Tag Archives: Kajari

DITENGAH COVID-19 || KAJATI SULUT MEMBERI PENGHARGAAN JAKSA DAN PEGAWAI TELADAN DI KEJATI

Suara Kawanua.web.id-Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH memberikan penghargaan kepada Jaksa dan Pegawai teladan / Agen Perubahan periode Januari – Maret 2020 di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Senin (20/4/2020) sekitar pukul 11.00 WITA.

Dengan adanya COVID-19, maka pemberian penghargaan diacarakan secara sederhana dengan menerapkan Physical Distancing di halaman depan kantor Kejati Sulut yang dihadiri oleh Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut A. Dita Prawitaningsih, SH.MH, Para Asisten, Kabag TU, para koordinator, pejabat struktural eselon IV, V dan seluruh pegawai Kejati Sulut.

Acara diawali dengan pengumuman Jaksa dan Pegawai Tata Usaha yang terpilih sebagai pegawai teladan/Agen Perubahan Periode Januari-Maret 2020 oleh Asisten Pembinaan Kejati Sulut A. Syarir Harahap, SH.MH dengan membacakan Surat Keputusan Kajati Sulut tentang Penetapan Pegawai Teladan sebagai Agen Perubahan (Agen Of Change) pada Kejati Sulut dengan Nomor : Kep-56/P.1/Cr.5/04/2020 tanggal 2 April 2020 yang memutuskan menunjuk Jaksa Yoni E. Mallaka, SH selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) pada Asisten Intelijen Kejati Sulut dan Pegawai Tata Usaha Elisabeth B. Rongre selaku Pengelola Data Kepegawaian pada Asisten Bidang Pembinaan Kejati Sulut.
Hasil tersebut diperoleh dari seleksi para Jaksa dan Pegawai Tata Usaha dari masing-masing bidang yang diajukan oleh Asistennya dan putusan akhir melalui rapat pimpinan dan dikuatkan dengan penandatanganan piagam penghargaan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH.    

Selesai pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan dengan penyerahan surat penghargaan dan bonus kepada Jaksa dan Pegawai teladan, masing-masing oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH kepada Yoni E. Mallaka, SH dan penyerahan dari Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut A. Dita Prawitaningsih, SH.MH  kepada Elisabeth B. Rongre.

Terkait dengan pemberian penghargaan tersebut, Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH mengatakan penghargaan ini diberikan kepada Jaksa dan pegawai teladan sebagai Agen Perubahan Reformasi Birokrasi yang bertugas sebagai panutan (Role Model) bagi pegawai lain dalam integritas maupun kinerjanya.
Selanjutnya dikatakan Jaksa dan pegawai teladan tersebut mempunyai peran sebagai Katalis yang memberikan keyakinan, sebagai penggerak perubahan, sebagai pemberi solusi, mediator, penghubung dan sebagai teladan yang bertugas sebagai individu yang dapat dijadikan contoh dalam  berprestasi, bertingkah laku, dan berpikir dalam pola yang lebih maju kearah pentingnya perubahan unit kerja untuk membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). (INNOR)

KAJATI SULUT MEMIMPIN PENGAJIAN BERSAMA MENDOAKAN ALMARHUM Dr. ARMINSYAH, SH.MSi WAKIL JAKSA AGUNG R.I

Suara Kawanua.web.id-Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH. MH memimpin Pengajian  bersama untuk mendoakan Almarhum Dr. Arminsyah, SH.MSi, yang dihadiri Asisten Tindak Pidana Khusus Eko Prayitno, SH,MH, Asisten Pengawasan Winarno, SH dan para pegawai Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) yang beragama Muslim,  bertempat di Musholah At-Taubah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Senin (6/4/2020) sekitar pukul 12.20 WITA.

Adapun doa pengajian yaitu dengan membaca Surat Yasin secara bersama-sama untuk mendoakan almarhum Wakil Jaksa Agung R.I Dr. Arminsyah, SH.MSi yang dibimbing langsung oleh Jaksa Mustari Ali, SH.MH.
Selesai membaca doa, Kajati Sulut menyampaikan kepada pegawai yang beragama muslim  agar setiap hari mendoakan almarhum sampai kegenapan 7 hari minimal 1 atau beberapa ayat untuk mengirim arwah almarhum dan menyampaikan kiranya Allah mengampuni segala dosa-dosa almarhum dan melampangkan kuburnya dan diberikan tempat yang paling mulia di sisi Allah Swt.

Bahwa Kejaksaan Agung R.I kehilangan putra terbaik bangsa, yakni Wakil Jaksa Agung Dr. Arminsyah, SH.MSi, yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi KM 13 B, Pukul 14.30 WIB Sabtu (4/4/2020) dan dimakamkan hari Minggu (5/4/2020) sekitar pukul 08.00 WIB di TPU Pendongkelan Cengkareng Jakarta Barat.

Dr. Arminsyah, SH.MSi, kelahiran Padang Sumatera Barat, 3 Mei 1960 itu merupakan figur pemimpin yang dekat dengan pegawai, rendah hati, perhatian dan pendengar setia. Banyak prestasi yang ditorehkan oleh peraih gelar doctor cumlaude dari Universitas Airlangga (Unair) tahun 2016.

Almarhum pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen  (Jamintel) dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Kejaksaan Agung R.I sebelum diangkat sebagai Wakil Jaksa Agung R.I,  dikenal sebagai salah satu unjung tombak reformasi Kejaksaan. Keberhasilan mengangkat citra korps dengan menyabet predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK)  dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), merupakan bukti totalitas kerja almarhum.

Pria yang gemar olahraga sepeda itu juga selalu mendorong pemanfaatan sarana dan perbaikan system Informasi dan Teknologi (IT) di institusi yang membesarkan namanya. Berkat konsistensi dan kerja kerasnya, Kejaksaan menjadi salah satu lembaga negara yang modern dan terpercaya.

Kini Dr. Arminsyah, SH.MSi telah berpulang. Duka mendalam mengalir dari kerabat dan semua pihak yang merasa kehilangan. Selamat jalan putra terbaik Korps Adhyaksa dan terima kasih atas prestasi dan gagasan untuk membawa Kejaksaan semakin bersinar, tutup Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH. (Innor)

KAJATI SULUT SERIUSI PENCEGAHAN VIRUS CORONA (COVID-19), LAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN

SuaraKawanua.web.id-Bentuk keseriuasan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19), maka pada hari Selasa (24/3/2020), Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH. MH mulai menerapkan Prosedure Penyemprotan Disinfektan sebagai langkah awal selain pemeriksaan suhu tubuh dengan Thermoscan dan pembersihan tangan dengan hand sanitizer. Penyemprotan Disinfektan dilakukan di dalam bilik yang ditempatkan di depan pintu masuk kantor Kejati Sulut lantai 1 untuk mensterilkan setiap orang yang masuk ke kantor Kejati Sulut termasuk pegawai, THL, Cleaning service, Security dan tamu. Selanjutnya didalam bilik ditambahkan Kipas uap untuk penyemprotan disinfektan dengan ukuran tertentu di tubuh orang yang akan masuk ke dalam kantor Kejati Sulut.

Bahwa sebelum Penerapan Penyemprotan Disinfektan kepada seluruh pegawai dan tamu, Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH. MH telah melakukan beberapa pencegahan berupa pemeriksaan Thermoscan, pembersihan tangan dengan hand Sanitizer dan peningkatan daya tahan tubuh dengan minum minuman berkhasiat yang disediakan secara gratis di kantin Kejati Sulut. Untuk pencegahan tersebut Kajati Sulut telah mengeluarkan prosedur tetap untuk seluruh pegawai dan tamu mengikuti tahapan-tahapan pencegahan dimulai dari Penyemprotan Disinfektan di bilik, dilanjutkan pemeriksaan Thermoscan untuk memeriksa suhu tubuh, pembersihan tangan dengan hand Sanitizer dan peningkatan daya tahan tubuh dengan minum minuman berkhasiat yang dilakukan setiap hari.

Terlihat Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH. MH, Wakajati Sulut  A. Dita Prawitaningsih, SH.MH, Para Asisten, Kabag TU dan seluruh pegawai Kejati Sulut mengikuti prosedur tersebut secara teratur dan disiplin satu persatu masuk kedalam bilik kemudian sekujur tubuhnya disemprotkan dengan disinfektan  selanjutnya keluar dari bilik dan mengikuti prosedure selanjutnya lalu masuk ke ruangan kerja. Ini SOP yang diterapkan setiap masuk Kejati Sulut, berlaku bagi masyarakat maupun seluruh pegawai Kejati Sulut. 

Menurut Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH. MH “Bilik tersebut wajib dilewati setiap orang yang masuk guna mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) bila kita pakai hand sanitizer hanya membersihkan tangan. Namun, dengan bilik disinfektan ini maka seluruh tubuh dibersihkan sehingga benar-benar bersih dari berbagai virus dan kuman” kami berharap dengan adanya bilik ini semua pegawai Kejaksaan dapat terus terhindar dari Covid-19. Dalam bilik ditambahkan kipas uap dan bahan untuk menyemprotkan disinfektan dengan ukuran tertentu. ‘hasilnya, selain lingkungan diamankan dengan penyemprotan disinfektan, tubuhpun akan terlindungi. 

Terkait pencegahan terhadap kemungkinan masuknya virus corona ke Kejati Sulut pihaknya belum mendeteksi pegawainya dengan suhu tubuh yang melewati batas normal. Selanjutnya dikatakan kami  bertanggungjawab untuk melakukan pengecekan dan pemantauan terhadap kondisi kesehatan seluruh pegawai di Kejati Sulut dan apabila ditemukan pegawai yang terindikasi sakit segera dilakukan observasi  dan atau pemeriksaan di fasilitas kesehatan yang terdekat guna memastikan pegawai yang bersangkutan tidak terpapar dengan COVID-19.
Menurut kajati hal ini dilakukan untuk menangkal atau meminimalisir penyebaran virus korona sekaligus menciptakan rasa aman kepada setiap pegawai serta semua pihak yang ada di lingkungan kantor Kejati Sulut.(Innor)