Perwira Polisi diancam Akan Ditembak Jika Tidak Segera Menyerahkan Diri

Jakarta,Seorang perwira polisi diancam akan ditembak jika tidak segera menyerahkan diri ke Polda Kepri.

Polda Kepri juga sudah membentuk tim khusus untuk menangkap perwira polisi yang telah mencoreng nama kepolisian karena kasus penggelapan 71 mobil.

“Yang bersangkutan merupakan perwira polisi, tentunya tahu akan hukum,” kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto .

“Saya harap yang bersangkutan menyerahkan diri, tapi kalau tidak terpaksa akan kita tembak jika ketemu nanti,” tegas Arie.

Kasus penggelapan dan penipuan 71 unit mobil yang dilakukan perwira polisi yang bertugas di Polres Bintan ini telah menjadi kasus atensi Polda Kepri. 

Foto Ilustrasi mobil mewah bekas

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto mengaku pimpinan tertinggi di Polda Kepri telah memanggil dirinya dan Direktur lainnya yang ada di Polda Kepri untuk segera membentuk tim, mengungkap kasus yang telah mencoreng intitusi Polri ini.

“Pak Kapolda sudah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus ini dan kasus ini menjadi kasus atensinya Pak Kapolda,” kata Arie ditemui di Mapolsek Sekupang, Jumat (15/5/2020).

Arie mengatakan oknum Perwira Polisi yang melakukan penipuan dan penggelapan itu yakni, Iptu Hiswanto Ady.

Bahkan Arie meminta agar yang bersangkutan untuk segera menyerahkan diri agar tidak diambil tindakan tegas yang dapat merugikan pelaku.

“Yang bersangkutan merupakan perwira polisi, tentunya tahu akan hukum. Ya saya harap yang bersangkutan menyerahkan diri, tapi kalau tidak terpaksa akan kita tembak jika ketemu nanti,” tegas Arie.

Saat ini keberadaan Iptu Hiswanto Ady tidak diketahui.

Namun Arie mengaku tim yang dibentuk Kapolda Kepri, yakni Intelkam, Krimum dan Propam Polda sedang melakukan pencarian dan penelusuran kasus ini.

“Makanya seperti saya katakan tadi, alangkah baiknya yang bersangkutan menyerahkan diri, dari pada diambil tindakan tegas,” jelas Arie. 

Gelapkan mobil rental, dijual murah

Sebelumnya seorang oknum Perwira Polisi yang bertugas di Polres Bintan berpangkat Iptu berinisial HA di laporkan ke Polda Kepri.

Yang bersangkutan dilaporkan ke polisi atas dugaan penggelapan puluhan unit mobil rental di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Bahkan hingga saat ini telah ada enam warga yang membuat laporan atas penipuan dan penggelapan yang dilakukan Iptu HA ini dengan total mobil yang digelapkan sebanyak 71 unit.

Adapun modus yang dilakukan pelaku yakni mengambil mobil untuk disewa.

Selanjutnya, mobil itu disewakan kembali kepada oragg lain.

Namun, dalam perjalanan mobil rental tersebut malah dijual murah karena tidak dilengkapi dengan surat-surat kepemilikan dan dokumen barang tersebut.

Kasus ini terungkap saat salah satu korban atau pemilik mobil melakukan penyitaan dari tangan pembeli yang merupakan warga Tanjungpinang.

Saat itulah kasus ini mencuat karena sempat terjadi keributan, dan setelah ditangani terungkaplah bahwa yang membeli mobil tersebut tidak kuat dasarnya.(kompas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *