Sarhan Antili Sumbang Door Prize di Acara KKIG Minahasa

.PERINGATI:Nampak Zulkifli Polutu memberikan hadiah door prize ke  peserta jalan sehat KKIG.

Minahasa, SuaraKawanua-
Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kabupaten Minahasa  gelar jalan sehat dalam rangka memperingati hari patriotik Gorontalo Ke-78 yang pada 23 Januari 1942. Kegiatan yang mengambil garis start dari Benteng Moraya dan finis di Masjid Al – Haq ini, diikuti ratusan peserta utusan majelis taklim, serta paguyuban, jawa, makasar dan Jawa Tondano (Jarton).

Ketua KKIG Minahasa H. Karim Laija, SE mengatakan, kegiatan jalan sehat ini bentuk kepedulian  warga Gorontalo yang ada di Minahasa dalam memperingati hari patriotik Gorotalo 23 Januari 1942 buah perjuangan Nani Wartabone bersama pasukannya yang berhasil mencapai kemerdekaan 3 tahun lebih awal dari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

“Momentum ini dijadikan motivasi bagi warga Gorontalo khususnya yang ada di Minahasa untuk meneladani semangat sang patriot Nani Wartabone dalam memperjuangkan kemerdekaan. Sebagai warga Gorontalo yang saat ini sudah menjadi masyarakat di tanah Minahasa, kita wajib mendukung program pemerintah dalam membangun daerah serta menciptakan suasana yang aman dan tentram demi terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera.” ujar Laija.

Laija juga menerangkan bahwa pelaksanaan jalan santai ini, baru kali pertama dilaksanakan di Minahasa selama KKIG berdiri di Tanah Toar Lumimuut. Untuk itu pihaknya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Minahasa yang telah membantu KKIG Minahasa dalam menyelenggarakan kegiatan jalan santai ini sehingga bisa terlaksana dengan baik. Ia juga memberikan apresasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan jalan santai ini.

Sementara itu, Bupati Minahasa melalui Camat Tondano Barat Robert Ratulangi sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan KKIG Minahasa. Ia juga sangat mengapreseasi warga keturunan Gorontalo di Minahasa yang sangat proaktif dalam menyukseskan seluruh program pemerintah. Ini menunjukan bahwa warga Gorontalo yang ada di Minahasa tidak bisa lagi disebut sebagai pendatang, tetapi sudah menjadi warga asli Minahasa.

“Selaku pemerintah saya sangat terharu dan bangga melihat lambang Minahasa terpasang dibaju yang kalian kenakan. Ini menunjukan kecintaan bahwa warga Gorontalo yang saat ini sudah lahir dan besar di Minahasa, sangat cinta terhadap daerah ini. Sehingga kalian (warga Gorontalo red) tidak layak lagi disebut sebagai pendatang di tanah toar Lumimuut ini.”ujar Ratulangi.

Sebagai warga Minahasa Ratulangi mengajak warga Gorontalo yang ada di Minahasa untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan daerah.

“Teruslah berkarya dalam menopang program pemerintah demi kemajuan daerah. Kita tidak sedarah tapi lebih dari saudarah yang diikat dalam bingkai kesatuan sebagai warga Minahasa.”pungkasnya.

Acara jalan santai ini dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Muslim yang ada di Minahasa. Usai pelaksanaan jalan santai dilanjutkan dengan pencabutan kupon undian doorprize mesin cuci, konfor gas dan sejumlah hadiah hiburan lainnya. Hadia door prize itu juga turut disumbung Sarhan Antili Hi. Bakal calon wakil bupati Minut. Selain itu, para peserta juga dihidangkan makanan khas Gorontalo.
(Innor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *