Tag Archives: sulut

Apresiasi Kejati Sulut Dapat Predikat WBK, Jamintel dan Tim Reformasi Birokrasi Sembangi Kejati Sulut

SULUT, SuaraKawanua-Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI Dr. Jan S. Maringka, SH.MH dan Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan (Sesjambin) Sartono, SH beserta Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (20/2/2020).


Kunjungan Jamintel bersama rombongan ke Kejati Sulut dalam rangka Sosialisasi Internalisasi dan Monitoring Evaluasi Program Reformasi Birokrasi Pembangunan Satuan Kerja Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH dan Sesjambin Sartono, SH, Jamintel memberikan arahan kepada seluruh jajaran Kejati Sulut dan Kejari/Cabjari se-Sulut. Dalam arahannya Jamintel  mengatakan Reformasih birokrasi harus diawali dari perubahan mainset dalam melaksanakan tugas yang berorientasi pada terpenuhinya pelayanan public  di bidang penegakan hukum. Namun demikian perlu dipahami persepsi penegakan hukum yang berbeda dengan aspek pelayanan public dalam administrasi pemerintah pada umumnya.
Hal ini mengingat penegakan hukum bukanlah sebuah industri yang dikatakan berhasil dari banyaknya perkara yang ditangani. Penegakan hukum justru dikatakan berhasil apabila mampu menekan tingkat kejahatan dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.


Pada kesempatan ini, Jamintel mengapresiasi Kejati Sulut yang berhasil meraih predikat WBK bersama Kejari Tomohon dan Kejari Kepulauan Sangihe. Jamintel berharap keberhasilan ini akan menjadi contoh untuk Kejari-Kejari Se-Sulut untuk dapat meraih WBK dan WBBM.

Bahwa sebelumnya Kajati Sulut Andi Muh. Iqbal Arief dalam sambutannya mengatakan
Kita patut bersyukur karena dari Kejati Sulut menjadi salah satu dari 55 Satker di Kejaksaan RI dan menjadi salah satu dari 14 Kejati yang menerima apresiasi dan penganugerahan Zona integritas WBK/WBBM dari Kemenpan RB yang diberikan langsung oleh Wakil Presiden dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasih Birokrasi pada tanggal 10 Desember 2019. Untuk itu Kajati mendorong untuk Kejari-Kejari bersama untuk masuk Zona Integritas menuju WBK sedangkan Kejati Sulut pada tanggal 3 Pebruari 2020, telah melakukan penandatanganan kembali Komitmen bersama pembaharuan perjanjian kinerja, penandatanganan prasasti dan penyematan Pin WBK. Hal tersebut dilakukan untuk menyegarkan kembali komitmen seluruh pegawai Kejati Sulut, bersatu dan bergerak maju dalam mempertahankan WBK.

Selesai pengarahan dari Jamintel dilanjutkan dengan Sosialisasi Internalisasi dan Monitoring Evaluasi Program Reformasi Birokrasi Pembangunan Satuan Kerja Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM oleh Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI yang dipimpin oleh Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan (Sesjambin) Sartono.SH.

Pada kegiatan tersebut diisi dengan penyerahan buku Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM di Lingkungan Kejaksaan Agung R.I. oleh Jamintel kepada Kajati Sulut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara  Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH, Wakajati Sulut A. Dita Prawitaningsih, SH.MH, Para Asisten, Kabag TU, Para Koordinator, para Kajari/Kacabjari se-Sulut, para eselon IV pada Kejati dan Kejari se-Sulut serta pegawai pada Kejati Sulut. (INNOR)

Komisi 1 DPRD Sulut Mengapresiasikan Bupati VAP Suport Dana Pilkada 2020

Minut, SuaraKawanua — Bupati Minahasa utara DR Vonnie Anneke Panambunan, S.Th (VAP) menerima kunjungan kerja DPRD Provinsi Sulawesi utara (Sulut) komisi 1 terkait persiapan tahapan dan teknis pelaksanaan Pemilu 2020, selasa (42/2/2020).

Rombongan dipimpin Ketua Komisi 1 DPRD Sulut Dra Vonnie J Paat didampingi Jhony Panambunan, Winsulangi Salindeho, Ronald Sampel, Fabian Kaloh, Imelda Novita Rewah, Artur Kotambunan, dan Muslimah Mongiling, dihadiri ketua KPU Minut Stella Runtu, komisioner KPU Minut H Darul Halim, Hendra Lumanau, S.Th.M.Si Dikson Lahope, SH, komisioner Bawaslu Minut Rahman Ismail, sekertaris daerah Ir Jemmy Kuhu, MA, Dishub, Kaban Kesbangpol, Kaban Keuangan dan pejabat terkait.

Ketua komisi 1 Vonnie Paat dalam keterangannya kepada wartawan, sesuai dengan program komisi 1 pada awal tahun 2020 mengunjungi 7 daerah yang akan melaksanakan Pilkada 2020 dan Minut merupakan daerah kedua sesudah kota Bitung.
“Kunjungan saat ini dalam rangka kesiapan dari KPU sebagai penyelenggara dan Bawaslu sebagai pengawasan serta suport dari pemerintah kabupaten Minahasa utara dalam mensuport Pilkada 2020 dalam bentuk dana hibah daerah,” ucap Paat.

Dalam kunjungan ini, Komisi 1 memberi apresiasi atas sambutan Bupati Minut yang telah menerima dengan sangat baik kunjungan kerja komisi 1 dan suport anggaran yang diberikan Pemkab Minut sebesar 40 Milliard dalam rangka untuk mengsukseskan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sulut, Bupati dan wakil Bupati.
“Puji Tuhan dalam kunjungan dengan ibu Bupati kami diterima sangat baik, biasanya kami hanya diterima Asisten atau Sekda dan Pemkab Minut memberikan suport untuk Pilkada 2020 dengan dana sesuai dengan kebutuhan KPU,”ungkapnya.
Komisi satu berharap KPU sebagai penyelenggara melaksanakan pemilihan umum yang berkualitas dan berintegritas.
Sementara, Bupati VAP menyampaikan, dalam kunjungan komisi 1 membahas pelaksanaan Pilkada, pemerintah kabupaten Minahasa utara mendukung penuh dan suport anggaran Pilkada 2020 agar Pilkada serentak berjalan dengan baik.
“Mari kita sama-sama melaksanakan Pemilu dengan baik, ciptakan situasi yang kondusif dan jangan curang,”terang Bupati.
Terpisah, ketua KPU Minut Stella Runtu menyampaikan telah menerima dana hibah sebesar 16 Milliard dari 40 Milliard oleh Pemkab Minut.
“Untuk dana hibah sebesar 1,5 M pada tahun lalu dan 14,5 pada minggu lalu,”tuturnya.
Selain Vonnie Paat, anggota komisi 1 Jhony Panambunan mengharapkan masyarakat agar turut mengsukseskan Pilkada 2020 sesuai dengan target partisipasi Pemilu 80 persen.
“Kami komisi 1 mengontrol kesiapan Pemilu Pemkab Minut mulai tahapan dan teknis agar pemilu 2020 dapat berjalan dengan baik, dan partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk kesuksesan Pilkada nanti,” ucap sebagai Politisi Nasdem Minut-Bitung.
(Innor)

Wakajati Sulut Hadiri Apel Penguatan Zona Integritas WBK Menuju WBBM Kejari Kepulauan Sangihe


 
Minut, SuaraKawanua-Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe melaksanakan apel penguatan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) bertempat diHalaman Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe. (5/2/2020)
Dalam apel ini juga di hadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Wakajati Sulut)  A. Dita Prawitaningsih,S.H.,M.H beserta Asisten Pembinaan kejati Sulut A. Syahrir Harahap, S.H.,M.H, dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Jurist Precisely, S.H.,M.H yang sebelumnya tiba dibandara Naha pada pukul 08:10 Wita dengan dijemput oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe Yunardi,S.H.,M.H beserta para Kasi dan Kasubag juga perwakilan IAD daerah Kepulauan Sangihe.
Adapun apel digelar tepat pada pukul 10:00 Wita yang diikuti oleh seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe.
Selain itu dalam apel ini juga turut mengundang Forkopimda dan OPD terkait di Kabupaten kepulauan Sangihe sebagai saksi diantaranya adalah Bupati kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE,ME, Ketua DPRD Kabupaten kepulauan Sangihe Josephus Kakondo BAE, Perwakilan Komandan Kodim 1301/Sangihe, Danlanal Tahuna yang diwakili oleh Letkol Laut (P) Christian Kondonwangko, S.H, Kapolres Tahuna Yang Diwakili oleh Kompol Haris Bingku,Ketua Pengadilan Negeri Tahuna Syor Mambrasar, Kepala BPS Tahuna Ir. Hendra Tumbelaka, Kalapas Kelas II B Tahuna, Mardi Santoso, Ad.IP,MSi, Kepala KPPN Tahuna Teddy Tajudin, Ketua Sinode Gmist Sangihe PDT. Patras Mandola.
Didalam apel penguatan WBK menuju WBBM  tersebut Wakajati Sulut melakukan penyematan pin penghargaan WBK  kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe dan iwakajati melakukan penandatanganan Piagam Penguatan Komitmen WBK menuju WBBM
Dalam sambutannya Kajari Kepulauan Sangihe Yunardi, S.H.,M.H menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa bangga atas kunjungan Wakajati Sulut. “Saya menyampaikan terimakasih dan rasa bangga atas kunjungan ibu Wakajati Sulut yang telah menyempatkan datang dalam rangka menyaksikan pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Dari Korupsi Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani” pungkas Kajari Kepulauan Sangihe.


Selain itu juga Kajari turut menyampaikan pengarahan Jaksa Agung Republik Indonesia yang menekankan bahwa “Era digital sekarang, Jaksa wajib memanfaatkan sarana Teknologi Informasi guna mendukung kinerja Kejaksaan Republik Indonesia secara serius dan sungguh-sungguh. Jaksa Agung berharap melaluisistem IT tersebut dapat memberikan transparansi dan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat”.

Dalam kesempatannya Kajari juga memohon dukungan kepada seluruh pihak dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe “Saya juga mohon dukungannya kepada semua pihak khususnya masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk terwujudnya pelayanan yang lebih baik lagi dan diraihnya predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) & Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Tutup Kajari Kepulauan Sangihe.

Adapun saat dikonfirmasi wartawan setelah apel terkait dengan kesiapan Kejari kepulauan Sangihe dalam Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi Menuju wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara menyatakan ” Saya rasa Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe sudang sangat siap untuk meraih predikat WBK & WBBM dapat dilihat dari pelayanannya yang memanfaatkan Teknologi informasi sehingga dapat lebih transparan dan akuntabel dan Fasilitas-fasilitas yang ada terutama Gedung Pintarnya merupakan terobosan yang sangat baik dalam pelayanan kepada masyarakat” tutup Wakajati Sulawesi Utara A. Dita Prawita Ningsih, S.H.,M.H.
(**INNOR)