Penyeludup Minol Hanya Hukuman Ringan

Minut, SuaraKawanua-Polres Minahasa Utara lewat konfresi pers secara resmi menyatakan Tertangkapnya pengedar minuman berakohol (Minol),sebanyak 50 dos kemasan botol air mineral 600ml sebanyak 1.200 liter jenis cap tikus (CT),  dilaksanakan di aula satnya haprabu Polres Minut, Selasa (11/2/2020).

 Pengungkapan kasus penyeludupan Minuman beralkohol (Minol) ini pada 25 November 2018 silam dipelabuhan Munte Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara hanya dihukum ringan.

Hal tersebut diungkapkan dalam confrensi pers Polres Minahasa utara yang dipimpin kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau, SIK.M.Si.

Lewat penjelasanya Greace, Penyeludupan Minuman keras jenis cap tikus ini berhasil dihadang satuan Narkoba Polres Minut di penyebrangan pelabuhan munte yang akan menyebrangkan ke kabupaten Talaud.

“Barang bukti sudah di amankan dan akan segera dimusnakan,”ucap Grace

Kasat Narkoba Iptu Fandy Ba’u SIK lebih menjelaskan, pengungkapan minol yang akan dikirim ke Talaud modus operandi memuat minol ditruk dengan kemasan botol air mineral ditutupi menggunakan sembako dan bahan bangunan untuk kamuflase. Kerjasama masyarakat Minol berhasil diamankan.

“Sudah ada keputusan pengadilan negeri Airmadidi no 3/3/c/2020/PN Airmadidi tersangka Swengli billi kansil telah menyakinkan bersalah menjual minuman keras tanpa ijin. 50 dos masing-masing 24 botol kemasan 600ml, total 1200 botol” jelas Fandy

Tersangka  dikenakan hukuman Peraturan pemerintah Sulut no 4 tahun 2014 tentang pengawasan dan pengedaran minuman keras tanpa ijin yaitu denda 500ribu rupiah atau penahanan penjara selama 3 bulan.

“Kasus ini disidangkan cepat.Yang bersangkutan telah membayar ganti rugi dan tidak dilakukan penahanan. kenapa disidangkan cepat? karena mengarah kepada tipiring, barang dalam jumlah yang besar,” tambah Grace

Ditambahkannya, barang bukti sebagian ada dipengadilan, sebagian di Polres Minut dan akan dimusnahan minggu depan.

Tapi sangat disayangkan hukuman yang didapat para penyeludup minuman berakohol ini kurang efek jerah pasalnya lewat konfersi pers di polres minut kenyataanya hukuman hanya denda Rp.500.000 atau kurugan 3 bulan penjara, padahal pemicu terjadian tawuran, pembunuhan banyak terjadi dikarenakan berawal dari pesta minuman berakohol.
(Innor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *