Disponsori Lawyer Handal Dari Jakarta, Rukun Palambean Pulkan Gelar Pertemuan di Buyungon

Amurang,SuaraKawanua – Jumat (27/12/2019), Rukun Palambean Kelurahan Buyungon di Jakarta dan sekitarnya menggelar berbagai acara dalam rangka Pulang Kampung 2019 di Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang. Menariknya, acara pulang kampung kedua tahun 2019 disponsori oleh Denny Karel Tumuju, SH MH yang juga lawyer handal di Jakarta namun merasa putra asli Buyungon.

Kegiatan Lomba Cakalele antar Lingkungan di Buyungon yang digelar Rukun Palambean Jakarta.

Ketua Rukun Palambean Kelurahan Buyungon di Jakarta dan sekitarnya Benny Lelengboto membenarkan, bahwa kegiatan utama adalah lomba cakalele antar 14 Lingkungan se-Kelurahan Buyungon. ‘’Bahwa, kegiatan utama diatas adalah untuk mempererat budaya cakalele yang menurut cerita Buyungon sejak ‘tempo doeloe’ sangat dikenal dengan budaya diatas. Maka dari itu, inisiatif sponsor Denny Karel Tumuju, SH MH adalah menggelar lomba diatas. Dan ternyata, dari 14 lingkungan di Kel. Buyungon sangat antusias dan mengutus pesertanya,’’ujar Lelengboto.

Lanjut kata Lelengboto, selain lomba cakalele Rukun Palambean Buyungon di Jakarta menggelar berbagai acara untuk menghiasi suasana Natal Yesus Kristus di Kelurahan Buyungon dan sekitarnya. Dan ternyata, warga Buyungon secara khusus merespon semua kegiatan dengan baik.

‘’Setelah sukses lomba cakalele, Sabtu (28/12/2019) akan menggelar ibadah Natal Rukun Palambean di GMIM Tesalonika Buyungon Wilayah Amurang Dua. Selanjutnya, usai ibadah ada bantuan social (Baksos) khusus orang Buyungon yang berkekurangan. Maka dari itu, bagi yang merasa berkekurangan, wajib mendaftarkan diri dengan mengambil kupon. Dan kupon tersebut harus dibawah di gereja dan mengikuti ibadah tersebut,’’jelas putra Buyungon yang sudah cukup lama merantau di Jakarta.

Ditempat terpisah, Denny Karel Tumuju, SH MH dalam wawancara khusus melalui telepon genggam di Jakarta membenarkan bahwa Rukun Palambean Kelurahan Buyungon se-Jakarta dan sekitarnya menggelar kegiatan Pulang Kampung 2019.
Tumuju mengatakan, bahwa rencananya dia juga ikut pulang. ‘’Tapi, kebetulan mengalami pergumulan sakit. Maka, tiket yang sudah dibeli akhirnya hangus. Jujur, kalau tidak sakit. Saya juga bersama-sama rekan-rekan orang Buyungon di Jakarta pulang kampung. Dan, sebelum bertolak ke Buyungon, dari pembicaraan di Jakarta, bahwa sebaiknya focus lomba cakalele. Pasalnya, budaya cakalele harus kita lestarikan. Mungkin, budaya cakalele lebih kental dengan orang Buyungon sejak ‘tempo doeloe’. Maka dari itu, Rukun Palambean Buyungon di Jakarta sebaiknya menggelar lomba cakalele, tetapi wajib menggelar kegiatan hiburan lainnya,’’ sebut Tumuju yang masuk dalam Law Office Denny dan Partner Scan Tempo Tower 32nd Floor, Jln HR. Rasuna Said Kav.3-4, Jakarta 12950.

kali lagi, kata Tumuju bahwa kegiatan diatas disponsori olehnya, karena mengaku sebagai putra asli Buyungon yang telah lama merantau di luar kampung. ‘’Sekali lagi, terima kasih pengurus dan anggota Rukun Palambean Buyungon se-Jakarta. Terima kasih juga buat Lurah Buyungon Petrus Ulaan, ST dan semua warga Buyungon yang ikut berpartisipasi mengutus peserta. Olehnya, kita tetap lestarikan budaya cakalele, biar nama Buyungon lebih dikenal luas diluar Buyungon dan nusantara pada umumnya,’’pungkas pengacara handal ini.(hape)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *