Tag Archives: pelantikan

Bupati Tetti Lantik 80 Pejabat Fungsional

Minsel, SuaraKawanua- Bupati Minahsa Selatan DR.Christiany Eugenia Tetty Paruntu, SE (CEP) melantik sebanyak 80 Pejabat Fungsional Yang terdiri Dari Tenaga Guru, Kesehatan dan Pengawas, bertempat di gedung Waleta kantor Bupati Minahasa Selatan. Senin (07/09/2020).

Dalam krisisnya Bupati CEP menyampaikan banyak selamat untuk semua yang di lantik dan berharap kedepannya agar yang dilantik dapat terus kreatif dan inovatif untuk kemajuan daerah Minsel.

Bupati CEP menekankan pula bahwa Pemkab Minsel buka ruang dan kesempatan baik bagi pola karir PNS meskipun berkarir dalam jabatan fungsional.

Dalam sambutannya pula, Bupati Tetty Paruntu meminta kepada para pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan dengan selalu total dalam tugas dan loyal pada pimpinan, karena jabatan adalah kepercayaan dari pimpinan.

Bupati Tetty Paruntu pula mengharapkan agar para pejabat fungsional yang dilantik, agar menjadi ASN yang memiliki kompetensi, miliki kinerja yang disertai dengan produktivitas kerja, serta memiliki integritas tinggi dan selalu mampu berinovasi.(*\ted/hanny)

Harry Azhar, Lantik Walak Dan Wanua BARMAS Likupang Barat

MINUT, SuaraKawanua- Pelantikan Walak dan Wanua Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (BARMAS) Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Sabtu (20/06/2020).

Dalam pelantikan, dipimpin langsung Ketua DPC BARMAS Minut Harry Azhar, dan disaksikan Ketua Umum Tonaas Wangko BARMAS Decky J. Maengkom, Sekretaris Jenderal dan pengurus DPP dan DPD Sulut.

Ketua DPC Harry Azhar mengajak seluruh pengurus dan anggota BARMAS untuk dapat membesarkan organisasi ini dengan semangat kebersamaan dan menjaga tinggkat kepercayaan masyarakat dalam rangka pembangunan yang ada.

“Organisasi ini harus berguna dan boleh menjadi berkah di tenga masyarakat terutama bagi warga BARMAS itu sendiri,” ujarnya.

Azhar berharap, pengurus dan anggota BARMAS, dapat bersinergi dengan pemerintah dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan.

“Barmas Jadi kontrol sosial yang efektif dan bermartabat dan menjunjung tinggi nilai adat dan budaya yang ada sehingga kehadiran Barmas diterima dengan baik ditenga masyarakat tanpa ada perbedaan sosial, suku dan agama,” ajaknya.

Sementara ditempat yang sama, Maengkom dalam arahannya mengatakan, BARMAS, adalah organisasi yang menjunjung adat, budaya 3 etnis besar yang ada Sulut, yakni Bolmong, Sangihe dan Minahasa.

“Tetapi juga mengakomodir semua etnis atau suku yang ada di NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” katanya.

BARMAS di minut sudah terbentuk sembilan Kecamatan dan Desa di Minahasa Utara.

(INNOR/**)