Tag Archives: raco

Raco : KBM Dikpora Minsel Harus Jalan Meski Belajar Dari Rumah

Minsel,SuaraKawanua–Pemerintah kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melalui Kadis Dikpora Minsel DR.Fietber S.Raco S.Pd mengatakan Kegiatan Belajar Mengajar di Kabupaten Minsel harus jalan, meski dalan menghadapi proses belajar dan mengajar dimasa pandemi Covid -19 terutama untuk siswa SD dan SMP. Jadi sistem belajar Dalam Jaringan (Daring) tetapi karena di Minsel akses untuk Daring tidak sampai 20% hingga kurang efektiv, pada akhirnya Dinas pendidikan menerapkan sistim Luar jaringan atau (Luring) dalam sistim ini guru menyambangi rumah para siswa yang sudah dibentuk kelompok belajar sesuai wilayah.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minsel DR.Fietber Raco Rabu (22/7/2020) dutengah kesibukannya dalam menghadiri kegiatan – kegiatan dalam lingkup dunia pendidikan.

“Mengingat liburan sekolah dimasa pandemi Covid – 19 sudah terlampau lama, maka pemerintah pusat dalam hal ini kementerian pendidikan menerapkan sistim belajar siswa dengan menggunakan dalam jaringan (Daring), karena sistim ini kurang efektiv untuk wilayah Minsel dikarenakan tidak semua wilayah di Minsel siknalnya baik maka kami menerapkan sistim Luring, guru menyambangi rumah para siswa dalam bentuk kelompok belajar yang dibagi per wilayah.”ucap Kadis Raco.

Raco pun menambahkan selain sistim belajar Daring dan Luring siswa harus datang ke sekolah dua minggu sekali untuk melaksanakan pengayaan dan itu dibagi per sif 30% hingga 50 persen siswa dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yakni jaga jarak belajar serta pake masker.

“Selain itu setiap guru harus mempersiapkan kisi – kisi untuk kemampuan dasar dan dari situ akan diambil beberapa contoh soal untuk persiapan ujian semester.Untuk waktu belajar siswa pada metode Luar jaringan itu dilakukan dua sampai dengan tiga jam tinggal bagaimana nanti di atur, yang pasti agar proses belajar dan mengajar bisa jalan dulu, “ Tutup Raco.(hanny/tim)

Buntut Status Koloay Di Media Sosial, Raco Datangi Koloay di DPRD Minsel


MINSEL, SuaraKawanu–Kepala Dinas Dikpora Minsel, DR Fietber Raco bersama Tim Bantuan Operasional Sekolah (BOS), mendatangi kantor DPRD Minsel lebih khusus ruangan Fraksi Primanas Guna melakukan mengklarifikasi terkait informasi dugaan adanya pemotongan dana sebesar 10 persen dari besaran Dana BOS yang diterima sekolah. Yang dipublikasikan salah seorang Aleg DPRD Minsel, yang juga merupakan Ketua Fraksi Primanas DPRD Minsel, JackLyn Koloay di media sosial. Kepala Dikpora Minsel, Fietber Raco, menanyakan identitas guru honorer tersebut dan mengajar di sekolah mana. Jacklyn Koloay mengatakan guru honorer tersebut mengajar di salah satu SD di Amurang Barat. Koloay tidak ingin memberitahukan tepatnya di sekolah mana.

Raco, meminta dan mendesak agar anggota DPRD Minsel, Jacklyn Koloay, memberitahu siapa guru honorer tersebut agar bisa diketahui benar dan salah itu siapa.“ Hanya ada dua hal saja, guru honorer yang salah mendengar atau kepala sekolah yang salah menyampaikan. Sebenarnya terkait hal itu, anggota Dewan bisa ke Kantor untuk langsung menanyakan, dan pasti kami akan memberikan penjelasan. “Sebagai Anggota DPRD harus mampu menahan diri dan melakukan klasifikasi ke instansi teknis jangan langsung menyampaikan apa yang didengar ke media masa. Ini semua demi Pendidikan dan kebenaran yang ada di Kabupaten Minsel, mari kita diskusikan bersama,”ujar Kepal Dikpora Minsel, Fietber Raco

Anggota DPRD Minsel Jacklyn Koloay, ketika itu mengatakan bahwa informasi tersebut didengarnya dari salah seorang guru honorer.

“ Pada pertemuan tanggal 24 Juni lalu, usai saya mengantarkan bantuan ikan di Desa Raanan Lama. Ada Guru honorer yang datang ke rumah mengeluh tidak terima gaji karena Kepsek (Kepala Sekolah) mengatakan ada pemotongan dana BOS,”kata Koloay.

Lagi Koloay mengatakan, berdasarkan keterangan Guru tersebut, pemotongan dana BOS diperuntukkan buat penanganan Covid-19.

“ Jika tidak diberikan, maka rekom untuk pencairan tidak akan diberikan. Permintaan dana tersebut katanya, telah dilakukan disaat rapat beberapa waktu lalu,”ujar Koloay mengutip penyampaian guru honorer kepadanya.

Koloay menegaskan, dia benar menerima informasi yang menjadi aspirasi dari guru honorer tersebut dan tidak membangun opini, atau pun mencari-cari kesalahan.

“Informasi itu benar saya terima, saya tidak suka Hoax dan tidak suka membangun opini,”tegas Koloay.(**/hape)

Awal Agustus : sekolah Paud, TK, SD dan SMP Minsel Aktif Kembali


Minsel-Suarakawanua.web.id-Bupati Minahasa Selatan (Minsel) DR Christiany Eugenia Paruntu SE, melalui Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Minsel DR Feitber Raco saat ditemui media ini beberapa waktu lalu, Dia mengatakan bahwa direncanakan awal Bulan Agustus 2020, Sekolah-Sekolah di Kabupaten ini, akan diaktifkan kembali.

Setelah beberapa waktu Fakum lantaran Corona Virus Disease 2019 (Covid – 19). Namun harus sesuai dengan anjuran Pemerintah dengan menjaga jarak dan ikuti Protokol Kesehatan.
” Pendaftaran dibuka mulai 16 juni sampai 16 juli 2020 “

Perlu saya jelaskan bahwa sesi pendaftaran siswa harus sesuai dengan Zonasi, atau kewilayahan, Prestasi akademik dan non akademik Kalu dalam zonasi harus diterima.

Selanjutnya Zonasi penetapannya dua kali, tahap satu sekolah harus menerima semua siswa di wilayah dan luar zonasi masuk pendaftaran kedua, yakni tahap seleksi,” ujar Raco.

Lanjut dia, jumlah siswa harus disesuaikan dengan protokol Kesehatan, contohnya Paud jumlah 1 sampai 14 satu Shift. Jika lebih harus dibagi dua.
(Teddy/Hanny)