Tag Archives: sosialisasi

Kinerja Kadis Dinsos Minut Dipertanyakan Warga, Terkait Penerima BST Berubah

Pusungulaa: Nanti Saya Akan Kroscek

Minut, SuaraKawanua – Bantuan demi bantuan Bupati Minahasa Utara Dr (Hc) Vonnie Anneke Panambunan, STh (VAP) baik melaui APBD maupun dana Pribadi digelontorkan bagi masyarakat Kabupaten Minahasa Utara (Minut) guna menopang keberlangsungan hidup ditengah Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang masi berkepanjangan.

Jiwa sosial Srikandi Minut ini dikenal selalu untuk kepentingan rakyat. Terbukti sampai saat ini, bahkan dengan merogoh kantong Pribadi,  VAP rela menyalurkan bantuan demi masyarakat Tanah Tonsea.

Kerja keras VAP yang Superior mendapatkan pujian banyak orang, karena secara nyata memberikan bantuan dengan tidak tanggung-tanggung mengeluarkan dana pribadi. Namun sebagian masyarakat menayangkan kinerja jajaran yang diduga tidak singkron dengan misi kemanusian VAP bahkan Pemerintah Pusat.

“Setahu kami Kepala Desa sudah mengusulkan data diluar keluarga yang belum menerima Bantuan Sosial (Bansos PKH dan Sembako). Aneh nya data ini berubah, ada penerima Dana Desa (DD) yang masuk, sementara yang layak menerima ada sebagian besar yang tidak ada,” kata warga yang meminta namanya tidak dipublish.

Nama yang dikirm ke BST lanjutnya, sudah diverifikasi oleh Desa, yang mana data tersebut belum menerima bantuan apapun atau layak menerima bantuan. Sekarang setelah datanya diusulkan ke Dinsos Minut terjadi perubahan

“Kan data Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) diperuntukan bagi masyarakat yang terkena Dampak Covid-19. Kami tidak tahu kelirunya dimana, apakah Pak Kadis? atau jajarannya? Nyatanya saat ini hak kami disembelih,”pungkasnya sembari berharap Bupati dapat menindaklanjuti Masalah ini

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Minut Drs Alpret Pusungulaa, MAP ketika dikonfirmasi media ini, mengatakan jika dirinya belum mengetahui persis apa yang dikeluhkan masyarakat.

“Kebetulan sudah tidak dikantor, nanti saya akan melakukan kroscek dengan bidang yang menangani hal tersebut,” singkatnya, Senin (18/5).

Diketahui Sebelumnya Dinas PMD sudah menyurat kepada Lurah/Kepala Desa yang tersebar di seluruh Pelosok Kabupaten Minut
dengan Nomor: 460/DSPMD/95/IV/2020
Tentang Permintaan Data Bantuan Non Tunai.

Menindaklanjuti  Surat dari Kementerian Sosial RI Direktorat Jenderal  Penanganan Fakir Miskin, Nomor : 17/70/06/DI.01/04/2020 tertanggal 17 April tahun 2020 tentang Alokasi Pagu Penerima Bantuan Sosial Tunai (Bansos Tunai) di Kabupaten Minahasa Utara.

Dengan ini disampaikan bahwa bansos Tunai diberikan Kepada Keluarga Yang terdampak Covid 19 dengan alokasi bantuan sebesar Rp 600.000 per keluarga  selama tiga bulan. Untuk itu diharapkan untuk segera memasukan data keluarga yang terdampak  Covid 19 diluar  Keluarga yang belum menerima Bantuan Sosial (Bansos PKH dan Sembako).

Pemasukan data usulan Bantuan Non Tunai harus mengikuti  Format terlampir (Format hardcopy dan softcopy  dalam bentuk excel), dengan batas waktu paling lambat tanggal 22 April 2020. (***)

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Pemkab Minsel Eva Winokan SE Mengucapkan Selamat Paskah

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Pemkab Minsel Eva Winokan SE Mengucapkan Selamat Paskah, Biarlah Kebangkitan Yesus Kristus akan menjadi bagian umat Kristen.

Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Minsel Eva Winokan SE

Kuhu Sosialisasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 77/HUK/Tahun 2010

Minut, suarakawanua.web.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Vonnie Anneke Panambunan STh menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 77/HUK/Tahun 2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna yang di selenggarakan di pendopo kantor Bupati Minut pada Rabu, (13/ 11/2019).

Sosialisasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 77/HUK/Tahun 2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna yang di hadiri oleh Sekretaris Daerah Ir. Jemmy Hengki Kuhu MA di ikuti oleh ratusan anggota Karang Taruna, organisasi kepemudaan dan para Hukum Tua.

Ir. Jemmy Hengki Kuhu MA dalam sosialisasi mengatakan, “Karang Taruna merupakan satu-satunya organisasi sosial masyarakat yang berbasis anak muda dan mengakar ke desa-desa. Untuk itu, setiap desa di Minut diharapkan bisa membentuk organisasi Karang Taruna dengan tujuan untuk melakukan pembinaan terhadap generasi muda dan Penanggulangan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)”, ujar Sekda Jemmy Kuhu.

Lanjutnya, “Dalam perjalanannya, Karang Taruna telah melewati fase-fase penting proses pembangunan bangsa ini. Karang Taruna telah mampu memberikan kontribusi yang sangat nyata bagi pembangunan Indonesia dan dimulai dari desa. Untuk itu, di ingatan agar Karang Taruna dapat menjalankan perannya yang strategis sebagai yang terdepan dalam kegiatan yang berkaitan dengan sosial dan kepemudaan. Tentunya bisa mengharumkan nama baik daerah ke tingkat yang lebih tinggi, dengan prestasi dan kinerja yang ada”, ungkap Sekda Ir. Jemmy Hengki Kuhu MA.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi dan Pemberdayaan Sosial Dinsos PMD Minut, Ennola Wenas SE MM dalam kesempatan tersebut mengatakan, “Saya akui, desa dan kelurahan di Kabupaten Minut belum semuanya memiliki organisasi Karang Taruna. Untuk itu diharapkan bagi Hukum Tua (Kumtua) dan Lurah bisa membentuk Karang Taruna pada tahun 2020 mendatang. 60% desa di Minut telah memiliki organisasi Karang Taruna. Desa yang tidak ada organisasi ini, tak akan mendapatan bantuan dari Dinsos dan Kemensos untuk PMKS”, ujar Ennola Wenas SE MM. (Innor)