Tag Archives: minut

Banggar DPRD Minut Kunker, Kadis PU Minsel Of

Amurang,SuaraKawanua – Dalam rangka menindaklanjuti pembahasan RAPBD Tahun Anggaran (TA) 2021 Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Minahasa Utara melakukan kunjungan kerja di sejumlah SKPD kabupaten lain di Provinsi Sulawesi Utara. Diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Minahasa Selatan.

Demikian disampaikan Sekretaris DPRD Kabupaten Minahasa Utara Jossy Kawengian disela-sela makan siang di salah satu café di Jln Boulevard Amurang, Senin (9/11/2020). Dikatakan Kawengian, bahwa hingga saat ini TAPD Minut dan Banggar DPRD Minsel belum melakukan pembahasan RAPBD TA 2021. ‘’Mengingat, bahwa pembahasan tahap 1 RAPBD Induk tahun 2021 masih mencari format dibeberapa SKPD kabupaten di Sulut. Walau diakuinya, pembahasan KUA-PPAS sudah dilaksanakan dan berjalan dengan baik,’’ujar Kawengian.

Lanjut dikatakan putra Minsel, hanya saja belum pernah tinggal di Minsel. Karena sekarang harus diinput APBD, maka mengalami hambatan dan memang pembahasannya terkebelakang. Dipastikan juga, DPRD Minsel dalam hal ini Banggar dan TAPD Minsel belum juga melakukan pembahasan yang sama.

‘’Karena, musti input APBD sebelumnya. Baru kemudian, peralihan dari Permendagri  13 ke Permendagri 90 mengenai nomenklatur perencanaan pembangunan keuangan daerah. sebab itu sekarang, diawali dengan sosialisasi mengenai SIPD ke Permendagri 90. Selanjutnya, melakukan penginputan RKA induk 2021,’’jelasnya.

Memang terlihat, rata-rata kabupaten/kota agak terlambat dalam pembahasan RAPBD 2021. Semuanya terjadi ‘kebelakang’ karena soal semuanya harus menujuh kesatu titik. Bahwa, tanggal 30 November 2020 adalah batas waktu pembicaraan tahap II.

‘’Jadi, soal perbedaan antara Minut dan Minsel dikatakannya menurutnya semua daerah memiliki masing-masing cara. Pada dasarnya, DPRD Minut melaksanakan kunjungan kerja di Minsel dengan pertimbangan semuanya memiliki keunggulan masing-masing,’’tegas Kawengian juga salut dengan keberhasilan Kabupaten Minsel.

Kawengian juga menjelaskan, bahwa kungker DPRD Minut untuk membagi informasi satu sama lainnya. Termasuk antara Pemkab Minsel dan DPRD Minut pada umumnya. ‘’Jadi, kungker DPRD Minut mendatangi SKPD terkait di Minsel guna belajar bagaimana cara dan tindaklanjuti pembahasan RAPBD induk tahun 2021 kedepan. Misalnya mendapatkan masukan-masukan dari instansi terkait lainnya,’’ungkapnya.

Olehnya, tahun 2020 ini, kita lihat dari alokasi-alokasi dana di Minsel belum semuanya mendapatkan anggaran. Sementara di Minut, semua bidang dialokasikan anggaran. ‘’Sekali lagi, tahun 2021 melalui APBD induk dipastikan akan ada anggaran tambahan bagi semua bidang di SKPD. Kan sudah dapat dilihat dalam rancangan APBD 2021. Yaitu, dana DID, DAU, DAK baik fisik maupun dana bagi hasil, semuanya jelas tertata,’’pungkas Kawengian.(**/tim)

Banner Bawaslu Minsel

PATUHI PROTOKOL KESEHATAN PENANGANAN COVID 19 SELAMA MASA TAHAPAN KAMPANYE

BPIP RI Gelar Diskusi Kerukunan Beragama di Minut

Minut,SuaraKawanua-Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, gelar diskusi kelompok terpumpun, advokasi moderasi dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Minahasa Utara, Kamis 15 Oktober 2020.

Tim BPIP tersebut, terdiri  Antonius Benny Susetyo Anggota BPIP, Deputi hukum advokasi pengawasan hukum BPIP, DR Ani Purwanti, SH MHUM.
Menurut Ani Purwanti, mereka berterima kasih kepada Pemkab Minut atas respon positif kehadiran BPIP di Minut. Diskusi ini tentunya bisa memperkuat kesadaran dan pemahaman, saling menghiormati, bekerja sama, bergotong royong dalam menyelesaikan persoalan dengan rukun dan damai.

Selanjutnya kata Purwanti, kehadiran mereka di Minut yakni, ⁸untuk mendengarkan cara Minahasa Utara menyelesaikan konflik bahkan mengadvokasi persoalan keagamaan di Kabupaten Minahasa Utara. “Jadikanlah Pancasila sebagai ideologi negara, dan dasar negara,”” kata Doktor Ani.

Penjabat Sementara Bupati Minahasa Utara, Clay June H Dondokambey SSTP MAP mengatakan, Pemkab Minut bangga dan satu kehormatan Minut bisa didatangi BPIP RI dan berdialog dengan pemerintah daerah dan tokoh agama di Minut. Katanya, Pancasila adalah dasar negara dan menjadi pedoman hidup serta ideologi bagi bangsa dan negara RI. “Eksistensi negara sampai saat ini ada, semua karena Pancasila,” kata Dondokambey.

Romo Benny menambahkan, pemerintah daerah punya peran sentral dalam memelihara keamanan dan ketertiban di masyarakat. “Pemimpin itu harus berjiwa pancasila dan seorang negarawan,” kata Romo Benny. (inor)