Tag Archives: desa

Warga Munte Lakukan Bersih-Bersih Dijalan Trans Sulawesi,Sualang Ikut Ambil Andil

Minsel,SuaraKawanua — Aksi bersih-bersih sampah dilakukan oleh pemerintah dan perangkat Desa Munte, Kecamatan Tumpaan di sepanjang jalan trans Sulawesi sebagai pintu masuk Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Senin (10/5/2021).

Kepada wartawan disaat dihubungi lewat telepon, Hukum Tua Michael Kandou mengatakan aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan jalan trans Sulawesi yang melintas di desanya.

“Saya menghimbau kepada para pengguna jalan, untuk tidak membuang sampah plastik sembarangan”, himbauannya.

Ia pun berpendapat dengan menjaga lingkungan tetap bersih, suasana akan semakin nyaman dan indah.

“Ke depan, aksi seperti ini akan kami laksanakan 2 (dua) minggu sekali. Untuk terus menjaga kebersihan lingkungan di jalan trans Sulawesi”, ungkap Kandou.

Aksi ini, ternyata mendapatkan dukungan dari Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Minsel, Altin Sualang. Dimana saat melintas, dirinya yang mengendarai mobil bak terbuka menawarkan untuk mengangkut sampah tersebut ke TPA Minsel.

“Turun tangan, jangan cuma tunjuk tangan. Negeri ini jauh dari beres, jika para pemuda hanya tau memaki bukan beresolusi”, kata Sualang.

Dirinya mengaku salut untuk pak Kumtua Munte Michael Kandou dan perangkat desa berinisiatif membersihkan ruas jalan trans Sulawesi.

“Semoga semakin banyak yang sadar, jalan raya bukan tempat sampah. Jaga dan rawat bumi ini, karena hak kita pada bumi bukan hak sekali pakai, tetapi untuk diwariskan pada anak cucu”, pesan Sualang. “Jalan raya bukan tempat sampah”, pungkasnya.(*/tim)

Lakukan Korupsi Dana Desa Oknum Hukuntua Dijatuhi Hukuman 4 Tahun Penjara

Minsel,SuaraKawamua–Anggaran Dana Desa memang rawan diselewengkan, dimana anggaran yang bersumber dari APBN tersebut yang mencapai milliaran rupiah untuk pembangunan didesa, sangat rentan dikorupsi apabila pengawasan tidak dilakukan secara ketat.

Contohnya, akibat menyalah-gunakan dana desa, salah satu oknum HukumTua di Kabupaten Minahasa Selatan ditahan oleh pihak Kejaksaan Negeri Amurang, dan prosesnya pun hingga kini telah memasuki tahapan putusan pengadilan dimana akibat melakukan tindak pidana korupsi oknum HukumTua tersebut dijatuhi hukuman kurungan badan empat tahun penjara, dan denda Rp.250 juta.

Hukuman tersebut dijatuhkan kepada ST alias Sjeni, oknum mantan HukumTua Desa Malenos Baru, Kecamatan Amurang Timur, berdasarkan putusan sidang dalam sidang putusan di pengadilan negeri tindak pidana korupsi (Tipikor) Manado, pada Selasa 6 April 2021, dengan IS/Pid. Sus- TPK/2020 /PN Manado.

Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan (Kajari Minsel) I Wayan Eka Miartha, melalui Kasi pidsus Roger Hermanus mengatakan bahwa memang benar kasus korupsi dandes dengan terdakwa Sjeni Tutu, telah selesai disidangkan, dan hasil putusan sidang telah dibacakan yakni terdakwa dihukum kurungan badan selama empat (4) tahun penjara dan denda Rp.250 juta.

Dalam putusan pengadilan tersebut, juga dijelaskan jika terdakwa tidak membayar denda, maka diganti dengan tambahan hukuman badan selama dua bulan, terdakwa ST juga dihukum dengan membayar uang pengganti sebesar Rp.575 juta, dan juga jika tidak membayar uang pengganti tersebut, maka terdakwa ST akan ditambah hukuman selama 6 bulan penjara.

Sesuai aturan, terdakwa diberikan kesempatan selama tujuh (7) hari apakah menerima atau akan melakukan upaya banding atas putusan pengadilan tersebut.

Para Kepala Desa atau HukumTua pun selaku kuasa pengguna anggaran keuangan desa, selalu diingatkan untuk menggunakan anggaran dengan baik dan benar, agar tidak tersangkut kasus hukum, jangan menyalahkan-gunakan anggaran dana desa, apalagi korupsi dana desa.(*/tim red)

Desa Makaaroyen Fungsikan Dandes Tahap of 11 KimSatu 2021, Untuk Beberapa Pembangunan

Mimsel,SuaraKawanua–Gerak Cepat ditunjukkan oleh jajaran Pemerintahan Desa Makaaroyen, Kecamatan Modoinding, dimana dengan pencairan dana desa tahun anggaran 2021 sudah ada, berkat pembuatan dan pemasukan laporan penggunaan dandes 2020 yang sudah bisa dipertanggungjawabkan, dan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah melalui pemberian penghargaan beberapa hari lalu.

Untuk tahap satu Dandes 2021 Desa Makaaroyen, dianggarkan beberapa item kegiatan, diantaranya pembangunan infrastruktur desa yakni Pavinisasi Jalan Desa, Penyaluran BLT-DD, penanganan Covid-19, dan anggaran untuk sarana dan prasarana Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Dan untuk kegiatan pengerjaan pembangunan Pavinisasi Jalan Desa, pengerjaannya dikerjakan dengan sistem padat karya tunai (PKT-DD) dengan melibatkan masyarakat dalam proses pengerjaan Pavinisasi Jalan, dan sebelum dimulainya pengerjaan tersebut diawali dengan ibadah peletakan batu pertama, yang dilaksanakan pada Kamis 25 Maret 2021.

Sebagai desa yang tercepat dalam pelaporan penggunaan dandes, maka Desa Makaaroyen sudah bisa mendapatkan pencairan dana desa tahap satu untuk tahun anggaran 2021, guna digunakan untuk pembangunan yang ada didesa, serta penyaluran bantuan langsung tunai dana desa kepada keluarga penerima manfaat.

Sebagaimana disampaikan oleh HukumTua Makaaroyen Tommy Seon, bahwa berkat kerja keras dan kerja sama dari jajaran pemerintah dan lembaga desa Makaaroyen sehingga proses pencairan anggaran dana desa Makaaroyen tahun 2021, sudah bisa dicairkan sehingga proses pembangunan sudah akan dilaksanakan.

Dimana dikatakan Tommy Seon bahwa untuk pengerjaan pembangunan Pavinisasi Jalan Desa, menelan anggaran Dandes 2021 sebesar Rp.104.504.150 dan anggaran tersebut sudah termasuk PPh dan PPn, dengan volume pekerjaan panjang 84 meter dan lebar 4,5 meter, yang lokasi pengerjaan berada di Lorong Air Panas Desa Makaaroyen.

“Pengerjaan pembangunan Pavinisasi Jalan Desa tersebut, menelan anggaran Dandes sebesar Rp.104.504.150 dengan volume panjang 84 meter dan lebar 4,5 meter, pengerjaannya dilakukan dengan sistem padat karya tunai, dengan melibatkan masyarakat dalam proses pengerjaan, sehingga manfaat dana desa benar-benar dirasakan oleh masyarakat pedesaan,” ujar Tommy Seon.

HukumTua Tommy Seon juga mengatakan bahwa anggaran Dandes 2021 Desa Makaaroyen, juga mengalokasikan anggaran untuk kegiatan Posyandu yang meliput anggaran sarana dan prasarana Posyandu, dan untuk lebih meningkatkan pelayanan dibidang Posyandu, maka penambahan fasilitas pertemuan Posyandu dianggarkan yakni pengerjaan pembuatan ruangan tempat kegiatan Posyandu, dimana proses kegiatan pengerjaannya dikerjakan juga dengan sistem padat karya tunai.
“Dalam APBDes 2021 Desa Makaaroyen, juga di anggarkan untuk anggaran atau dana penanganan Covid-19, dimana untuk belanja berbagai kebutuhan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, seperti pembuatan Posko PPKM, dan belanja Alat Pelindung Diri (APD), serta belanja lainnya dalam rangka mengefektifkan pencegahan Covid-19,” kata HukumTua yang telah menerima berbagai penghargaan tersebut.

Maka dari itu, HukumTua Tommy Seon mengharapkan dukungan dan support serta kerja sama dari semua jajaran pemerintahan dan elemen masyarakat untuk bekerja-sama dan menopang program-program pembangunan didesa, yang kesemuanya untuk kesejahteraan warga masyarakat, terlebih peningkatan perekonomian dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang masih ada hingga saat ini..(*/red)