Monthly Archives: March 2021

DPRD Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Dan Wabup Minsel 2020

MINSEL,SuaraKawanua– Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), melaksanakan Rapat Paripurna yang bertempat di Ruang Sidang Kantor DPRD Minsel, Senin (30/3/2021)

Paripurna tersebut dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2020, yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Stefanus Lumowa SE, didampingi Wakil Ketua Paulman Runtuwene, diikuti secara virtual Ketua DPRD Jenny Johana Tumbuan

Wakil ketua DPRD Stevanus Lumowa pada agenda Paripurna menyampaikan bahwa beberapa point yang disampaikan Bupati Minsel akan jadi catatan penting untuk program pembangunan kedepan.

“Selanjutnya akan dibentuk Pansus LKPJ guna menindaklanjuti dan mengkaji kembali apa yang telah disampaikan oleh Bupati, ” kata Lumowa.

Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH, dalam sambutannya meyampaikan LKPJ 2020 ini merupakan Progres Report terhadap pelaksanaan Tugas-tugas Desentralisasi, tugas Pembantuan dan Tugas Umum Pemerintahan yang dicapai selama tahun anggaran 2020.

Hadir bersama dalam rapat tersebut Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, Wakil Ketua DPRD Stefanus DN Lumowa, SE, Forkopimda Kabupaten Minahasa Selatan, Pengadilan Agama Amurang, Para Anggota DPRD dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.(*/tim)

Surat Keputusan Kapolri, 1.062 Polsek Tidak Lakukan Proses Penyidikan

Jakarta,SuaraKawanua– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan keputusan terkait dengan 1.062 Polsek di seluruh Indonesia tidak bisa melakukan proses penyidikan.

Kebijakan itu berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya Untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan), per tanggal 23 Maret 2021 yang ditandatangani langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Dalam keputusan tersebut, Kapolri memperhatikan soal program prioritas Comamnder Wish pada 28 Januari 2021 lalu.

Hal ini juga merupakan program prioritas di bidang transformasi, program penataan kelembagaan, kegiatan penguatan Polsek dan Polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri dengan rencana aksi mengubah kewenangan Polsek hanya untuk pemeliharaan Kamtibmas pada daerah tertentu tidak melakukan penyidikan.

“Polsek yang tidak melakukan penyidikan dalam hal kewenangan dan pelaksanaan tugasnya memedomani Surat Kapolri Nomor: B/1092/II/REN.1.3./2021 tanggal 17 Februari 2021 perihal direktif Kapolri tentang kewenangan Polsek tertentu,” tulis Sigit dalam surat keputusan itu.

Keputusan itu berdasarkan, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia,

Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia Sebagaimana telah Diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.(*)

Lima Warga Tumpaan Diamankan Piket Gabungan Polres Minsel, ketika Nikmati Lem Ehabon

Minsel,SuaraKawanua–Personel gabungan piket fungsi dan staf Polres Minahasa Selatan mengamankan 5 (lima) warga yang tertangkap tangan sedang asik menghirup lem ehabon di salah satu rumah warga di salah satu desa wilayah Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Selasa malam (30/03/2021).

Kelima warga, masih berusia muda, tak berkutik saat disergap oleh puluhan personel Polres Minsel yang sedang melaksanakan patroli mobile KRYD (Kegiatan Rutin Yang ditingkatkan).

“Saat melaksanakan kegiatan patroli mobile di wilayah Tumpaan, kami mendapati kelompok warga yang kemudian diketahui sedang berpesta lem ehabon. Kelima warga ini bersama barang bukti tiga kaleng lem ehabon langsung diamankan dan dibawa di Polres Minsel untuk diidentifikasi,” ungkap Kasubbag Humas Polres Minsel Iptu Robby Tangkere, yang memimpin langsung patroli KRYD.

Adapun kelima warga yang diamankan yakni MT alias Monika (17), FT alias Felli (16), AT alias Ananda (16), RT alias Rendi (16), BS alias Brayen (17) dan AS alias Angga (18). “Rata-rata masih berstatus pelajar sekolah menengah, tercatat sebagai warga Kecamatan Tumpaan,” terang Iptu Tangkere.

Terhadap kelima warga ini, telah diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya, setelah itu diantar pulang ke rumah masing-masing.

Dalam pelaksanaan KRYD ini, Polres Minsel juga mengamankan minuman keras tanpa ijin jenis Saledo sebanyak 1 (satu) galon Saledo berisi 5 (lima) liter, dibawa oleh lelaki RP alias Romi (36), warga Desa Ngalipaeng Dua, Kec. Manganitu Selatan, Kab. Sangihe.

“Untuk miras saledo ini diamankan dari salah seorang penumpang taksi di Kompleks Mobongo, Kelurahan Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat. Babuk mirasnya telah kami amankan,” pungkas Iptu Tangkere.(plrsmsl/tim)