Tag Archives: Onibala

Pergantian 27 Hukumtua,Warga Lakukan aksi, Onibala Berdalih Tidak langgar Aturan Karena Sudah Vicon Dengan Mendagri, KPU,Bawaslu Pusat dan lainnya

Pjs Bupati Minsel Mecki M Onibala MM

Minsel,SuaraKawanua–Pasca pergantian Kepala Desa (Hukum Tua) di Kabupaten Minahasa Selatan pekan lalu, Puluhan masyarakat di dua desa yaitu desa Tumpaan satu, Kecamatan Tumpaan dan Masyarakat Desa Pinapalangkow, Kecamatan Sulta, mendatangi kantor Bupati Minsel, Jumat (16/10).
Kedatangan puluhan masyarakat ini ingin bertemu langsung dengan Pjs.Bupati Minsel, dengan maksud mempertanyakan pergantian hukum tua di desa masing-masing, yang menurut masyarakat diganti secara tiba-tiba.

Puluhan masyarakat ini, Sebelumnya sempat dihalang oleh pegawai pemkab Minsel. Aduh mulut pun sempat terjadi. Namun keadaan mulai tenang saat beberapa aparat keaamanan TNI- Polri menenangkan keadaan.

Sayangnya kedatangan masyarakat ini tak berbuahkan hasil. Dikarenakan Pjs. Bupati tidak berada ditempat.

Ruddy Rorimpandey masyarakat Tumpaan satu, kepada media mengatakan bahwa dirinya kecewa karna tidak bisa bertemu dengan Pjs. Bupati langsung.

“Tujuan kami kesini hanya untuk menanyakan prihal pergantian Plt. Hukum Tua di Desa kami kepada pjs.Bupati Yang secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Namun sayangnya pjs tak ada ditempat. Tapi kami berjanji akan datang lagi ke kantor bupati dengan jumlah masyarakat lebih banyak,” tegasnya.

Hal senada disampaikan juga oleh Roy Jacob warga desa Pinapalangkow. Ia mengatakan bahwa tujuan mereka mendatangi kantor Bupati Minsel untuk mempertanyakan status pergantian Plt. Hukum tua yang secara tiba-tiba.

“Kami kaget, tiba-tiba sudah ada pergantian hukum tua. Olehnya kami kesini cuman mempertanyakan prihal pergantian hukum tua tersebut,” katanya. 

Sama halnya dengan Desa Tumpaan satu, masyarakat desa Pinapalangkow berjanji akan datang lagi ke kantor Bupati Minsel sampai mereka bisa bertemu dengan pjs.Bupati.

Diketahui Pjs. Bupati Minsel Drs.Mecky Onibala melakukan pergantian Plt. Hukum Tua sebanyak 27 Plt dan Plt. Kadis, Plt.Camat Motoling Timur, Dir. PDAM dan Dir. PD CWE. Pergantian ini pun menuai polemik, pasalnya pergantian hukum tua dilaksanakan pada malam hari secara tertutup tanpa melibatkan awak media secara terbuka  Penjabat sementara Bupati Minsel, Drs Mecki Onibala MM mencoreng kepercayaan ODSK dan Pejabat Gubernur Terkait Adanya Dualisme Kepemimpinan Desa yang ada di 27 desa di kabupaten Minsel. Bahkan sangat disayangkan melalui mutasi 27 hukuntua terjadi dualisme kepemimpinan Hukum Tua (Kumtua) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

“Adanya dualisme kepemimpinan Kumtua, telah menunjukkan kalau tatanan birokrasi kepemimpinan pejabat sementara (Pjs) Bupati Meiki Onibala penuh dengan tekanan dan tak bisa mengapresiasi kinerja bawahannya,” kata ketua PAMI P Minsel Noldy Pratasis.

Menurut Pratasis mutasi 27 hukumtua ini, menyebabkan terjadinya perpecahan di masyarakat dan mengganggu situasi keamanan di Minsel,

langkah tidak populer ini telah mencoreng ODSK yang mengusulkannya penjabat Minsel M2O ke Kemendagri untuk memimpin Minsel.

Dan jelas dampaknya akan berpengaruh bagi Pjs Gubernur Sulut, Agus Fatoni sebagai perpanjangan tangan pemerintahan Presiden Jokowi, yang dianggap gagal membina Onibala”, Hal ini sangat berdampak terhadap kegaduhan dan ketidak nyamanan warga yang berdampak pada ketidak nyamanan warga,’” kata Pratasis.

Menanggapi hal ini, Pjs Bupati Minsel Drs Mecki M Onibala MM mengatakan penggantian 27 Hukum Tua (Kumtua) dan 3 pejabat eselon di Kabupaten Minahasa Selatan  di depan Mendagri melalui Dirjen Otda, Kemenpan-RB, KASN, Bawaslu RI dan KPU RI melalui Vicon, Hasilnya, penggantian 27 Kumtua, 1 Camat, 1 Kepala Dinas dan 1 Sekretaris Dinas, tidak melanggar aturan.

Demikian Disampaikan Pjs Bupati Minsel Drs Mecky M Onibala MM ketika dikonfirmasi disalah satu acara perkawinan di Manado.” Saya selama ini bertindak netral, dan sebagai penjabat Bupati Sementara hanya melakukan pergantian 27 hukumtua, plt Kepala Dinas PU, Sekertaris PU, dan Direktur Perusahaan Daerah CWE yang kini non eselon atau posisi kosong, dan Dirut PD SK-nya sudah tidak diperpanjang, Ditengah Video Confrence bersama Mendagri melalui Dirjen Otda, Kemenpan-RB, KASN, Bawaslu RI dan KPU RI. “dalih Onibala. (*/hanny)

Pergantian 27 Hukumtua Oleh Onibala, Buat Situasi Minsel Gaduh dan Dualisme Kepemimpinan

Minsel,SuaraKawanua– Penjabat sementara Bupati Minsel, Drs Mecki Onibala MM mencoreng kepercayaan ODSK dan Pejabat Gubernur Terkait Adanya Dualisme Kepemimpinan Desa yang ada di 27 desa di kabupaten Minsel. Bahkan sangat disayangkan melalui mutasi 27 hukuntua terjadi dualisme kepemimpinan Hukum Tua (Kumtua) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

“Adanya dualisme kepemimpinan Kumtua, telah menunjukkan kalau tatanan birokrasi kepemimpinan pejabat sementara (Pjs) Bupati Meiki Onibala penuh dengan tekanan dan tak bisa mengapresiasi kinerja bawahannya,” kata ketua PAMI P Minsel Noldy Pratasis.

Menurut Pratasis mutasi 27 hukumtua ini, menyebabkan terjadinya perpecahan di masyarakat dan mengganggu situasi keamanan di Minsel,

langkah tidak populer ini telah mencoreng ODSK yang mengusulkannya penjabat Minsel M2O ke Kemendagri untuk memimpin Minsel.

Dan jelas dampaknya akan berpengaruh bagi Pjs Gubernur Sulut, Agus Fatoni sebagai perpanjangan tangan pemerintahan Presiden Jokowi, yang dianggap gagal membina Onibala”, Hal ini sangat berdampak terhadap kegaduhan dan ketidak nyamanan warga yang berdampak pada ketidak nyamanan warga,'” tutup pengurus DPD 1 Golkar ini.(*/hape).


Terapkan Netralitas Onibala Siap “Buka Hati” Dengan MEP-VT

Penjabat Bupati Minsel Drs Mecky .M. Onibala. MM

Minsel,SuaraKawanua- Setelah mendapat kritikan dari berbagai elemen masyarakat, PJt Bupati Minsel Drs Mecky M Onibala MM ketika dikonfirmasi mengenai kenetralan sebagai pejabat Bupati, dirinya mengaku siap membuka hati untuk semua calon termasuk Pasangan calon Nomor 1, dr Michaela Elsiana Paruntu MARS dan calon Wabup Ventje Tuela S.Sos. ” Saya sangat membuka hati untuk calon nomor urut satu, apalagi jika bertemu disatu lokasi pertemuan seperti undangam dan lainnya.” Kata Onibala.

Menurut Onibala dirinya sangat membuka hati bagi parah calon Bupati dan calon wabup yang ada di kabupaten Minsel, jujur sewaktu diundang oleh salah acara gereja, dirinya tidak tau menau bahwa mereka mengundang Calon nomor urut 3 FDW dan PYR diacara tersebut, usai ibadah dilakukan foto bersama dan sebagai pejabat saya harus bersikap netral, dan belum lama ini dalam undangan saya ketemu dengan calon Bupati Roike Sondakh Roso dan kami saling menyapa dan mengambil gambar bersama.

Lagi Onibala mengatakan, selaku pejabat demi Tuhan saya akan mejalankan tugas dengan sikap netral dan bagi perangkat daerah silakan mengawasi saya, jika tidak netral silakan awasi dan laporkan saya. ” Saya akan memberlakukan sama kepada 3 calon yang akan berlomba dan bersaing di Kabupaten Minsel.” kata M2O.

Pekan ini saya akan mengundang tiga pasang calon untuk bisa ikut acara jalan sehat, dan bagi-bagi masker. Dengan acara ini pasti akan memberikan makna bagi tiga pasangan calon yang akan bersaing untuk posisi bupati dan wabup di Kabupaten Minsel.” Dan intinya selaku pejabat, akan membuka hati bagi pasangan nomor urut 1 MEP-VT, nomor urut 2 Roso-Harum dan paslon Nomor urut 3 FDW-PYR, ” Tutup Onibala.(Hanny Pantow)