Tag Archives: dua

Dua Oknum Polisi Viral Sosmed Berkelahi Denga Seorang Pria

Aceh,SuaraKawanua– Viral di media sosial dua personel polisi terlibat perkelahian dengan seorang pria.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @Cetul22, tampak dua polisi terlibat adu jotos dan bergulat dengan pria berkaus merah.

Dari penelusuran Kompas.com, peristiwa itu terjadi di Desa Bagok Sa, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (23/5/2020).

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro menjelaskan, kejadian itu berawal saat Brigadir R dan E menyosialisasikan dan memasang spanduk larangan mudik Idul Fitri di Desa Bagok Sa.

Tiba-tiba seorang pria bernama Ramlan membentak dan memarahi R dan E dengan berkata “mana duit saya dan tekenan nanti saya pukul tidak takut kamu polisi”.

Dua Prajurit TNI Jadi Korban Premanisme

SuaraKawanua–Aksi premanisme masih saja menghantui masyarakat Indonesia. Bahkan, korbannya tak cuma masyarakat biasa, tapi juga prajurit Tentara Nasional Indonesia.

Selama satu pekan kemarin, ada dua prajurit TNI yang menjadi korban tindak premanisme di dua wilayah Indonesia. Salah satunya meninggal dunia.

Prajurit TNI yang meninggal bernama Serda Baso Hadang. Almarhum merupakan Babinsa Desa Palabusa Koramil 1413-16/Sorawolio Kodim 1413/Buton.

Serda Baso meninggal dunia setelah dianiaya dan ditusuk preman bernama I Komang Yastika alias Komang Iyas alias Pekel pada Kamis 14 Mei 2020.

Serda Baso ditusuk dan diparangi oleh pelaku saat melerai keributan antara pelaku dengan warga Kelurahan Ngkaring-karing, Kecamatan Bungi, Kota Baubau. Komang Iyas kini telah ditetapkan DPO Polres Baubau dan dalam perburuan.

Dua sebelumnya Rabu 12 Mei 2020, prajurit TNI AL Praka Ahmad Fauzi yang bertugas di Koarmada 2 Satran menjadi korban ditindak kekerasan sejumlah preman jalanan.

Praka Ahmad Fauzi dipukuli di tengah jalan di ruas jalan yang menghubungkan Situbondo dan Surabya tepatnya di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Probolinggo, Jawa Timur.

Kronologinya, awalnya Praka Ahmad sedang mengendarai sepeda motor, lalu tepat di lokasi pelaku yang juga mengendai sepeda motor keluar dari gang dengan mendadak ke jalan raya, kondisi kontan membuat Praka Ahmad menyalakan klakson untuk menghindari benturan.

Namun, dalam kondisi mabuk dua preman di motor itu marah dan nekat menyerang Praka Ahmad. Mereka memukul membabi buta. Bahkan banyak teman-teman pelaku ikut memukuli Praka Ahmad.

Tindak kekerasan itu baru bisa diredam setelah warga dan seorang prajurit TNI yang melintas di lokasi berhasil mengusir para preman. Tak lama berselang Praka Ahmad melaporkan tindak kekerasan itu ke polisi dan dua preman bernama Usman dan Abdul Halim diringkus dan diamankan di Polsek Gending.

Warga Bitung Sehari 2 di Makamkan Sesuai Protap Covid-19

Bitung, Suara Kawanua.web.id- Dua pasien PDP warga Bitung meninggal dunia dan dimakamkan sesuai protap covid-19. Minggu (26/04/2020)

Frangky Ladi Juru bicara gugus tugas covid-19 kota Bitung mengatakan, kedua Pasien PDP yang meninggal yang pertama merupakan warga Kecamatan Maesa jenis kelamin perempuan umur 45 tahun, meninggal di RSU Prof Kandou sekitar pulkul 05:00 wita, sudah di makamkan di TPU Pinangunian pukul 10:00 wita.

Sementara yang kedua, warga kecamatan Matuari laki-laki umur 66 tahun, meninggal di RSU Manembo-Nembo sekitar pukul 10:00 dan sudah di makamkan di TPU pinokalan pukul 13:00.

“Perlu di ketahui informasi yang didapat lewat dinas kesehatan kota Bitung, kedua-duanya punya riwayat penyakit ginjal, tapi karena status PDP makanya dimakamkan sesuai protap covid-19” ujar Ladi.

Ladi juga menjelaskan, keduanya belum ditetapkan positif covid-19 tapi sementara menunggu hasil swab test.

“ Diharapkan warga jangan panik, dan tetap mengikuti himbauan pemerintah jaga kesehatan, rajin cuci tangan, tetap tinggal dirumah, lingkungan bersi dan apabila harus keluar disaat penting wajib menggunakan masker dan membawah Sanitizer.” Tegasnya