Category Archives: Amurang

Bupati FDW Dan Wabup PYR Lantik TP PKK Minsel

Minsel,SuaraKawanua–Pelantikan Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahtraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten dan Pelantikan Ketua TP. PKK Kecamatan se Kabupaten Minahasa Selatan dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-49, Pencanangan Moderinasasi Posyandu dan Launching logo Posyandu di Kabupaten Minahasa Selatan serta Penyerahan Bantuan Asupan untuk Ibu Hamil dan Balita.

Bertempat di Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH., melantik Pengurus TP. PKK Kabupaten dilanjutkan dengan Pelantikan Ketua TP. PKK Kecamatan se Kabupaten Minsel oleh Ketua TP. PKK Kab. Minsel Ny. Elsje Rosje Wongkar-Sumual selanjutnya Bupati bersama Ketua TP. PKK didampingi Wakil Bupati bersama Wakil Ketua TP. PKK meresmikan Logo Posyandu dan menyerahkan bantuan makanan dan minuman untuk Balita dan Ibu Hamil.

Dalam kegiatan tersebut, Sambutan Ketua TP.PKK Kab. Minsel mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kab. Minsel yang telah melantik Pengurus TP. PKK.
Dalam kaitan itu selaku Ketua TP PKK Kab. Minsel menyambut baik serta memberikan apresisasi dan penghargaan kepada Ketua TP. PKK Prov. Sulut yang diwakili oleh Pokja II DR, Ir, Henny Berhimpon Dion, M.Si.,
TP. PKK memiliki peran yang sangat penting dalam pemberdayaan ekonomi Keluarga.TP. PKK adalah gerakan yang muncul dari bawah dengan Wanita khususnya para Ibu sebagai penggeraknya tujuan utama gerakan PKK adalah mewujudkan keluarga sejahtera, yaitu keluarga yang mampu menciptakan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara kemajuan lahir dan batin dengan 10 program pokoknya yakni penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang, Perumahan dan tata laksana Rumah Tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, mengembangkan kehidupan berkoprasi, kelestarian lingkungan hidup serta perencanaan sehat.

Bupati Minahasa Selatan menyampaikan selamat memperingati hari kesatuan gerak PKK ke-49 juga mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Ny. Elsje Rosje Wongkar-Sumual selaku ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Selatan, beserta segenap Pengurus Tim Penggerak Pkk Kabupaten dan Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kabupaten Minahasa Selatan yang dilantik pada hari ini. kiranya tanggung jawab dan kepercayaan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Bupati Minahasa Selatan berharap kepada seluruh Pengurus PKK Kab. Minahasa Selatan agar Sinergitas dari Tim Penggerak PKK yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan bersama seluruh Perangkat Daerah dan Stakeholder terkait, sehingga semua program pembangunan dan pemerdayaan Keluarga dapat berjalan terarah, efektif dan berkesinambungan guna meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Berbudaya, Sehat Dan Berdaya Saing Serta Meningkatkan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat yang Berkeadilan Sebagai Misi Pembangunan Kabupaten Minahasa Selatan.

Selanjutnya Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH., bersama Ketua TP,PKK Kabupaten Minahsa Selatan Ny. Elsje Rosje Wongkar Sumual didampingi Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt. Petra Yani Rembang bersama Ny. Juli Rembang Wati meremikan Logo Posyandu Kabupaten Minahasa Selatan sekaligus memberikan bantuan untuk Ibu Hamil dan Balita.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Polres Minahasa Selatan Ny. Heppy Norman, Ketua Porsit KODIM ,1302 Minahasa yang diwakili oleh Ny. Nila Ratag, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Denny Kaawoan, SE.,M.Si.,bersama Ny,Telly Kaawoan-Paduli, M.Sc., Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang Minahasa Selatan Ny. Jul Stans Tumbol, S.St., para Asisten, Staf Ahli, Staf Khusus Bupati dan segenap Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan.(*/ted/hape)

Bupati Wongkar dan Wabup Rembang Launching, Palakat Minsel

.

Minsel,SuaraKawanua- Bupati Kabupaten Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH, dan Wakil Bupati (Wabup) Petra Yani Rembang, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Denny P. Kaawoan, SE, M.Si, melaunching Palakat Minsel, Rabu (05/05/2021).

Bertempat di lantai 4 Kantor Bupati, Palakat Minsel resmi beroperasi sebagai pusat aduan dan layanan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan.

Bupati Franky dalam sambutan pada acara launching tersebut menyampaikan, berdasarkan hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan public oleh Ombudsmen Republik Indonesia terhadap produk pelayanan administrasi di Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2019, didapati nilai rata-rata kepatuhan kita berada pada angka 31,14 yang masuk dalam zona kepatuhan rendah. “Hal ini jelas menandakan ada kekurangan yang fundamental dalam produk pelayanan administrasi. Hal ini tentu harus menjadi perhatian serius kita semua selaku elemen pemerintah yang secara undang-undang telah diberikan mandat untuk melaksanakan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Perlu dipahami, lanjut Bupati Franky, bahwa setiap warga negara berhak untuk mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas. “Untuk mewujudkan hal tersebut, masyarakat juga perlu dilibatkan dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah nyatanya adalah melalui layanan aduan,” sebutnya.

Bupati Franky juga mengungkapkan, Palakat adalah salah satu bentuk terobosan yang kita laksanakan dalam rangka menjamin terselenggaranya pengelolaan pengaduan pelayanan publik yang sederhana, cepat dan terkoordinasi secara online. “Baik melalui website Palakat, Facebook Palakat, Instagram Palakat, dan media sosial lainnya, serta layanan call center Palakat,” ungkapnya.

Melalui kehadiran Palakat Minsel, diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk memberikan aduan serta memperoleh informasi jelas dan valid sehingga masyarakat dapat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, mudah dan paripurna. “Demikian juga saya harap Palakat Minsel menjadi corong pemerintah daerah dalam mensosialisasikan berbagai program pemerintah, memberikan edukasi kepada masyarakat, memberikan klarifikasi atas isu-isu yang berkembang. Hingga mempromosikan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan,” Harap Bupati Franky.

Ditambahkan Bupati Franky, Palakat juga akan menjadi tolak ukur bagi kinerja instansi pemerintah daerah. “Pelayanan publik harus responsif terhadap segala perubahan dan tuntutan masyarakat,” tambahnya.

Usai pelaksanaan kegiatan di Lantai 4 Kantor Bupati, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi ruangan kerja Palakat Minsel oleh Bupati Franky dan Wabup Petra bersama Sekda Denny Kaawoan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Roy Mandey, SH, Camat Kumelembuai Michael Kamang Waworuntu, STP, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Drs. Ferdinand R. Tiwa, dan Pdt. Fritje Durant S.Th.(*/tim)

Tiga warga Tokin Baru Penambang Liar tertimbun di lokasi PT SEJ

Minsel,SuaraKawanua–Tiga warga Desa Tokin Baru, Kecamatan Motoling Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, tertimbun di terowongan 13, lokasi PT SEJ (Sumber Energi Jaya), pada Kamis (18/03/2021), sekira pukul 17.30 wita.

Terowongan / tunnel yang longsor tersebut merupakan lokasi yang sudah tidak digarap lagi dan telah dilakukan penutupan oleh pihak PT SEJ. Para penambang yang melakukan aktivitas di area tersebut, tidak sepengetahuan dari pihak PT SEJ.

“TKP di terowongan 13, lokasi PT SEJ, Desa Karimbow, Kecamatan Motoling Timur Kab Minahasa Selatan; dimana 3 (tiga) warga yang disinyalir merupakan penambang liar warga Desa Tokin Baru tertimbun di terowongan 13,” terang Kasat Intelkam Polres Minsel AKP Jose Trisko.

Adapun warga yang tertimbun di dalam terowongan 13 ini yaitu Yanni Lombok (45), Melky Karuh (37) dan Decky Kumayas (60). “Untuk warga atas nama Decky Kumayas, ditemukan selamat namun mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kanan dan sudah dilakukan perawatan oleh petugas medis PT SEJ. Sementara untuk dua warga lainnya masih dalam terowongan,” tambah AKP Trisko.

Keterangan dari saksi, Jendry Umboh (21), warga Desa Tokin Baru, bahwa ia bersama dengan kurang lebih 13 (tiga belas) orang penambang lainnya melakukan penambangan emas secara ilegal di lokasi IUP milik PT SEJ dari pukul 17.00 wita sampai terjadinya longsoran material batuan pada pukul 17.30 wita.

Saksi mendengar suara batuan jatuh di dalam terowongan kemudian bersama penambang lainnya mengecek tempat longsoran tersebut dan melihat Melky Karuh (37) tahun dan Yanni Lombok (45); sudah tertimbun material batu di dalam terowongan yang berjarak + 200 meter dari pintu masuk terowongan.

Pihak pemerintah dan masyarakat Desa Tokin berkoordinasi dengan management PT SEJ untuk melakukan evakuasi korban yang masih tertimbun di dalam terowongan 13 serta membuka kembali akses pintu terowongan lainnya yang memiliki tembusan ke terowongan 13 dengan menggunakan alat berat excavator.

Pada pukul 20.40 wita, proses evakuasi menggunakan alat berat jenis exavator telah dilakukan untuk membuka akses pintu terowongan 3 yang mempunyai tembusan ke terowongan 13. Setelah akses terowongan terbuka, didapati bahwa korban Yanni Lombok dan Melky Karuh, telah meninggal dunia dengan posisi tertindih bebatuan besar akibat longsoran.

“Proses evakuasi terhadap kedua korban masih menunggu kedatangan Tim Basarnas Kab. Minsel, dikarenakan keterbatasan SDM yang terampil serta peralatan evakuasi untuk memindahkan bebatuan besar akibat longsoran,” ungkap Kasat Intelkam.

Proses evakuasi melibatkan unsur gabungan yakni Polri 29 personel, TNI: 5 personel, Basarnas: 8 personel, 30 masyarakat relawan dan Pol PP 5 personel. Adapun proses evakuasi akan dilanjutkan hari ini.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK; menyatakan rasa prihatin atas kejadian ini seraya mengimbau kepada warga untuk tidak melakukan aktivitas penambangan illegal. “Resikonya tinggi, nyawa taruhannya. Olehnya kami terus mengimbau kepada masyarakat agar jangan nekat melakukan aktivitas penambangan liar, selain itu merupakan tindakan melawan hukum juga membahayakan keselamatan jiwa warga,” imbau Kapolres Minsel yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat pagi (19/03/2021).(hmsplsmsl/red)