yang ada.

Dirinya pun tak menyangka akan mendapat penghargaan pembangunan Award di tahun 2021 ini.

“Tidak ada apa-apa yang dapat di berikan, namun Penghargaan Pembangunan Award 2021 ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Karimbow Talikuran, lebih khusus keluarga tercinta yang selalu ada memberi suport dan doa.

Pula berterimakasih kepada pihak IHRDP FONDATION yang sudah memilih saya selaku pemerintah Desa Karimbow Talikuran”, pungkas Porayow usai menerima penghargaan di Aston Hotel Manado pada Jumat, 27 Februari 2021.(*/hanny)

Jika Test Swab PCR Positif C-19; Bupati/Walikota Dilantik Lewat Virtual

Manado,SuaraKawanua—Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dijadwalkan melantik secara langsung 5 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada 26 Februari 2021 bertempat di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado.

Namun, bilamana Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota yang akan dilantik positif Covid-19 sesuai hasil test Swab PCR, maka yang bersangkutan hanya dapat mengikuti pelantikan secara virtual.

Demikian disampaikan Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Setdaprov Sulut, Dr Jemmy Kumendong MSi dalam rapat persiapan Pelantikan Bupati/Wabup dan Wali Kota/Wakil Wali Kota hasil Pilkada Serentak 2020, yang digelar di Ruang Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut, Rabu (24/02/2021).

Rapat yang dipimpin Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulut Drs Edison Humiang MSi, turut dihadiri Kepala Biro Adpim Dantje Lantang, pejabat dari Kabupaten dan Kota yang Kepala Daerahnya akan dilantik.

Kumendong menjelaskan, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serta undangan yang akan hadir pada pelantikan, wajib melakukan Swab PCR di Lab Unsrat pada 25 Februari 2021 Pukul 08.00 Wita.

“Untuk pengambilan hasil swab PCR, tanggal 25 Februari 2021 Pukul 14.00 wita,” ujarnya.

IMG_20210224_233758_640x448

Ia menegaskan kembali bahwa Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dan yang menerima undangan pelantikan jika mendapat hasil swab PCR Positif, maka tidak diperkenankan mengikuti pelantikan.

“Yang mendapat hasil swab positif, untuk pelantikannya direncanakan melalui virtual,” kata Kumendong.

Sementara gladi bersih pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilaksanakan tanggal 25 Februari 2021 Pukul 15.00 Wita di Graha Gubernuran.

Sedangkan undangan, kata Kumendong dibatasi jumlahnya yakni hanya 10 orang dari setiap daerah yang melaksanakan pelantikan, yakni Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang akan dilantik, masing-masing istri, dua orang anak, masing-masing Ketua DPRD Kabupaten dan Kota, serta Pelaksana Hasian (Plh) Bupati/Walikota.

“Undangan hanya dibatasi. Bupati dan Wabup serta Wali Kota dan Wawali bersama masing-masing istri, dan undangan yang akan hadir, dua hari sebelum hari “H” pelantikan, wajib isolasi mandiri,” terang Kumendong.

Adapun 5 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang akan dilantik yakni;

1. Caroll Senduk – Wenny Lumentut (Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon).

2. Joune Ganda – Kevin Lotulung (Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara).

3. Franky Wongkar – Petra Rembang (Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan).

4. Iskandar Kamaru – Deddy Abdul Hamid (Bupati dan Wakil Bupati Bolmong Selatan).

5. Sam Sachrul Mamonto – Oscar Manoppo (Bupati dan Wakil Bupati Bolmong Timur).***/mmc)

Untuk Pembangunan Dua Jembatan Di Kota Amurang, Yang Utama Pembebasan Lahan

Sulut,SuaraKawanua-– Komisi 3 DPRD Sulawesi Utara (Sulut) meninjau dan mengecek kesiapan pelebaran dua jembatan dan ruas jalan Dalam Kota Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Selasa (23/2/2021).

Peninjauan dipimpin Ketua Komisi Berty Kapojos, SSos dan Sekretaris Yongky Limen didampingi Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XV Sulawesi Utara (Sulut), Erik Aldrin Singarimbun dan Satker I BPJN Sulut, Jimmy Adwang ST, MT bersama tim.

Dalam peninjauan yang dimulai sekira pukul 11.15 Wita, tim lebih dulu mewawancarai sejumlah warga yang bermukim di sekitar lokasi jembatan Ranowangko, sekitar Kantor PU Minsel.

Ketua Komisi 3 DPRD Sulut, Berty Kapojos, SSos berdialog dengan warga di kompleks Jembatan Ranowangko Amurang, Selasa (23/2/2021) siang.

“Kami minta pembebasan lahan harus cepat diclearkan. Kalau tidak, BPJN belum bisa mengusulkan (anggaran) untuk pelebaran jembatan dan jalan ini,” tandas Boy Tumiwa, anggota Komisi 3 kepada Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU Minsel, Felix Pasla.

Felix, yang bergabung saat tim meninjau dan berada di ujung Timur Jembatan Ranowangko, pojok kanan depan kantornya, mengungkapkan bahwa pembebasan lahan, baik untuk pelebaran Jembatan Ranowangko dan Jembatan Ranoyapo serta jalan dua jalur penghubung ke dua jembatan tersebut telah dilakukan.

“Skarang ini, tinggal sekitar 14 kk (kepala keluarga) yang belum menerima dana pembebasan lahan,” katanya.

“Apa persoalannya,” timpal Ketua Tim, Berty Kapojos. “Soal harga,” sela Amir Liputo, anggota tim ini.

“Ya, harga, Pak,” jawab Felix yang langsung dikomentari Kepala BPJN, Erik Aldrin agar Pemkab Minsel segera melakukan eksekusi dengan membokar bangunan di atas lahan yang sudah dibayar.

“Saya usul, kalau bisa dibongkar saja supaya masyarakat tahu (lahannya) sudah dibebaskan dan dikuasai oleh negara,” ujarnya.

Amir Liputo kemudian menambahkan agar Pemkab Minsel, dalam hal ini Dinas PU untuk secepatnya menuntaskan pembebasan lahan agar pembangunan lanjutan jalan dua jalur Dalam Kota Amurang dapat segera terealisasi.

Franky Wongkar, SH, Bupati Minsel terpilih berdialog dengan Kepala BPJN XV erik Aldrin Singarimbung bersama tim Komisi 3 DPRD Sulut di Amurang, Selasa (23/2/2021) siang.

“Kami minta, dokumennya harus jelas di atas kertas agar kami Komisi 3 dapat mendorong BPJN untuk secepatnya mengusulkan dan merealisasikan program ini,” tandas politisi PKS ini.

Boy Tumiwa juga mengingatkan agar Dinas PU Minsel serius menuntaskan pembebasan lahan tersebut.

“Saya perlu ingatkan bahwa ini adalah permintaan Pak Bupati (terpilih) yang datang langsung di Kantor BPJN,” tegas politisi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) Minsel-Minahasa Tenggara (Mitra) ini.

Sementara itu, Franky Wongkar, SH, Bupati Minsel terpilih mengapresiasi kerja kerja BPJN XV.

“Saya memang sudah pernah bertemu dan mengusulkan agar pembangunan jalan dua jalur Dalam Kota Amurang ini, termasuk pelebaran jembatan Tumpaan dapat dilanjutkan secepatnya,” kata kepada wartawan di Amurang, siang tadi.

oleh karena itulah, mantan Wakil Bupati Minsel itu mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPJN karena telah menindaklanjuti rencana tersebut.

“Kepada masyarakat, tentu saya sangat mengharapkan dukungan. Tanpa peran serta masyarakat, program dua jalur Dalam Kota mulai dari Tumpaan sampai Amurang ini tidak akan terwujud,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.(*//FMC/redaksi)