Tag Archives: kajati

KAJATI SULUT PIMPIN RAPAT MEMBAHAS KEBIJAKAN YANG AKAN DIAMBIL TERKAIT COVID-19

SUARA KAWANUA.WEB.ID-Dalam masa Pendemi Virus Corona (COVID-19) ini, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Raimel Jesaja, SH.MH memimpin Rapat Staf A membahas Kebijakan yang akan diambil sehubungan dengan merebaknya Covid-19 di Sulawesi Utara, Rabu (10/6/2020) sekitar pukul 10.00 WITA.

Rapat staf yang dilaksanakan di Aula Sam Ratulangi Lt.4 Kejaksaan Tinggi Sulut tersebut di hadiri Kajati Sulut, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut, Para Asisten, Kabag TU, Para Koordinator dan para Kasi di Bidang Teknis.
Dalam Rapat Staf A tersebut, semua yang hadir diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat, saran, masukan dan tanggapan yang berkaitan dengan bidang tugasnya masing-masing, yaitu Bidang Pembinaan, Bidang Intelijen, Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum), Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Bidang Pengawasan, Bagian Tata Usaha dan Kesimpulan terakhir oleh Pimpinan yaitu Kajati Sulut dan Wakajati Sulut.


Permasalahan yang dibahas, penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Kejaksaan yang sebelumnya pegawai dapat menjalankan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal (work from home) dengan adanya Surat Edaran tentang Sistem Kerja Pegawai di Lingkungan Kejaksaan RI dalam Tatanan Normal Baru maka Pegawai Kejaksaan wajib masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja termasuk mentaati ketentuan di bidang kepegawaian, maka disimpulkan Pegawai Kejati Sulut melakukan penyesuaian sistem kerja secara fleksibel seperti yang selama ini dilaksanakan yaitu bekerja di kantor (work from office) dan bekerja dari rumah  (work from home) menginggat keadaan di Sulut yang meningkat Covid-19 dan belum diterapkannya PSBB.

Untuk penanganan perkara Tindak Pidana Umum dan Tindak Pidana Khusus tetap menerapkan system Virtual dengan instansi terkait, seperti Kepolisian, Pengadilan,  Rutan/Lapas dan lain-lain.
Sementara Bidang Intelijen dan Datun tetap mendampingi dan memantau proses refocusing dan realokasi anggaran dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) sesuai Instruksi Jaksa Agung RI
Selain itu, upaya pencapaian Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)  dan Wilayah Birokrasi Bersih dan melayani (WBBM) tetap disempurnakan khususnya 4 (empat) Kejaksaan Negeri (Kejari) yang telah di usulkan oleh Kejati Sulut untuk WBK, yaitu Kejari Manado, Kejari Minahasa Utara, Kejari Minahasa Selatan dan Kejari Kepulauan Talaud sedangkan untuk WBBM adalah Kejari Tomohon dan Kejari Kepulauan Sangihe. Dalam waktu dekat akan memaparkan hasil penyempurnaannya ke Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI dan Kemenpan RB.
Pembahasan terakhir, yaitu berkaitan dengan Pilkada yang rencananya akan  dilakukan dalam tahun 2020 ini, maka Kejaksaan Tinggi Sulut tetap mempedomani aturan yang berlaku, yang sampai saat ini masih dalam bentuk Uji Publik Rancangan Peraturan KPU Tentang perubahan Ketiga atas peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan wakil gubernur bupati dan wakil bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020 yang akan dimulai dengan masa kerja badan penyelenggara Ad Hoc pemilihan tanggal 6 Juni 2020 – 31 Januari 2021. (Adved/INNOR)

KAJATI BERSILATURAHMI KE POLDA SULUT

Suara Kawanua.web.id – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH melakukan kunjungan Silaturahmi Ke Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) dalam rangka menjalin hubungan kerjasama yang lebih baik diantara penegak hukum yang ada di Sulawesi Utara. Selasa (2/6/2020)

Kajati Sulut diterima langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Kapolda Sulut) Irjen Pol. Drs. Royke Lomowa, M.M di ruang kerjanya.
Silaturahmi dua pimpinan penegak hukum tersebut dalam suasana santai dan penuh keakraban ditemani minuman hangat air Goraka yang saat itu hujan turun, sambil  membahas bagaimana penegakan hukum di Sulut dalam keadaan Covid-19 ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai.


Satu persatu dibahas, yang dimulai dari adanya Koordinasi penanganan perkara sejak awal ditangani oleh Penyidik Kepolisian dan penyerahan ke Kejaksaan untuk disidangkan. Koordinasi tersebut perlu diintensifkan sejak penyidik menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) agar perkara tersebut tidak bolak balik antara penyidik dan Penuntut Umum.
Dalam hal perkara yang ditangani oleh Polda Sulut yang tempus dan locusnya berada di Kabupaten/Kota atau Polres/Polresta agar tersangka atau terdakwa yang ditahan tetap dilakukan penahanan ditempat tersebut agar mempermudah persidangan dan eksekusi.
Selain itu, Kejaksaan saat ini melaksanakan sidang secara virtual bertempat di Kejaksaan Negeri di daerah masing-masing dan untuk mempermudah persidangan tersebut, Kajati meminta Kapolda Sulut untuk menyiapkan fasilitas persidangan secara  Virtual di Polda Sulut agar jalannya persidangan dapat langsung dihubungkan dengan Polda atau Polres/Polresta masing-masing dimana para tersangka atau terdakwa ditahan dan hal tersebut disetujui dan akan ditindaklanjuti oleh Kapolda Sulut.
Diakhir silaturahmi tersebut Kajati Sulut dan Kapolda membahas terkait Tahapan Pilkada, dimana Kajati dan Kapolda masuk dalam Sentra Gakkumdu sehingga penegakan hukum yang harus dilaksanakan disesuaikan dengan aturan yang berlaku dan melihat kondisi daerah masing-masing.
Kapolda Sulut Irjen Pol. Drs. Royke Lomowa, M.M menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut dan bersama Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH berkomitmen untuk bekerjasama dan saling sinergi untuk penegakan hukum di Sulawesi Utara.
Pertemuan silaturahmi antara Kajati Sulut dan Kapolda Sulut berjalan dengan aman  dan lancar dengan memperhatikan Physical Distancing sehingga tidak melibatkan banyak anggota, dimana Kajati Sulut hanya di dampingi Kasi Penkum Kejati Sulut Yoni E. Mallaka, SH tanpa mengikuti pertemuan antara Kajati Sulut dan Kapolda Sulut. (INNOR)

KAJATI SULUT KUNJUNGI KEJARI TOMOHON DALAM RANGKA PERSIAPAN MENUJU WBBM

SuaraKawanua–Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Andi Muh. Iqbal Arief, SH. MH., Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara A. Dita Prawitaningsih, SH. MH didampingi oleh para Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara melakukan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Negeri Tomohon dalam rangka memantau kesiapan dari Kejaksaan Negeri Tomohon sebagai Kawasan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tahun 2020. Rabu (03/6/2020)


Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon IMMANUEL RICHENDRY HOT, SH. MH., kasubag dan para kasi serta jajaran Kejaksaan Negeri Tomohon. Rombongan Tiba pada Pukul 14.00 WITA dan langsung melakukan pemeriksaan ke setiap ruangan yang ada di Kejaksaan Negeri Tomohon. Pemantauan yang dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara antara lain kelengkapan administrasi, Standar Operasional Prosedur (SOP), fasilitas ruangan, dan Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) guna meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat Kota Tomohon.

.

Kemudian dilanjutkan dengan briefing oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara terkait dengan persiapan Kejaksaan Negeri Tomohon guna mendapatkan predikat WBBM. Pesan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara agar dapat meningkatkan pelayanan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Tomohon mengingat untuk mencapai predikat WBBM harus sudah ada peningkatan dari pelayanan Kejaksaan Negeri Tomohon saat memperoleh predikat WBK pada Tahun 2019. (INNOR)