Tag Archives: sulut

VAP FoR Sulut Lewat Team Berbagi Kasih di Manado


Suara Kawanua .web.id-Tak henti Team VAP FoR Sulut lakukan bagi bantuan sembako kepada masyarakat di Manado, hal ini dilakukan bersama Novie Kolinug SH, Jef David Bassay dan Bpk.Novry mendatangi di rumah warga yang sedang berpuasa dan memberikan bantuan sembako

” Selamat Menjalankan Ibadah Puasa dan semoga Puasanya lancar hingga selesai,” kata Kolinug.

Menurut Kolinug, Ibu VAP tetap konsisten membantu warga Sulut yang saat ini terdampak dengan pandemi covid-19. ” Apalagi disaat bersamaan umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa, tentunya kita harus bantu kepada mereka,” ujarnya.

Lanjut Novie Kolinug SH mengatakan bantuan yang dibagikan seluruhnya difasilitasi oleh ibu VAP
dan kami merasa terpangggil untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.membantu meringankan beban mereka akibat dampak wabah virus corona (Covid-19). dan harapan kami bantuan ini bisa meringankan beban yang mereka rasakan. Aksi berbagi kasih ini merupakan bagian dari tugas pelayanan dan kami bersama ibu VAP sangat menyentuh untuk melakukanya dan ini tulus, kata  Kolinung
(INNOR/***)

WAKAJATI SULUT LANTIK 32 PNS DI LINGKUNGAN KEJATI SULUT

Suara Kawanua.web.id – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Wakajati Sulut) A. Dita Prawitaningsih, SH.MH, Rabu (6/5/2020) memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah / janji 32 (tiga puluh dua) orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut melalui media elektronik / teleconference bertempat di Aula Sam Ratulangi Lt.4 Kejati Sulut sekitar pukul 11.00 WITA.
Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah / janji  berdasarkan Surat Keputusan tentang pengangkatan para PNS dari Kejaksaan Agung R.I yang ditugaskan pada Kejaksaan Tinggi Sulut, Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri se-Sulut. 


Pelantikan dan pengambilan sumpah / janji 32 (tiga puluh dua) orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu sendiri dilaksanakan secara terbatas mengingat waktu pelaksanaan pelantikan masih dalam masa darurat pandemik Covid-19 dan hanya dihadiri oleh pejabat dan petugas upacara pada Bidang Pembinaan dan perwakilan dari pegawai yang dilantik, para Rohaniwan yang jumlah seluruhnya tidak lebih dari 30 (tiga puluh) orang sesuai dengan Protokol Kesehatan di masa pandemik dan mempedomani Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor: 10/SE/IV/2020 tentang pelantikan dan pengambilan sumpah / janji jabatan melalui Media Elektronik/ Teleconference pada masa status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat Virus Corona serta Surat Edaran Jaksa Agung RI Nomor : 9 Tahun 2020 tentang pelantikan dan pengambilan sumpah / janji jabatan melalui Media Elektronik/ Teleconference bagi pegawai di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesaia pada  masa kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019.
Pelantikan yang dilaksanakan di Aula Sam Ratulangi Lt.4 Kejati Sulut diwakili oleh 2 (dua) orang pegawai dari Kejati Sulut dan 1 (satu) orang pegawai dari Kejari Manado serta dikukuhkan oleh rohaniwan dari Kanwil Agama dan disaksikan oleh 2 orang saksi yaitu koordinator M. Ilham, SH.MH dan Kepala Sub Bagian Kepegawaian Marlyn Theresia, SH. Selanjutnya secara teleconference ke semua Kejaksaan Negeri dan diikuti secara langsung oleh PNS yang dilantik pada masing-masing Kejari dan Cabjari.
Selesai upacara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji PNS, Wakajati Sulut A. Dita Prawitaningsih, SH.MH berpesan kepada PNS yang baru dilantik agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, bersemangat, jujur dan setia, itu intinya tutup Wakajati.
Acara berjalan dengan tertib dan lancar sesuai ketentuan dan semua peserta upacara melakukan sesuai protokol kesehatan dan turut dihadiri Asisten Pembinaan Kejati Sulut A. Syahrir Harahap, SH.MH. (INNOR)

KAJATI SULUT INSTRUKSIKAN SELURUH KAJARI PANTAU DANA COVID-19

SUARA KAWANUA.WE.ID – Pengawasan berjenjang dilakukan Korps Adhyaksa terkait dana Covid-19 yang dilakukan realokasi dan refocusing. Setelah mendapat instruksi dari Kejaksaan Agung, Instruksi yang sama diteruskan ke Kejaksaan Negeri-Kejaksaan Negeri.

Instruksi itu diteruskan melalui Video conference vicon) oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH didampingi para Asisten, Kabag TU dan para Kasi di Kejaksaan Tinggi Sulut. Dalam instruksinya, Kajati  meminta dilakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran Covid-19.
Pada rapat jarak jauh yang bertempat di Aula Sam Ratulangi Kamis (30/4/2020) sekitar pukul 10.00 WITA tersebut, Kajati meminta seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) agar memantau perkembangan situasi daerah, sehubungan dengan pelaksanaan keadaan darurat Covid-19.

“Termasuk perkembangan pendampingan anggaran refocusing Covid-19 dan pelaksanaan tugas penegakan hukum di daerah masing-masing.
Kejaksaan Agung sebelumnya mengeluarkan instruksi kepada seluruh Kejati, termasuk Kejati Sulut untuk memantau proses refocusing dan realokasi anggaran untuk percepatan penanganan Covid-19. Selain memantau Kejati diminta menjalankan fungsi pendampingan untuk pencegahan penyimpangan.
Isi instruksinya, optimalisasi pelaksanaan pendampingan refocusing kegiatan dan realokasi anggaraan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19). Jaksa Agung Muda Perdata dan TUN (Jamdatun) dalam proses ini melibatkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa pemerintah (LKPP), BPKP, Bidang Polhukam PMK, bersama Sesjamdatun, para Direktur di Jamdatun, Kapuspenkum dan Kapusdaskrimti serta para kasubdit di Lingkungan Jamdatun.
Penjelasan Jamdatun Ferry Wibisono, in house training itu untuk memberi pengarahan kepada para Jaksa dalam mendampingi pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Hal ini dikaitkan dengan kebijakan pemerintah yang dituangkan dalam instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi anggaran serta pengadaan barang dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).
Diungkapkan lagi, dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Sulut dapat berperan aktif dalam proses pelaksanaan Inpres Nomor 4 Tahun 2020, yakni dengan mendampingi proses refocusing kegiatan dan realokasi anggaran dalam rangka percepatan penanganan pandemic Covit-19.
“Sepanjang masalah hukumnya saja dengan proses kegiatan pendampingan hukum (Legal assistance)”. Terkait itu Jamdatun lanjutnya telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 02/G/Gs.2/04/2020 tentang Pedoman Pendampingan Hukum Keperdataan Pengadaan Barang/Jasa Dalam Keadaan Darurat.
Pelaksanaan vicon berjalan dengan aman dan lancar, yang diisi juga dengan paparan dari Wakajati Sulut A. Dita Prawitaningsih, SH.MH dan para Asisten serta adanya diskusi atau tanya jawab dengan Kajari-Kajari se-Sulut. (RONNI)