Warga Gunakan Pakaian Sipil Menjadi Sasaran Amukan Masa Ketika Melarang Sholat Berjemaah

Warga Gunakan Pakaian Sipil Menjadi Sasaran Amukan Masa Ketika Melarang Sholat Berjemaah

Sulawesi Tengah,SuaraKawanua–Petugas diamuk warga viral di media sosial. Petugas nyaris dipukul oknum warga diduga karena melarang salat Idul Fitri berjemaah. Video viral tersebut salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @cetul22, pada hari Minggu (24/5/2020) pagi, Baca Lebih Lanjut

Kembali Sulut Ketambahan 29 Status Positif Covid 19

Kembali Sulut Ketambahan 29 Status Positif Covid 19

Sulut,SuaraKawanua–Setelah kemarin bertambah 3, hari ini (24/5) warga Sulawesi Utara (Sulut) terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ketambahan 29 kasus. Dilansir http://pusatkrisis.kemkes.go.id/covid-19-id/ total kasus positif Covid-19 di Sulut saat ini sebanyak 230. Dari jumlah Baca Lebih Lanjut

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah Kepala Kejati dan IAD Sulut Kepada Kejari dan Warga Sulut

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah Kepala Kejati dan IAD Sulut Kepada Kejari dan Warga Sulut

SUARA KAWANUA.WEB.ID – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh. Iqbal Arief SH. MH dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulut ibu Nurhayati Andi Muh Iqbal Arief,  menyampaikan ucapan Baca Lebih Lanjut

Terkait Lahan Covid-19, Bupati Minut VAP Mengeluarkan Surat Klarifikasi dan Sudah Ikuti Edaran Mendagri

Terkait Lahan Covid-19, Bupati Minut VAP Mengeluarkan Surat Klarifikasi dan Sudah Ikuti Edaran Mendagri

MINUT, SuaraKawanua–Meski sudah mengikuti aturan sesuai Surat Edaran Mendagri Nomor 440/2978/SJ Tentang Penyediaan Lokasi Tempat Pemakaman Khusus Korban Corona Virus Disease 2019 di Daerah, tertanggal 24 April 2020. Dan Surat Gubernur Sulut Baca Lebih Lanjut

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu meminta penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memeriksanya di rumah

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu meminta penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memeriksanya di rumah

Jakarta,SuaraKawanua–Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu meminta penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memeriksanya di rumah, Taman Golf, Cipondoh, Tangerang, Banten. Said Didu berurusan dengan polisi usai dilaporkan dalam kasus Baca Lebih Lanjut

 

Terkait Lahan Covid-19, Bupati Minut VAP Mengeluarkan Surat Klarifikasi dan Sudah Ikuti Edaran Mendagri

MINUT, SuaraKawanua–Meski sudah mengikuti aturan sesuai Surat Edaran Mendagri Nomor 440/2978/SJ Tentang Penyediaan Lokasi Tempat Pemakaman Khusus Korban Corona Virus Disease 2019 di Daerah, tertanggal 24 April 2020. Dan Surat Gubernur Sulut Nomor 030/20.2592/Sekr, hal Penyiapan Lahan Pemakaman, tertanggal 30 April 2020, kinerja Bupati Minahasa Utara (Minut) Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh ditegur Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE.
Menanggapi hal tersebut VAP sapaan akrab Bupati mengeluarkan surat klarifikasi sebagai berikut:
Surat Bupati Minahasa Utara Nomor 130/BMU/V/2020, Prihal Klarifikasi, tertanggal 22 Mei 2020.
Menanggapi Surat Gubernur Sulawesi Utara Nomor 008/20.6047/Sekr.Ropem tanggal 20 Mei 2020, hal Teguran, maka dengan ini dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Bahwa pada tanggal 24 April 2020 menerima Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang Penyediaan Lokasi Tempat Pemakaman Khusus Bagi Korban wabah Covid – 19
  2. Bahwa pada tanggal 30 April 2020 menerima Surat Gubernur Nomor 030/20.2592/Sekr, hal Penyiapan Lahan Pemakaman.
  3. Bahwa sosialisasi yang dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pada tanggal 28 April 2020 tentang rencana lokasi lahan pekuburan korban Covid – 19 di Ilo – Ilo Desa Wori, Kecamatan Wori yang mendapatkan penolakan dari warga setempat (Point 1) tidak pernah dikoordinasikan sebelumnya dengan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
  4. Bahwa Bupati Minahasa Utara telah mengeluarkan instruksi Bupati Nomor 110 tahun 2020 tentang Penyiapan Tempat Pemakaman Terhadap Jenazah akibat Covid – 19 di Kabupaten Minahasa Utara. (Surat pernyataan terlampir)
  5. Bahwa para Camat dan Lurah / Hukum Tua (Kepala Desa) tidak menolak Apabila ada warganya yang meninggal dan akan dimakamkan dengan protab Covid – 19. (Sebagian surat pernyataan terlampir)
    Demikian untuk dimaklumi atasnya disampaikan terima kasih.
    Tembusan Yth: Menteri Dalam Negeri di Jakarta dan Dirjen OTDA Kemendagri di Jakarta.
    Dikatakan VAP, dirinya tidak pernah memberikan pernyataan menolak rencana lahan pekuburan khusus pemakaman korban Covid – 19, tetapi Dia mendukung penuh, asalkan lokasinya pantas dan sesuai aturan. “Kan di Ilo – Ilo itu, lokasinya dekat mata air dan pemukiman penduduk. Juga merupakan lahan produktif. Jadi tidak bisa karena tidak sesuai dengan Surat Edaran Mendagri,” ujarnya.
    Lanjut srikandi pilihan rakyat Minut ini, dirinya sama sekali tidak menolak pengadaan lahan pemakaman tersebut, dan apa yang sudah diinstruksikan oleh pemerintah baik Mendagri dan Gubernur Sulut lewat surat edaran, sudah dilakukan.(***)

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu meminta penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memeriksanya di rumah

Jakarta,SuaraKawanua–Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu meminta penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memeriksanya di rumah, Taman Golf, Cipondoh, Tangerang, Banten. Said Didu berurusan dengan polisi usai dilaporkan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Jadi Pak Said Didu itu pada prinsip siap diperiksa, tapi di kediaman. Tadi kita mengajukan surat permohonan untuk diperiksa di kediaman,” kata pengacara Said Didu, Helvis, di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (11/5/2020).

Said Didu mengajukan permohonan pemeriksaan dilakukan di rumahnya karena sekarang sedang isolasi diri agar tidak tertular virus corona. Pemeriksaan di rumah bisa dilakukan sesuai dengan ketentuan Pasal 113 KUHAP.

“Nah, cuma di situ ada memang kalau alasannya itu patut dan wajar. Nah, patut dan wajar ini tentunya subjektif, kita menganggap itu patut dan wajar, tapi mungkin pihak lain dalam hal ini mungkin penyidik menganggap bahwa tidak patut dan wajar itu hal-hal yang wajar. Memang di Indonesia ini berbeda pendapat boleh-boleh saja,” kata dia.Dokter terkejut! Penyebab bau mulut ternyata…

Setelah mengajukan permohonan, Said Didu dan Lawyer menunggu tanggapan penyidik, sore ini.

“Sekarang hari ini juga kita siap. Jadi saya pikir nggak ada masalah, artinya nggak ada masalah Pak Said Didu siap untuk diperiksa hari ini,” kata Helvis. 

Luhut membawa Said Didu ke jalur hukum karena tidak terima dengan pernyataan Said Didu dalam sebuah wawancara melalui situs berbagi video, YouTube.

Luhut mengerahkan empat kuasa hukum yang akan memproses atau sebagai perwakilan dari Luhut dalam kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut.

Sedangkan dari Said Didu dibantu empat advokat. Said Didu menunjuk seorang kuasa hukum purnawirawan untuk memimpin ratusan advokat lainnya

Pria pakai APD Lengkap Teriak Kami Capek

Pasuaruan,SuaraKawanua– Media sosial viral video seorang pria memakai alat pelindung diri (APD) berteriak-teriak “Kami Capek” di jalan. Aksi itu merupakan teatrikal yang dilakukan Henry Sulfianto, relawan COVID-19 asal Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Aksi dilakukan di sekitar Alun-Alun Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/5). Demo tunggal itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan semakin banyak warga yang terpapar Corona, namun di sini lain masyarakat mengabaikan protokol kesehatan COVID-19.

Ia menyindir masyarakat tetap ngeyel berkerumun dan memadati pusat perbelanjaan maupun pertokoan. Mereka sudah tidak peduli aturan physical distancing sehingga berisiko tertular dan menularkan Corona.

“Saya sangat respect dengan rekan-rekan (tenaga) medis. Bahwasanya ada tagar Indonesia Terserah, suka-suka kalian saja. Hari-hari ini segala upaya pemerintah tidak diindahkan oleh masyarakat sehingga para medis mengeluarkan “Indonesia Terserah”, mereka sangat capek, pak,” kata Henry, Sabtu (23/5/2020).

Pria yang merupakan relawan Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Beji ini berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus Corona yang ditetapkan pemerintah. Jika tidak, orang yang terjangkit Corona akan semakin banyak.

“Kalau Indonesia terus seperti ini, Indonesia akan seperti Ekuador, mayat bergelimpangan terkena Corona. Saya imbau semua tetap di rumah,” tandasnya.

Dalam aksinya yang viral itu, Henry juga membawa poster bertuliskan “Indonesia Terserah. Suka-suka Kalian Saja,” dan “Indonesia Tanpa Physical Distancing Akan Seperti Equador.”

Dalam aksi itu, Henry mondar-mandir di tepi jalan dan berteriak ke pengendara.

“Kami capek, kami capek. Ayo keluar rumah semua. Kalau ingin Indonesia seperti Ekuador, ayo keluar rumah semua. Kami capek,” teriaknya.(*/tim)